http://www.antaranews.com/berita/1266998342/polri-enggan-jelaskan-aktivitas-kelompok-bersenjata-aceh

Polri Enggan Jelaskan Aktivitas Kelompok Bersenjata Aceh
Rabu, 24 Pebruari 2010 14:59 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | 

Jakarta (ANTARA News) - Mabes Polri hingga Rabu siang masih enggan untuk 
menjelaskan soal aktivitas kelompok bersenjata di kawasan hutan Jantho, 
Kabupaten Aceh Besar, Nangroe Aceh Darussalam.

"Belum ada penjelasan soal itu. Sementara ini, yang bisa menjelaskan hanya 
Kapolda Aceh saja," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang 
di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, kasus itu masih dalam proses pengusutan oleh Polda Aceh sehingga 
masih belum bisa dijelaskan ke publik.

Polda Aceh menangkap tiga orang yang diduga anggota kelompok bersenjata polisi 
di kawasan hutan Jantho, Senin (22/2) sore.

Kapolda Aceh Irjen Pol Adityawarman menjelaskan, tiga orang itu adalah ZR (27) 
dan IH (40) keduanya berasal dari Pandeglang, Provinsi Banten, dan YZ (27) asal 
Banda Aceh.

Polisi menyita barang bukti antara lain pisau, teleskop, ransel, VCD, dan 
perlengkapan pakaian serta tenda seragam.

Dalam proses penangkapan itu, seorang warga tewas terkena tembakan polisi. Satu 
orang warga mengalami luka tembak dan dirawat di RS Bhayangkara.

Polisi menangkap tiga orang itu karena diduga menjadi bagian dari sekitar 50 
orang yang sering melakukan latihan kemiliteran di dalam hutan Jantho.

Polisi telah mendeteksi keberadaan kelompok ini sejak lima bulan lalu sehingga 
menerjunkan anggotanya untuk mengintai lokasi latihan.

Di sela-sela mengintai, polisi berpapasan dengan tiga orang yang diduga bagian 
dari kelompok itu.

Ketiganya lalu ditangkap namun melawan sehingga polisi mengeluarkan tembakan 
peringatan.

Di sela-sela penangkapan, polisi melihat lagi dua orang yang kabur dari sekitar 
penangkapan.

Keduanya tetap kabur kendati diberi tembakan peringatan sehingga polisi 
melepaskan tembakan ke arah mereka.

Satu tembakan menyebabkan salah satu orang tewas dan satunya mengalami luka.

Setelah diperiksa, dua orang itu bukan bagian dari kelompok bersenjata tapi 
warga yang tinggal di desa sekitar hutan.

Hingga kini, Polda Aceh terus memburu kelompok ini yang diduga bersembunyi di 
dalam hutan.(S027/A024)

Kirim email ke