http://www.youtube.com/watch?v=H8mbiUwHpIY
"Udép geutanjoë hana juëm meusaboh aneukmanok meunjo hana tapeutheun peuë njang ka geukeubah lé éndatu. Udép sibagoë lamiët dan djadjahan gob njan hana juëm meu-sikeuëh ! Meunjo tateupuë(peuë) arti keumuliaan! UREUENG-UREUENG LAGÈË LÔN 1000 X ( SIRIBÈË GO ) LEUBÈH GOT MATÉ NIBAk DIDJADJAH LÉ DJAWA !!! Kheun Tgk Hasan di Tiro http://www.youtube.com/watch?v=oqJYGoF0SMQ --- On Sun, 4/5/09, jaroe hanagaki <[email protected]> wrote: From: jaroe hanagaki <[email protected]> Subject: MAWARDI NURDIN BANGUN EKONOMI ACEH DENGAN GOLF Date: Sunday, April 5, 2009, 2:47 PM NJAN HEBAT THAT MAWARDI NURDIN TEUNGOH GEUBANGUN EKONOMI ATJEH NGON LAPANGAN GOLF. NJAN PRAK LADJU BROH-BROH PUTOH. 35 Golfer Bertanding di Lhoknga 5 April 2009, 11:31 Sport Globo Administrator Mencoba memasukkan bola ke lubang pada turnamen golf KGS WALIKOTA Banda Aceh, Mawardy Nurdin yang juga menjabat Ketua Umum Klub Golf Seulawah (KGS) mencoba memasukkan bola ke lubang pada turnamen golf KGS di Padang Golf Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (4/4). SERAMBI/MUHAMMAD HADIBANDA ACEH - Sebanyak 35 glofer bertanding pada hari pertama turnamen golf dalam rangka silaturrahmi sesama golfer di lapangan Klub Golf Seulawah (KGS) Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (4/4). Turnamen golf yang digelar mulai 4-5 April dan berhadiah total Rp 125 juta ini terbagi dalam tiga hole in one, masing-masing hole 3 Rp 50 juta, hole 4 Rp 50 juta dan hole 6 25 juta. Ketua Panitia, Abdurrahman Ismail mengatakan, turnamen golf itu mempertarungkan special flight, flight A (kelompok pegolf handicap/ HC 1-15), flight B (kelompok pegolf handicap/HC 16-24) dan ladies flight. “Kita berharap turnamen yang bertujuan untuk menjalin silaturrahmi golfer Aceh ini bisa membangkitkan kembali olahraga golf di Aceh,” ujarnya kepada Serambi, kemarin. Di sisi lain, Ketua Umum Klub Seulawah Golf Seulawah (KSG), Mawardy Nurdin mengatakan, lapangan Padang Golf Lhoknga itu bisa menjadi sarana olahraga dan tempat rekreasi bagi masyarakat. Dengan adanya lapangan golf ini, sebutnya, diharapkan para golfer Aceh tak perlu lagi ke Medan dan Jakarta. “Selain itu, klapangan olahraga golf ini juga bisa menguntungkan Pemda dan masyarakat secara ekonomi,” ujar Walikota Banda Aceh ini yang ikut bertanding, hari itu. Mawardy mengakui, kalau fasilitas lapangan Padang Golf Lhoknga berbeda dengan yang ada di luar daerah. “Namun, dengan adanya sumbangan dari kawan-kawan di Aceh, kita akan coba bangun secara pelan-pelan sejumlah fasilitas baru agar Padang Golf Lhoknga ini bertambah bagus,” ujarnya. Pada bagian lain, Sekretaris Umum Pengda PGI Aceh, Drs S Sembiring menyebutkan, sampai saat ini Aceh masih kekurangan atlet golf wanita. Untuk itu, diharapkannya, ke depan ada perempuan Aceh yang bisa menjadi atlet golf handal untuk mengikuti berbagai turnamen golf dengan membawa bendera Aceh.(hd)
