Bissmillahirrahmanirrahiiim
Assalamu'alaikum wr wb;
 
 
Seulamat uroë Raya kurbeuën Idul-Adha (10 Dhul-Hidjah 1429.H / 08 December 
2008.M)
Long bri saleuëm djaroë tamumat Do'a seulamat bak uroë Raya
 
Lôn padjöh rutigöh peuneugot tjina, 
Didalam pihna dum asoë kaya, 
Meuah kalôn bri dosa nyang kana,
Bek teuwo teuma peumeuah dosa lôn
 
"Minal Aidin walfaidin ;Mohon Ma'af lahir dan Batin"
 
Walaupun tidak sempat bertemu muka di hari yang mulia ini,"Namun hati ini tetap 
menyalikan tali silaturahim tiada pemberian terindah selain Ma'af dan tiada 
perbuatan yang mulia selain Mema'afkan"

 



SELAMAT HARI RAYA HAJI ( IDUL- ADHA)  
MINAL AIDIN WAL FAIDIN : MOHON MA'AF LAHIR DAN BATIN
( 08 DESEMBER 2008.M/10 ZULHIJJAH 1428.H)




 

Kepada semua saudara dan saudari kaum muslimin dan muslimat yang dirahmati 
Allah Hari ini, kita dianugerahkan lagi dengan sambutan Idul-Adha. Kita berada 
di hari ibadat dengan penuh kegembiraan dengan mengingati Allah S.W.T. 
Ketahuilah bahawa, setiap perayaan yang disyariatkan oleh Allah ada bersamanya 
dan pengajaran. Demikian juga Syariat Idul-Adha jelas membawa bersamanya 
banyak dan pengajaran kepada kita

 
Pengajaran terpenting yang terkandung dalam Idul-Adha ini adalah kesatuan . 
Walaupun terdiri dari berbagai bangsa dan bahasa, warna kulit, budaya dan 
negara, umat Islam adalah umat yang satu dimana sahaja mereka berada. Ia adalah 
umat yang bersatu dengan menghadap satu kiblat dan sujud kepada Tuhan yang satu 
iaitu "Allahu rabbil alamiin" . 
 
Maka sudah sewajarnya kita melahirkan kesyukuran kepada Allah karena 
mengurniakan kepada kita Hati Raya Idul-Adha dengan syariatnya yang jelas 
membawa berita sesungguhnya kesatuan umat adalah tunjang kepada kekuatan Islam.
 

Banyak perkara dapat dilakukan apabila kesatuan dapat diwujudkan dalam 
kehidupan nya. Kekuatan yang ada juga dapat dipertahankan jika kesatuan  nanti 
berdiri kukuh dalam mahupun di luar /peringkat antarabangsa. Lihatlah bagaimana 
Allah mewajibkan semua umat Islam yang melakukan ibadat haji agar berkumpul di 
satu tempat dengan niat yang satu dan mengucapkan ucapan talbiah, tahmid dan 
zikir yang sama menunjukkan bahawa umat Islam adalah umat yang bersatu.
 

Firman Allah:
 
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu 
bercerai berai, dan ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu 
(masa Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu 
menjadilah kamu karena ni'mat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah 
berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. 
Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat 
petunjuk.(Surah Al-Imran, 3: 103)
 



 
Saudara-saudara kaum muslimin yang dirahmati Allah, Idul-Adha merupakan hari 
memperingati peristiwa Nabi Ibrahim A.S. diuji oleh Allah S.W.T. agar 
menyembelih putra kesayangannya Pengorbanan memerlukan keteguhan dan ketulusan 
hati. Puncak kepada keikhlasan dan makna dari ketakwaan itu terdapat di dalam 
kisah Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s:
 


Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, 
Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku 
menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, 
kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku 
termasuk orang-orang yang sabar".(Qs As-Saafaat 37: 102)
 
Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas 
pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).(Qs As-Saafaat 37: 103)
Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim,(Qs As-Saafaat 37: 104)
sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu", sesungguhnya demikianlah Kami 
memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.(Qs As-Saafaat 37: 105)


Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.(Qs As-Saafaat 37: 106)

Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.(Qs As-Saafaat 37 : 
107)

Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang 
datang kemudian,(Qs As-Saafaat 37 : 108)
(yaitu) "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim".(Qs As-Saafaat 37 : 109)
 


 
Kaum muslimin dan muslimat, Berdasarkan kepada catatan peristiwa tersebut, 
nyatalah bahawa orang yang berjaya sebenarnya ialah orang yang sanggup 
melakukan pengorbanan terhadap apa sahaja yang ia miliki karena Allah  
termasuklah berkorban masa, wang Kroner,dolar,ringgit dan rupiah, jiwa raga, 
kepentingan diri, tenaga fikiran, perasaan dan sebagainya.
 

Begitulah juga dengan diri kita. Sekiranya ingin mencapai kejayaan dalam apa 
sahaja bidang yang kita ceburi, kita perlulah berusaha dengan gigih tanpa 
menyerahkan kepada takdir Allah S.W.T karena kejayaan tidak datang begitu 
sahaja. 
 
Contohnya, tanpa melakukan pengorbanan dalam berbuat sesuatu, biasanya 
seseorang pelajar akan gagal seperti ... dalam pembelajarannya, ulama’ akan 
dipandang sepi, masyarakat dan rumah tangga akan hancur, kampung halaman 
berporak peranda dan negara akan terus dijajah oleh sipenjajah laknattillah.
 
Oleh yang demikian. Marilah kita menghayati arti pengorbanan dengan mengamalkan 
sikap suka berkorban dalam apa saja bidang apabila diperlukan. Sesungguhnya 
betapa mulianya apabila kita membudayakan sikap suka berkorban berdasarkan 
kemampuan masing-masing terutamanya demi kemaslahatan Agama,Bangsa dan 
negaranya seperti :
 
Pengorbanan ilmu bagi orang yang berilmu dalam usaha membina kekuatan kita 
bersama dimasa akan datang insya Allah.
 
Pengorbanan akal fikiran dalam melahirkan masyarakat yang bijaksana.
 
Pengorbanan harta benda dan tenaga bagi membantu orang yang memerlukan bantuan 
sebagai usaha bagi mewujudkan hubungan baik dengan sesama manusia.
 
Pengorbanan masa untuk melaksanakan perintah Allah walau dalam apa keadaan 
sekalipun bagi memelihara hubungan baik dengan Allah.
 
Pengorbanan jiwa dan raga sebagaimana yang dilakukan oleh angkatan demi menjaga 
keamanan dan keselamatan serta masyarakat di seluruh tanah air pada masanya.
 
Semua bentuk pengorbanan tersebut sangat dituntut dalam Islam demi 
kesinambungan hidup dan kesejahteraan di dunia dan di akhirat sebagaimana 
firman Allah:
 
Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah 
yang memberi petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja 
harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk 
kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari 
keridaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu 
akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikit pun tidak akan dianiaya 
(dirugikan).(Surah Al-Baqarah 2:272)
 
Kaum muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah, Oleh itu, marilah kita 
bermuafakat tentang apakah bentuk pengorbanan yang mampu kita lakukan?. Adalah 
ia merupakan sesuatu perkara yang sangat kita sayangi? 
 
Jawapannya hanya pada diri kita masing-masing karena semua pasti tahu di mana 
letaknya kekuatan dan kemahuan kita untuk melakukan pengorbanan demi 
kepentingan diri, keluarga, agama, bangsa dan negara.
 
Mudah-mudahan kita semua dapat menyedari dan berusaha mencontohi pengorbanan 
yang ditunjukkan oleh Nabi Ibrahim A.S. bersama anaknya. Itulah satu-satunya 
contoh yang tidak ada tolak bandingnya di dalam sejarah kehidupan manusia di 
dunia ini. 
 
Seseorang ayah sanggup mengorbankan anak kesayangannya demi melaksanakan 
perintah Allah walaupun perbuatan itu bertentangan dengan jiwa dan kemahuannya. 
Akan tetapi demi ketaqwaan dan ketaatannya kepada Allah mengatasi 
segala-galanya, maka ia bersedia melaksanakan perintah tersebut dengan penuh 
kesabaran dan ketakwaan. 
 
Semoga segala pengorbanan yang kita lakukan mendapat keberkatan dari Allah dan 
kita tergolong dalam kalangan hamba-hamba-Nya yang bersyukur Firman Allah:
 
Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) 
Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah 
telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap 
hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang 
berbuat baik.(Surah Al-Hajj 22: 37)
 
 
Wassalamu'alaikum wr wb.

Tengku Mohd Riji .Tengku Abdullah


      _________________________________________________________
Alt i ett. Få Yahoo! Mail med adressekartotek, kalender og
notisblokk. http://no.mail.yahoo.com

Kirim email ke