Syeikh Abdur Rauf dikenal sebagai mufti Kerajaan Aceh. Sebelum jabataban 
sebagai penasehat agung kerajaan itu dipegangnya, ia kembali ke Singkil, serta 
tiga tahun mengembara ke seluruh Aceh dan pantai barat Sumatera.

Dalam suatu perayaan mauled Nabi Muhammad SAW di Kerajaan Aceh. Syeikh Abdur 
Rauf yang sudah dikenal saat itu, diundang ke Keraton Darud Dunia. Ia datang 
dengan identitas sebagai nelayan, tanpa memperlihatkan pengetahuannya sebagai 
seorang ulama.
   
  Baca Selanjutnya

       

Kirim email ke