http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=1661

13 Januari 2010 10:19:21





Baca Doa, lalu Indonesia Raya


--------------------------------------------------------------------------------




Menpora Tip-Off
Honda DBL 2010
di Banda Aceh


BANDA ACEH-Kehebohan basket melanda Aceh. Kemarin (12/1), pertandingan pertama 
Honda Development Basketball League (DBL) 2010 diselenggarakan di GOR KONI 
Banda Aceh. Pertandingan itu sekaligus membuka rangkaian kompetisi basket 
pelajar terbesar di Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung di 21 kota, 18 
provinsi.


Rangkaian pembukaan Honda DBL 2010 kemarin dimulai pukul 15.30 WIB, didahului 
dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran. Menyesuaikan dengan tradisi 
penyelenggaraan even di Aceh, yang menerapkan Syariat Islam. Baru kemudian tim 
putra SMAN 1 dan SMAN 8 Banda Aceh (yang bertanding pertama) dipanggil masuk ke 
tengah lapangan. Azrul Ananda, commissioner DBL, lantas mengundang para tamu 
khusus --dari para partner dan pejabat pemerintahan-- untuk ikut berdiri di 
tengah lapangan. Termasuk di antaranya Andi A. Mallarangeng, menteri negara 
pemuda dan olahraga RI.


Setelah itu, sesuai dengan tradisi kompetisi, semua penonton diajak berdiri, 
mendengarkan dikumandangkannya lagu Indonesia Raya. Para penonton yang ada di 
tribun kompak ikut menyanyikan lagu kebangsaan tersebut, mengakhirinya dengan 
tepuk tangan meriah.
Andi A. Mallarangeng lantas secara resmi membuka kompetisi, melakukan tip-off 
untuk laga pertama tersebut.
"Saya ingin melihat antusiasme di Aceh pasca tsunami. Rekonstruksi di Aceh juga 
harus termasuk rekonstruksi di dunia olahraga," ujar Andi. "Saya yakin, Honda 
DBL sebagai liga basket pelajar terbesar di Indonesia, akan menjadi awal 
kebangkitan olahraga di Aceh, terutama bola basket," lanjutnya.


Lukman Hasibuan, ketua Pengprov Perbasi Aceh, menyebut Honda DBL 2010 ini 
sebagai ajang olahraga terbesar dan termegah di Aceh, di luar sepak bola. 
"Momen seperti ini sangat dinantikan oleh insan basket di Aceh. Semoga akan 
berlanjut di tahun-tahun mendatang," ucapnya.
Menurut Lukman, di Aceh sebenarnya tidak ada gedung basket. Setelah tsunami 
pada akhir 2004 lalu, GOR KONI digunakan untuk bulu tangkis. "Saya senang 
akhirnya ada even basket di sini. Semoga dengan ini, pemerintah provinsi 
tergerak untuk membangun sarana basket," paparnya. Pihak DBL Indonesia, bersama 
panitia setempat dari harian Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), memang harus kerja 
keras untuk "menyulap" GOR KONI Banda Aceh menjadi stadion basket. Termasuk 
menerbangkan sepasang ring basket. "Kami berharap ring-nya ditinggal saja di 
sini, biar bisa kami pakai lagi," seloroh Lukman.


Judhy Goutama, senior manager marketing communications department Astra Honda 
Motor, menyatakan senang bisa terus mendukung DBL. "Ini tahun ketiga kami 
menjadi partner utama DBL, membawa basket ke seluruh Indonesia. Seri di Aceh 
ini membuat Honda DBL semakin lengkap, karena digelar dari Aceh sampai Papua," 
ucapnya.


Dukungan hebat juga diberikan Telkom Flexi sebagai official partner. Saat jeda 
kuarter pertama pertandingan perdana, mereka me-launching Flexi DBL Community. 
Dalam peluncuran itu, Andi A. Mallarangeng, Azrul Ananda, dan Deputy EGM 
Commerce Flexi Judi Achmadi menandatangani tiga bola basket."Seluruh pengguna 
Flexi bisa bergabung dengan mengetik DBL, spasi, GO, lalu kirim ke 7005. Mereka 
yang bergabung bisa terus mendapatkan informasi update dari DBL," jelas Judi 
Achmadi.


BERHARAP TULARKAN SEMANGAT


Kemarin, hampir 2.000 penonton menyaksikan empat pertandingan pembukaan. "Hari 
ini, kami membawa 50 pendukung. Tapi, di pertandingan berikutnya, pasti akan 
ada ratusan siswa datang," kata Alfian Andika, siswa kelas XI SMAN 1 Banda 
Aceh, yang sekaligus jadi komandan suporter sekolahnya.


Tim SMAN 1 kemarin menang telak, 23-5. Hari ini, mereka kembali berlaga melawan 
SMA Modal Bangsa Banda Aceh. Total 12 sekolah dari Banda Aceh dan Bireuen 
mengikuti Honda DBL 2010 Aceh Series. "Beda dengan di provinsi lain, kami masih 
menyelenggarakan kompetisi putra saja di Aceh. Kami berharap tahun depan sudah 
bisa mempertandingkan tim-tim putri SMA di sini," ucap Masany Audri, general 
manager DBL Indonesia.


Harapan tersebut juga disampaikan oleh Nadia Nurfi, mahasiswi Fakultas 
Kedokteran Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. "Bagus sekali, even basket 
sebesar dan sehebat DBL mampir di Aceh. Menjadi seri pembuka lagi. Semoga tahun 
depan di Aceh juga dipertandingkan basket putri," ucap Nadia, yang kemarin 
datang mendukung tim SMAN 8 Banda Aceh.
Honda DBL 2010 Aceh Series ini berlangsung hingga Sabtu, 16 Januari mendatang. 
Kamis besok (14/1), menyusul dibuka Honda DBL seri Sumatera Utara, di GOR 
Angsapura Medan.


"Tahun lalu, semangat peserta dan penonton saat pembukaan di Papua mampu 
menginspirasi peserta dan penonton di kota-kota lain. Kami berharap, pada 2010, 
semangat dari Aceh ini juga bisa terbawa ke kota-kota lain," ujar Azrul Ananda. 
(nar) (scorpions)

Kirim email ke