Kapasitasdaripada TRIKORPABA: (tiga Komando Rakyat Papua Barat/West Papua)
1. BUBARKAN PEMERINTAHAN KOMPRADOR KOLONIALIS KOLONIAL NKRI DAN ATAU PEMERINTAHAN OTONOMI KHUSUS DI TANAH AIR PAPUA BARAT! 2. KIBARKAN SANG BINTANG KEJORA DISELURUH TANAH AIR PAPUA BARAT! 3. BERSIAPLAH UNTUK MOBILISASI UMUM GUNA MEREBUT KEMBALI KEMERDEKAN BANGSA PAPUA BARAT YANG TELAH DI DEKLARASIKAN PADA TANGGAL 1 DESEMBER 1961! (dukungan kami yang senasib) ________________________________ From: frans okoseray <[email protected]> To: [email protected] Cc: Pembebasan Papua <[email protected]>; Milis Simpa <[email protected]>; [email protected] Sent: Sunday, December 28, 2008 4:32:58 AM Subject: Re: KOMUNITAS PAPUA Mohon Dukungan Pemeriksaan Tom Banal CS d 22 Desember 2008 Kapaaaaaaaaaannnn. ......... ........? Hari apa....? tanggal berapaaa? tahunnnnnnn berapaaaa? Kalau mau, sekarang sudah waktunya.... ...krisis global, dan pesta politik april 2009, adalah suasana yang tepat yang dapat mendukung rencana kita.....manfaatkan kesempatan tersebut untuk tutup freeport. Freeport sekarang di unjung tanduk, tinggal satu langkah lagi, yaitu aksi pemalangan oprasional harus di lakukan sekarang, pasti freeport akan di tutup, karena takut rugi, sebab yang punya freeport ( amerika ) sekarang dalam krisis keuangan global..... sampaikan ke Mr.Tom Beanal & Gen.Wenda... ..mau tunggu apalagi..... .ayo mainkan..... "M-Xmas & n Happy N year" for u all --- On Sun, 12/21/08, Diary Papua <papuandiary@ yahoo.com> wrote: From: Diary Papua <papuandiary@ yahoo.com> Subject: Re: KOMUNITAS PAPUA Mohon Dukungan Pemeriksaan Tom Banal CS d 22 Desember 2008 To: Komunitas_Papua@ yahoogroups. com Cc: "Pembebasan Papua" <pembebasan_papua@ yahoogroups. com>, "Milis Simpa" <si...@yahoogroups. com>, tanah-papua- ow...@yahoogroup s.com Date: Sunday, December 21, 2008, 4:15 PM Noreluk..Wa. wa..wa... ! Di Jogjakarta, tanggal 19 Desember 2008, pukul 15.00 Waktu Ngayogyakarta Hadiningrat, telah dibacakan suatu seruan politik, yang dikeluarkan oleh Panglima Tertinggi Revolusi Papua Barat [Pangtikor TPR-PB] Jendral Mathias Wenda. Seruan politik itu kami sebut, Tri [Tiga] Komando Rakyat Papua Barat [TRIKORPABA] , yang telah dibacakan oleh Marco Wanimbo mewakili Jendral Wenda di Alun-alun Utara Ngayogyakarta Hadiningrat. Berikut adalah isi daripada TRIKORPABA: 1. BUBARKAN PEMERINTAHAN KOMPRADOR KOLONIALIS KOLONIAL NKRI DAN ATAU PEMERINTAHAN OTONOMI KHUSUS DI TANAH AIR PAPUA BARAT! 2. KIBARKAN SANG BINTANG KEJORA DISELURUH TANAH AIR PAPUA BARAT! 3. BERSIAPLAH UNTUK MOBILISASI UMUM GUNA MEREBUT KEMBALI KEMERDEKAN BANGSA PAPUA BARAT YANG TELAH DI DEKLARASIKAN PADA TANGGAL 1 DESEMBER 1961! ------------ ---- Melalui Komite Aksi Nasional Rakyat Papua Barat [KANR-PB] pernyataan politik telah terpublikasi luas dan mobilisasi Jawa - Bali akan tergerak arus revolusi yang telah massive. Pastikan bahwa gertakan sambal kaum kolonialis di Tanah Air akan hancur lebur oleh kekuatan aksi-massa yang revolusioner, progresif, terpimpin dan terukur! Waktu kita tidak lama, dan inilah momentum politik kita. Salam Pembebasan, "PERSATUAN TANPA BATAS, PERJUANGAN SAMPAI MENANG!" --- On Sat, 12/20/08, Dominikus Sorabut <soerabo...@yahoo. co.id> wrote: From: Dominikus Sorabut <soerabo...@yahoo. co.id> Subject: KOMUNITAS PAPUA Mohon Dukungan Pemeriksaan Tom Banal CS d 22 Desember 2008 To: Komunitas_Papua@ yahoogroups. com Date: Saturday, December 20, 2008, 11:30 PM Dear all Gesekan geopolitik di West Papua sedang terjadi secara Maraton oleh Kolonial NKRI. Bangsa Papua Barat menyakini bahwa tanggal 1 Desember 1961 adalah Hari Kemerdekaan Bangsa Papua barat. dalam kaitan itu tanggal 1 Desember 2008 di rayakan sebagai Hari Kedaulatan Bangsa Papua Barat, dideklarasikan secara terbuka atas aneksasinya hak kesulungan Bangsa Papua Barat. Namun Kalonial NKRI telah menodai kedaulatan Bangsa Papua Barat melalui Pepera dan sekarang melalui pola penagkapan dan pemeriksaan Makar dan Separatis terhadap Akrivis dan Pejuang Politik Bangsa Papua Barat.ini meupakan tindakan pembukaman Demokrasi, Politik dan Historis di Papua Barat. Setelah Buchtar Tabuni dan Seby Sambom di Tangkap secara Ilegal, sekarang giliran pada Ketua PDP Tom Beanal, Sekjend PDP Muhamad Taha Alhamid, ketua DAP Forkorus Yaboisembut dan Markus Haluk di Panggil oleh Polda Papua pada tanggal 22 Desember 2008, dengan Tuduhan Makar pada tanggal 1 Desember 2008 di lapangan Sentani.oleh sebab itu kami mohon dukungan dari berbagai Pihak yang berkompeten untuk menegakkan dan membedakan anatar persoalan Hukum dan Politik di Tanah Papua Barat. Persoalan West Papua Bukan persoalan Hukum tapi persoalan Papua Adalah Persoalan Politik sehingga penyelesaian masalah Papua bukan secara Politk juga. bukan di selesaikan oleh Polisi atau tentara. Tapi Papua Negara dan Kolonial NKRI juga Negara sehingga kelompok ketiga memfasilitasi untuk menyelesaikan masalah Papua. Ada apa para aktifis dan pejuang selalu di perhadapkan dengan penegakkan hukum terus memang tidak ada cara lain kah? Para Diplomat di harapkan segera mengambil langkah tentang masalah Papua. Persoalan Papua sudah mendekati di ambang Pintu menurut orang-orang tua di Balim. jadi kita jangan berhenti akibat cara dan Tindakan bangsa Kolonial NKRI tapi segera ambil langkah strategis Kritis. Kita tidak biarkan situasi ini terpuruk prestasi Politik di Papua Barat tapi mengambil resiko pembebasan. Thanks DS
