http://kabarindonesia.com//berita.php?pil=20&dn=20081015134513

      Tindak Tegas Pelaku Penurunan Bendera Merah Putih
      Oleh : Nurtina Santhy 

      15-Okt-2008, 19:55:25 WIB - [www.kabarindonesia.com]

     
      KabarIndonesia - Serperti diberitakan di media massa, pada Sabtu, 11 
Oktober lalu, bendera Merah Putih yang selalu berkibar di halaman Masjid 
Baiturrahman, Banda Aceh, diturunkan massa Partai Aceh (PA). Penurunan bendera 
ini dilakukan sekitar pukul 09.15 WIB. 

      Menurut Kapendam Iskandar Muda Bapak Dudi Djulfadli, aparat keamanan 
meminta agar massa yang akan menyambut kedatangan Hasan Tiro itu untuk 
menaikkan kembali bendera tersebut. 

      Negosiasi berhasil dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB antara Kapolres Aceh 
Besar dengan Pimpinan Panitia PA, Tengku Muharom. Merah Putih pun akhirnya 
dikerek kembali oleh Komandan Kodim Aceh Besar Bapak Fauzi. 

      Sementara itu, keterangan dari Bapak Dudi ini disangkal oleh Mabes Polri 
dan Gubernur NAD Irwandi Yusuf, bahwa tidak ada penurunan bendera Merah Putih. 
Tetapi yang ada hanya terlambat saja dikibarkan, bukan diturunkan. 

      Terkait hal itu, hendaknya aparat keamanan tidak membuat masyarakat 
bingung. Jika memang ada penurunan bendera Merah Putih pada saat penyambutan 
Hasan Tiro, aparat Polri dan TNI yang dibantu Pemda NAD harus terbuka. 

      Kalau memang ada insiden itu, ya harus diungkap. Jangan ditutup-tutupi 
sebab hanya akan membuat masyarakat bingung, karena ingin terlihat  Aceh aman 
dan damai. 

      Terlepas dari betul ada atau tidak ada penurunan Bendera Merah Putih itu, 
kita sebagai warga masyarakat Indonesia sangat menyesalkan atas insiden 
tersebut, oleh karena itu kita meminta pemerintah dalam hal ini aparat keamanan 
mengusut tuntas insiden penurunan Merah Putih di Aceh saat penyambutan Hasan 
Tiro. 

      Ketidakpedulian dan pembiaran hal ini dinilai sebagai lunturnya rasa 
nasionalisme dan kebangsaan. Pemerintah dan aparat keamanan harus tegas, harus 
ditangkap pelakunya dan diproses sesuai hukum yang berlaku.   

      Insiden tersebut merupakan sesuatu yang sangat serius karena menyangkut 
lambang kenegaraan. Kita semua sangat menyesalkan kejadian tersebut. Itu hal 
yang luar biasa. Karena Itu lambang kenegaraan. Ini sangat disesalkan.          
                                                                          
      Kedatangan Hasan Tiro ke Aceh adalah hal yang wajar. Namun kita semua 
meminta secara tegas agar tidak ada agenda-agenda terselubung dalam upaya 
perdamaian di Aceh. 

      Mari kita ciptakan perdamaian di Aceh. Siapa sih yang tidak mau 
perdamaian? Tapi perdamaian itu harus dalam wadah NKRI, jangan ada 
agenda-agenda terselubung.



      Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
      Alamat ratron (surat elektronik): [EMAIL PROTECTED]
      Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
      www.kabarindonesia.com 

Kirim email ke