Orang Acheh yang mau berfikir memahaminya bahwa anda Ahmad Sudirman bukan orang 
Jawa yang bersembunyi dibalik Indonesia tapi orang Sunda.yang senasib dengan 
kami bangsa Acheh - Sumatra.  Bangsa Anda juga sudah tenggelam dikebiri pihak 
Indonesia munafiq dan dhalim. Walaupun berjuta orang 'alim di dalam system 
Pancasila hipokrit itu namun sesungguhnya ditinjau "kacamata" Allah swt, mereka 
itu munafiq. Kalau orang alim yang berada dalam lembaga MUI dan berbagai 
lembaga lainnya sudah mampu kita pahami bukanorang Islam tapi munafiq, konon 
pula bedebah-bedebah lainnya termasuk Yudhoyono dan Kalla. Mereka sesungguhnya 
mengikuti apa yang ada dalam usus perut mereka, bukan kebenaran kemanusiaan. 

Kami harap pada saudara Ahmad Sudirman, semoga tidak lagi melayani pribadi yang 
sedang kontraversi dengan anda tapi layanilah musuh kemaanusiaan yang 
senantiasa bersatupadu dalaam system Hindunesia hipokrit dan dhalimitu. Inilah 
dakwah yang besar. Kalau kita agresif mengkritik orang-orang sipil tapi tak 
berani mengkritik militer, kalau kita berani mengkritik rakyat jelata tapi diam 
seribu satu bahasa terhadap kedhaliman penguasa dan system, sesungguhnya kita 
belum berdakwah dan malah Allah mencela orang-orang berdiam diri terhadap 
kedhaliman penguasa, macam AA Gym, Zainuddin MZ di Jawa, Dotor Muslim dan Yusri 
Puteh di Acheh - Sumatra. 

Mereka itu pendakwahberkhidmad bukan pendakwah berislakh. Pendakwah berkhidmat 
bagaikan memberikan susu kepada penderita penyakit malaria. Memang nikmat tapi 
takpernah menyembuhkan penyakitnya malah bertambah ngeri. Inilah yang 
senantiasa dilakukan oleh Yusri Puteh berdaya upaya untuk membuat pendengar 
ketawa terbahak-bahak. Pendengar memang sangat kagum, dikiranya inilah 
pendakwah yang benar dapat menyenangkan pendengar. Kapan dia pernah mengkritikm 
kedhaliman pemerintahnya, Indonesia?  Tidak sebab itu adalah pemerintahnya. 
Kalau sempat dia kritik pemerintahnya, dia khawatir akan kehilangan mata 
pencahariannya dari kemampauannya menghibur massa untuk mendapatkan sedekah.

Pendakwah berislakh bagaikan memberikan pil knine atau mahoni kepada peserta 
yang berpenyakit malaria. Memang sangat pahit yang terkadang beresiko buat 
pendakwah tersebut tapi itulah yang dapat menyembuhkan penyakit mereka. Sudah 
barang pasti justru orang-orang yang tinggi daya pikirnya yang mau menelan pil 
pahit demi kesmbuhan. Bukankah tentara daan polisi indonesia sangat sakit 
membaca dakwah saya ini?  Mereka terbukti takmampu memahami bahwa saya ini 
menjalankan perintah Allah untuk menyampaikan kebenaran agar Polisi dan tentara 
tidak lagi mempertuhankan penguasa mereka tapi Allahlah yang musti dipatuhi 
agar selamat nanti paska hidup di Dunian ini. Sementara orang-orang sipil yang 
pintar tapi bodoh macam yang berkecimpung dalam milis Acehkita.com, 
acehinstitut dan sebagainya mareka elergi terhadap tulisan saya. Mereka tidak 
jauh berbeda dengan polisi dan tentara indonesia hipokrit.

Dulu ketika Imam Ali berkuasa, datanglah 4 orang pendakwah ke daerah 
kediamannya. Ketika pendakwah 1 naik mimbar, persis macam gaya Yusri Putih dan 
Zainuddin MZ  membuat pendengar Geeeeerrrrrr.     Kemudian naiklah pendakwah 2 
yang juga sama penampilannya dengan pendakwah 1. Setelah pendakwah 3 yang 
melakukan hal yang sama sekedar membuat hiburan buat massa, Imam mengejar 
mereka berempat, hendak membunuhnya. Pendakwah ke 4 mengatakan bahwa dia tidak 
dapat dipersalahkan sebab dia belum diberikan kesempatan. Imam Ali yang sangat 
menguasai emosinya langsung mempersilakan pendakwah ke 4 itu untuk naik mimbar. 

Ketika pendakwah 4  berbicara tentang Neraka nampak wajahnya yang sedih pilu,
ketika beliau berbicara tentang Surga, nampak wajahnya berseri-seri tapi ketika 
beliau berbicara persoalan perjuangan, nampak mimik wajahnya bagaikan singa 
yang akan menerkam mangsanya. Ketika beliau turun dari mimbar, Imam mengatakan 
Inilah pendakwah Rasulullah yang sebenarnya, sedangkan tiga "pendakwah" tadi 
adalah tukang sandiwara yang dikutuk Allah swt. Mereka adalah penipu yang 
berlagak pendakwah. Untuk hal tersebut mereka dapat memperkaya diri dan senang 
berbicara tentang  Islam membenarkan kawin sampai 4 orang Isteri. Hanya ini 
yang mereka dakwahkan. 

(alasytar, Acheh - Sumatra)




________________________________
From: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Risyaf Ristiawan <[EMAIL PROTECTED]>; 
[EMAIL PROTECTED]; Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: Sekretariat KPA <[EMAIL PROTECTED]>; jaroe hanagaki <[EMAIL PROTECTED]>; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Agoosh Yoosran <[EMAIL PROTECTED]>; 
Satria Pitpancal <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
Muhammad al qubra <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Acheh Merdeka <[EMAIL 
PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
 [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Pos 
Bali <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Che Guevara <[EMAIL 
PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; arlan nur 
<[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Sunday, December 7, 2008 8:56:50 AM
Subject: ORANG KELING HITAM PUNGO TARMIDI IBRAHIM SUDAH DIBAKAR MENJADI ARANG 
DI NSW, AUSTRALIA

  
 
----- Original Message ----- 
From: Fadli Hasan 
To: [EMAIL PROTECTED] ; Ahmad Sudirman ; Risyaf Ristiawan ; [EMAIL PROTECTED] ; 
Ahmad  Sudirman 
Cc: Sekretariat KPA ; jaroe  hanagaki ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
Agoosh  Yoosran ; Satria Pitpancal ; Ahmad Sudirman ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[EMAIL PROTECTED] ; Muhammad al  qubra ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; Acheh  Merdeka ; 
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
 [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
; Pos Bali ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; Che Guevara ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; arlan nur ; [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Sunday, December 07, 2008 2:49  AM
Subject: OOO RUPANYA MASIH HIDUP MONYET  JAWA ITU DI SWEDEN SAMBIL MENGAIS TONG 
SAMPAH

APA MALAM JUM'AT KLIWON SELALU MEMBAKAR KEMENYAN  UTK MENGASAPKAN KERIS MPU 
GANDRIN?
 
SEMUA MONYET JAWA WAJIB DILIHAT SEBAGAI MONYET OLEH BANGSA ACEH,  BANGSA PAPUA, 
BANGSA MALUKU, SEBELUM MONYET-MONYET ITU ANGKAT KAKI  DARI BUMI ACEH, BUMI 
MALUKU DAN BUMI PAPUA.
 
KALAU BERJUMPA DENGAN MONYET JAWA ATAU MONYET-MONYET LAIN YANG  MENGAKU DIRINYA 
ORANG INDON, MAKA TERUSLAH ADA PERASAAN DALAM HATI  ANDA BAHAWA ITU ADALAH 
GEROMBOLAN MONYET.
 
KALAU MONYET-MONYET ITU SUDAH ANGKAT KAKI DARI NEGERI2 KITA, MAKA  AKAN KITA 
LIHAT DULU APA YANG PATUT KITA ANGGAP GEROMBOLAN MONYET  ITU. 
________________________________
 

Trænger du til at se det store billede? Kelkoo giver dig gode tilbud  på LCD  
TV! 


      

Kirim email ke