http://www.antara.co.id/arc/2008/10/14/merah-putih-diturunkan-jelang-tibanya-hasan-tiro-di-mesjid-baiturrahman/
14/10/08 18:02 Merah Putih Diturunkan Jelang Tibanya Hasan Tiro di Mesjid Baiturrahman Banda Aceh (ANTARA News) - Kalangan petugas dan pengurus Masjid Raya Baiturrahman mengaku bendera Merah Putih hilang dari tiangnya akibat diturunkan orang tak dikenal menjelang tibanya deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Tgk Hasan Muhammad Di Tiro di masjid kebanggaan masyarakat Aceh itu, 11 Oktober lalu. "Kami tidak tahu siapa yang menurunkannya karena massa sudah ramai. Yang jelas menjelang pukul 08.00 WIB bendera Merah Putih yang dipasang pukul 06.00 WIB pada tiang halaman Masjid Raya Baiturrahman sudah diganti bendara Partai Aceh," kata petugas Masjid Raya Baiturrahman, di Banda Aceh, Selasa. Hal itu disampaikan menanggapi pernyataan kalangan pejabat Polri di Jakarta beberapa waktu lalu yang menyebutkan tidak ada pengibaran bendera lain selain Merah Putih pada tiang bendara di halaman Masjid Raya Baiturrahman, saat massa Partai Aceh menyambut kepulangan Hasan Tiro di Banda Aceh. Kalangan pengurus dan petugas Masjid Raya yang tidak bersedia disebutkan namanya mengaku bendera Merah Putih yang diturunkan orang tidak dikenal di tengah kerumunan massa hingga kini belum diketahui keberadaannya. Sementara Komandan Kodim 0101 Banda Aceh/Aceh Besar, Letkol (Inf) Fauzi Rusli dan Kepala Penerangan Kodam (Pendam) Iskandar Muda (IM) Mayor (CAJ) Dudi Dzulfadli juga membenarkan adanya penurunan Merah Putih dari tiang Masjid Raya Baiturrahman menjelang kedatangan Hasan Tiro di masjid tersebut. Bendera Partai Aceh sempat berkibar sekitar delapan jam, sebelum akhirnya diturunkan kembali tanpa insiden untuk diganti dengan bendera Merah Putih sekitar pukul 12.35 WIB, setelah terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan unsur panitia penyambutan kepulangan Hasan Tiro di Banda Aceh. "Saya sendiri sempat melaporkan kasus tersebut kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NAD sebelum akhirnya bendera Merah Putih dikibarkan kembali pada tiang biasa di halaman Masjid Raya Baiturrahman," kata Dandim Letkol Fauzi Rusli. (*) COPYRIGHT © 2008 http://www.antara.co.id/arc/2008/10/12/masyarakat-aceh-jangan-lupakan-sejarah-kata-hasan-tiro/ 12/10/08 19:12 Masyarakat Aceh Jangan Lupakan Sejarah, kata Hasan Tiro Banda Aceh (ANTARA News) - Masyarakat Aceh diharapkan agar jangan lupa dengan sejarah dan perjuangan para pahlawan terdahulu, kata mantan pemimpin tertinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Hasan Tiro. "Masyarakat Aceh jangan lupa dengan sejarah seperti di Mereue ini tempat dimakamkannya Tgk Chik Ditiro," katanya dalam sambutan yang disampaikan oleh mantan petinggi GAM Malek Mahmud di Aceh Besar, Minggu. Hasan Tiro yang tiba di Aceh pada Sabtu (11/10) setelah 30 tahun hidup di luar negeri, berziarah ke makam tokoh Aceh yang berpengaruh seperti makam Sultan Iskandar Muda, makam ulama besar Aceh Syiah Kuala dan kakek buyutnya yang juga pahlawan nasional yaitu Tgk Chik Ditiro. Setibanya di makam Tgk Chik Ditiro di Meureu, Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, Hasan Tiro sempat menyampaikan salam dan sepatah kata dalam bahasa Aceh yang artinya "saya sudah kembali ke Aceh" di hadapan ratusan warga yang ingin melihat langsung deklarator GAM itu. Karena usianya yang sudah lanjut, maka sambutannya dibacakan oleh Malek Mahmud. Sebagian besar pernyataannya mengisahkan kembali mengenai sejarah perjuangan para pahlawan Aceh melawan Belanda. Ia menceritakan, Meureu adalah tempat meninggalnya Tgk Chik Ditiro serta tujuh anggota keluarga lainnya dalam perjuangan demi Aceh. Dalam sambutannya sekitar 30 menit itu juga diingatkan kembali agar masyarakat Aceh tetap menjaga perdamaian yang sudah tercipta sejak ditandatanganinya kesepakatan (MoU) Helsinki 15 Agustus 2005. Usai memanjatkan doa di makam leluhurnya tersebut, Hasan Tiro melakukan pertemuan dengan keluarga di Bale Raja yang terdapat disamping makam Chik Ditiro. Ia dan rombongan juga sempat dijamu makan siang oleh warga yang sudah mempersiapkan menu gulai kambing yang merupakan makanan khas Aceh. Usai ziarah kemakam Tgk Chik Ditiro, Hasan Tiro kembali ke Banda Aceh dan menyempatkan diri ziarah dan berdoa di makam massal korban tsunami di Ule Lheue Banda Aceh.(*) COPYRIGHT © 2008
