Dunia memang sudah mendekati kiamat....... lagi lagi masih ada orang tolol yang 
berfikir dangkal dengan mengajak kita untuk menerima waria. Padahal sudah 
sangat jelas las las las bahwa semua kitab suci agama samawi tidak menerima 
waria. Waria/Gay adalah suatu pengingkaran, pengingkaran mahluk terhadap Tuhan 
nya. Sama seperti pengingkaran Iblis terhadap Tuhan nya ketika tidak mau di 
perintahkan untuk bersujud kepada Adam As. Begitu juga waria /Gay yang tidak 
mau menerima proses penciptaannya. Allah sudah menciptakan mereka menjadi 
lelaki kenapa harus bertingkah seperti wanita? Secara implisit mereka 
mengatakan bahwa Allah telah salah menciptakan, jiwa wanita di dalam tubuh 
lelaki ??? Maha Suci Allah dari segala kesalahan. Tidaklah pernah kucing kecewa 
karena dia tidak menjadi harimau, atau kambing karena dia tidak menjadi Kuda, 
ataupun kancil karena dia tidak menjadi Rusa. Tidak pernah ada mahluk yang 
tidak puas dengan penciptaanNya. Semua bahagia dengan
 penciptaanNya, kecuali manusia. Yang hitam mau jadi putih, yang kriting 
menjadi lurus, yang gemuk jadi kurus atau yang kurus ingin menjadi gemuk 
termasuk wanita ingin menjadi pria dan pria ingin menjadi wanita. Tidak kah 
kita ingat kejadian Sodom dan Gomorra? Dua negri yang di hancurkan malaikat 
malaikat Allah dengan perintah Tuhannya karena perbuatan homosexual mereka. 
Jika dua negri kaum Luth tersebut di jungkirkan yang atas ke bawah dan yang 
bawah ke atas (kiamat) karena perbuatan mereka, apa alasan Allah untuk tidak 
mensegerakan kiamat bagi kaum yang menerima kaum homosexual ??? Kaum yang 
mengingkari Tuhan yang mencuptakannya tidak pantas di terima.... mereka hanya 
kaum yang mempercepat kiamat bagi negri kita. Afala ta'qiluun..... wa billahi 
taufiq wal hidayah, wassalamualaikum wa rahmah wa barqah wa salamatan fid dunya 
wal akhirah yaa muslimina wal muslimaah Yaa mukminina wal mukminah. Amin Yaa 
Rabbul 'alamin.
--- On Thu, 3/12/09, Sunny <[email protected]> wrote:


From: Sunny <[email protected]>
Subject: «PPDi» Fw: [SPAM] [mediacare] Waria Banda Aceh Ikut Hari Hari 
Perempuan International
To: [email protected]
Date: Thursday, March 12, 2009, 2:41 AM







 
----- Original Message ----- 
From: jam gadang 
To: GWG ; jurnalperempuan@ yahoogroups. com ; peremp...@yahoogrou ps.com ; 
mediac...@yahoogrou ps.com ; jurnali...@yahoogro ups.com ; forum-pembaca- 
kom...@yahoogrou ps.com ; ourvoice_ind@ yahoo.com ; aliansi-kebebasan@ 
yahoogroups. com ; aids-...@yahoogroup s.com 
Cc: d_ya...@indo. net.id ; Ninuk Mardiana Pambudi ; peace_aldo_75@ yahoo.com ; 
Institut Pelangi Perempuan 
Sent: Wednesday, March 11, 2009 3:56 PM
Subject: [SPAM] [mediacare] Waria Banda Aceh Ikut Hari Hari Perempuan 
International










Keterangan Gambar :
Banda Aceh,090309- WARIA: Sejumlah waria yang bekerja disalon se kota Banda 
Aceh, berpose saat dibidik puluhan photografer dikawasan Simpang Lima, Banda 
Aceh, 9 Maret 2009 dinihari. Waria itu tergabung dalam Gender Working Group 
(GWG) Aceh, memperingati hari perempuan se dunia. ACEHIMAGE/AK. Jailani. 
http://www.acehimag e.com/index. php


Berita ini akan menjadi sejarah baru di Aceh. Terlepas dari pro dan kontra dan 
kualitas berita yang masih menempatkan waria Streotipe bagi waria.  Tapi ini 
menjadi pembelajaran bagi kita semua. Bahwa mereka (waria) itu adalah manusia. 
Dan asli berasal dari Aceh. Lahir dan besar di bumi tanah rencong. Keberadaan 
waria sudah ada sebelum bencana Tsunami terjadi. Bahkan waria sudah ada sebelum 
Islam masuk di bumi Aceh.

Tapi sayangnya setelah penerapan formalisasi syariat islam di bumi Aceh. Waria 
adalah salah satu kelompok yang selalu dirugikan dalam penerapannya itu. Selain 
kelompok perempuan juga yang mendapatkan dampak dari syariat islam. Misalnya 
adanya larangan salon untuk memotong rambut yang bukan muhrimnya. Ini yang 
terjadi di kota Banda Aceh (Surat Edaran Walikota Banda Aceh). Padahal bekerja 
adalah hak setiap orang yang sudah diatur dalam UUD 45. Dan juga merupakan 
perintah ajaran Islam.

Waria hanya ditempatkan pada ruang - ruang non formal saja, misalnya salon. 
Padahal waria juga mempunyai keahlian lain. Tapi ruang kerjanya ditutup 
aksesnya oleh negara dan masyarakat yang phobia.

Hari ini tanggal 8 Maret 2009 di Banda Aceh. Melalui Gender Working Groups 
(GWG)  dan teman - teman LSM Violet Greey, teman - teman waria ikut berperan 
dalam peringatan hari Perempuan International. Ada banyak hal pembelajaran 
bersama dari keterlibatan itu. Baik dari wariamya sendiri maupun masyarakat 
khususnya para aktivis perempuan dan HAM. 
Ini menjadi sebuah proses untuk dapat menghargai perbedaan dalam hal apapun. 
Karena itu adalah bagian dari rahmat Allah SWT. Mudah2an ini menjadi angin 
segar bagi gerakan HAM di Aceh untuk menjadi lebih baik.


Wasalam



Toyo
http://gerakan- gay.blogspot. com
ourvoice_ind@ yahoogroups. com


Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web 
Gunakan Wizard Pembuat Pingbox Online 
















      

Kirim email ke