TNI Waspadai Separatisme Jelang Pemilu 
 
Rabu, 08 Oktober 2008 
TNI akan selalu mewaspadai kebangkitan gerakan separatisme. Termasuk yang 
memanfaatkan Pemilu 2009 sebagai celah untuk melakukan referendum guna 
memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
"Termasuk gerakan separatisme di daerah-daerah rawan konflik tradisional, 
seperti Aceh, Maluku, dan Papua baik menjelang atau saat Pemilu," papar KSAD 
Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo, usai mendampingi KSAD Filipina, yang 
mengadakan kunjungan kehormatan ke Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Rabu 
(8/10).
 
Ia menilai, situasi keamanan dan politik di Nanggroe Aceh Darussalam relatif 
kondusif, meski ada beberapa insiden kriminal yang sudah diatasi pihak 
kepolisian setempat. Namun, ia enggan mengomentari keberadaan Komite Peralihan 
Aceh (KPA) dan mantan anggota GAM yang kerap melakukan pertemuan dalam rangka 
Pemilu 2009.
 
Padahal, sejumlah kalangan menilai pertemuan itu ditengarai mengarah pada 
referendum melepaskan diri dari NKRI. Agustadi menegaskan, KPA berhak membentuk 
partai dan mengeluarkan pendapat serta berkumpul dan berserikat karena 
Indonesia adalah negara demokrasi. 
"Jadi, bila pertemuan itu terkait persiapan pemilu, ya itu sah-sah saja tidak 
ada masalah," ujarnya. (inilah.com)
 
SUMBER: 
http://www.partaigerindra.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=787&Itemid=37
 


      _________________________________________________________
Alt i ett. Få Yahoo! Mail med adressekartotek, kalender og
notisblokk. http://no.mail.yahoo.com

Kirim email ke