http://www.antara.co.id/arc/2009/1/5/gam-dan-ri-lakukan-pertemuan-tertutup-di-finlandia/

05/01/09 06:16

GAM Dan RI Lakukan Pertemuan Tertutup di Finlandia


Den Haag (ANTARA News) - Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia 
melakukan pertemuan di Helsinki untuk membahas sejumlah agenda terkait dengan 
keberlangsungan hidup masyarakat Aceh.

Menurut informasi yang diperoleh ANTARA di Den Haag, Minggu, pertemuan tersebut 
berlangsung di salah satu hotel di Helsinki, Finlandia selama dua hari, 4-5 
Januari 2009. Pertemuan ini berlangsung secara tertutup. 

Menurut Koordinator World Acehnese Association (WAA), Tarmizi Age, berdasarkan 
informasi yang diterimanya dari salah seorang delegasi GAM, pertemuan ini 
membahas agenda umum, seperti masalah keamanan dan hak-hak azasi masyarakat 
Aceh pasca konflik yang melibatkan kedua belah pihak.

"Kami dapat informasi kalau pertemuan itu berlangung secara tertutup dan hanya 
membahas masalah-masalah yang sifatnya umum," jelas Tarmizi. 

Sebab itu lanjutnya, pihaknya meminta agar dalam pertemuan itu, GAM dan 
Pemerintah Indonesia tetap mempertahankan kredibilitas MoU yang telah 
ditandatangani oleh kedua belah pihak di Finlandia pada 15 Agustus 2009. Hal 
tersebut demi keberlangsungan perdamaian di Aceh. 

Dalam pertemuan tersebut, delegasi GAM, diantaranya diwakili Mentroe Malik, Dr. 
Zaini, Ampon Nazar dan Syamsuddin, juru bicara Komite Peralihan Aceh (KPA). 
Sementara dari delegasi RI, diantaranya diwakili Menteri Infokom, Sofyan 
Djalil, dr. Farid Hussein dan Dirjen Departemen Hukum dan HAM, Prof. Tuti.

Pertemuan GAM dan RI itu juga, dihadiri Juha Christensen dan Robert dari 
Yayasan Institute Perdamaian Indonesia (IPI) interpeace, Kelle dari Crisis 
Management Initiative (CMI) dan Pieter Fieth, ketua Aceh Monitoring Mission 
(AMM).(*)

Kirim email ke