NJAN TJIKALEN BANGSA WEST PAPUA, PAKEN GEUTANJOE EK MEUTJOKOLO?. BAHPIH MEUNAN 
LON KALEN BANDUM PEUREUTE KA SEUNGAP  KADJITEUPEUE PEUREUTE GAM BIT DJIGLENG 
GAKI BAK KALINJOE UNTOK MEUNANG. TINGGAI MANTENG OH LHEUEH MEUNANGNJAN PEUE EK 
DJIPEUTEUPAT UUPA VERSI MOU HELSINKI ATAWA TEUTAP VERSI HENDON.  DISINOE KEUH 
BERLAKU PEUPATAH: "MEUNJE DJEUET TAPEULAKU BOH LABU DJEUT KEU ASOE KAJA"  
MEUSEUE NA TEKAT BAK GAM DAN MEUSATU BANDUM RAKJAT ACHEH TEUMASOK BANDUM 
PEUREUTE LOKAL DI ACHEH, ADAK BEUTEUGATHAT SIPAINJAN AKAN REULETJIT. USAHA 
BIT-BIT BAK GEUTANJOE, ALLAHKEUH NJENG PEUTEUNTEE.  "

Allah berfirman: "…Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, 
berkata: 
"Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang 
banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar." (Q.S 
Al Baqarah: 249)  Wahai bangsa Acheh - Sumatra bersatulah untuk mengusir musuh 
kita dan musuh kemanusiaan. (alasytar)




________________________________
From: okamapapua papua <marnestopapua@ gmail.com>
To: pembacakompas <pembacakompas@ yahoo.com>; servius_kedepa@ yahoo.com; 
mediac...@yahoogrou ps.com; pembebasan_papua@ yahoogroups. com; bank-mandiri@ 
yahoogroups. com; [email protected]; pantau-komunitas <pantau-komunitas@ 
yahoogroups. com>; kota_jakarta@ yahoogroups. com
Sent: Sunday, December 21, 2008 5:39:55 PM
Subject: [PEMBEBASAN PAPUA] Re: [MAHASISWA PAPUA .POST] Demo 19 Desember 2008 
Baca Tiga Komando Rakyat Papua





Pada 21 Desember 2008 23:34, MARNESTO OKAMA PAPUA <marnestopapua@ gmail.com> 
menulis:

[http://mahasiswapap uapost.blogspot. com] 


YOGYAKARTA (mahasiswapapuapost. blogspot. com)
- Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Aksi Nasional Rakyat
Papua Barat melakukan aksi demontrasi untuk menuntut Referendum bagi
Papua Barat, Jumat 19 Desember 2008. Aksi itu bertepatan dengan
pembacaan Tri Komando Rakyat (Trikora) di Yogyakarta pada 19 Desember
1961. Pada aksi itu KANRPB membacakan TRIKORA versi rakyat Papua Barat
(baca TRikora versi rakyat Papua Barat).


Aksi massa menilai, TRIKORA merupakan awal perampasan tanah dan
harga diri bangsa Melanesia di Papua Barat. "Tuntutan kami hanya satu,
segera referendum bagi Papua Barat. Kami akan terus lakukan perjuangan
ini sampai titik darah penghabisan. Rakyat Papua Barat tidak akan
pernah diam," kata salah satu anggota.

Kepada crew Kabarpapua.com,
salah satu anggota mengatakan, mahasiswa Papua Barat seluruh dunia akan
pulang ke tanah Papua. "Teman-teman di Jayapura sudah membuat tenda
eksodus. Tanah kami (Papua:red) sudah menjadi zona darurat. Kami harus
pulang untuk menyatakan dikap kami sebagai bangsa yang pernah merdeka,"
katanya.

Aksi pada hari Trikora itu melahirkan TRIKORA versi rakyat Papua
Baratt. SMassa juga membacakan sebuah pernyataan dan dilanjutkan dengan
TRIKORA PAPUA BARAT : Berikut pernyataan mereka:

"Atas nama
Allah Bangsa Melanesia di Tanah Papua, Leluhur Bangsa Melanesia, martir
sejarah pembebasan nasional Papua Barat, para pejuang politik
pembebasan nasional Papua Barat, Masyarakat Adat Papua Barat, Pemuda
dan Mahasiswa Papua Barat di seluruh Tanah Papua, Indonesia, dan yang
ada diseluruh Dunia, kami Menyeruhkan:

1. Kepada setiap organisasi politik yang memperjuangkan
"PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT" agar segera lakukan Sosialisasi dan
Mobilisasi serta bangunlah Posko-Posko Perjuangan Rakyat Papua Barat di
seluruh Tanah Papua di setiap Kota, Distrik, Desa, dan Kampung-kampung.
2. Perkuat Mobilisasi Semesta Rakyat Papua Barat disetiap Posko "Tanah
Papua Zona Darurat!" diseluruh Tanah Air Papua Barat dan juga di
Indonesia untuk memastikan kekuatan perjuangan rakyat Papua Barat.
3. Lakukanlah Perlawanan Sipil secara terbuka dan terpimpin dan
kepemimpinan politik dalam perlawanan Semesta Rakyat Papua Barat ini
haruslah dipimpin oleh kaum muda progresif revolusioner yang tetap
setia pada garis-massa dan yang selalu meletakan garis perjuangannya
bersama massa-aksi [Rakyat Papua Barat] yang mulia."

Selanjutnya massa aksi menuju Alun-Alun Utara untuk mendengarkan
Pidato politik Markopolo Sebagai Penanggung Jawab KANRPB.Dalam pidato
politiknya markopolo membacakan Tiga Komando Rakyat Papua
(TRIKORAP--Papua BArat) yang berbunyi:

1. Bubarkan penduduk kolonialisme NKRI di Papua Barat.
2. Kibarkan sang Bintang Kejora di seluruh Papua Barat Tanah Air Bangs Papua;
3. Bersiaplah untuk moblisasi Umum, guna merebut kembali kemerdekaan bagi 
bangsa Papua. 

--
Posting oleh  MARNESTO OKAMA PAPUA  ke MAHASISWA PAPUA .POSTpada  12/21/2008 
08:25:00 AM


-- 
BERITA HANGAT MAHASISWA ASAL PAPUA BARAT DI YOGYAKARTA



      

Kirim email ke