Harian Analisa
Edisi Selasa, 30 September 2008 

Asrama TNI Banda Aceh Musnah Terbakar 

Banda Aceh, (Analisa) 

Kebakaran besar melanda Kota Banda Aceh menjelang satu hari lebaran Idulfitri 
1429 H, dimana asrama TNI yang terletak di Neusu Banda Aceh, musnah dilalap si 
jago merah, Senin (29/9) sore. 

Akibatnya, 45 unit rumah rata dengan tanah dan sebuah Sekolah TK Pemda Banda 
Aceh, ikut dilalap si jago merah. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai 
milian rupiah. Sebab, umumnya harta benda anggota TNI ini tak bisa diselamatkan 
para pemiliknya. 

Sebanyak 45 unit rumah yang musnah terbakar tersebut terlatak di blok A, blok B 
dan blok C. Kebakaran ini merupakan yang terbesar kedua di Banda Aceh dalam 
bulan Ramadhan ini, setelah sebelumnya Biro Rektor Unsyiah juga musnah 
terbakar. 

Api yang mulai menjalar dari sebuah rumah di blok C sekitar pukul 15.50 WIB 
dengan cepat merambat dan melalap asrama TNI yang terbuat dari kayu tersebut. 
Maka tak heran dalam tempo satu jam, seluruh bangunan di asrama tersebut musnah 
terbakar. 

Petugas pemadam kebakaran yang datang terlambat dan tanpa persiapan, tak bisa 
berbuat banyak untuk menjinakkan api yang marak dan kepulan asapnya membumbung 
di langit Banda Aceh. 

Dengan dibantu masyarakat dan warga asrama, upaya pemadaman api tak juga bisa 
dituntaskan dengan cepat, meski di lapangan hujan mengguyur Kota Banda Aceh, 
sejak sore kemarin. 

Angin kencang yang berhembus semakin mempercepat amukan api melalap bangunan 
asrama, sehingga dalam tempo singkat semua bangunan dan harta benda milik 
prajurit TNI musnah terbakar. 

Panik 

Warga juga sempat panik, sebab jika api yang terus merambat tak bisa 
dipadamkan, maka Anjong Monmata yang terletak di Pendopo Gubernur Aceh juga 
terancam terbakar. 

Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM), Brigjen TNI Heri Purnomo langsung 
menyaksikan dari dekat peristiwa kebakaran yang melanda asrama TNI ini. Di 
bawah guyuran hujan, Kasdam ikut memberikan instruksi untuk upaya pemadaman. 

Kapendam IM, Mayor Caj Dudi Dzulfadli yang dihubungi Analisa, Senin petang 
mengungkapkan, sejauh ini belum diperoleh keterangan pasti apa penyebab 
kebakaran tersebut. 

Namun yang jelas, akibat kebakaran itu menghanguskan semua bangunan rumah yang 
dihuni prajurit TNI. Untuk pastinya, Kodam IM akan melakukan pengecekan secara 
pasti di lapangan. 

"Penyebab kebakaran masih belum diketahui secara pasti," ujar Kapendam IM. 
(irn) 

Kirim email ke