Bung Ali, Ideologi mereka yang bersendiwara di senayan itu sangat mudah dikenal, sebab yang berkumpul dan bersendiwara itu tidak lain dari tukang copet, tukang catut, garong, bandit, tukang tipu muslihat segala macam kaliber. Jadi pekerjaan mereka merampok dengan berbagai cara baik halus maupun kasar, dibuat demikian sehingga tanpa disadari kekayaan alam sudah habis dibawa lari.
Salam ----- Original Message ----- From: Ali Al Asytar To: [email protected] Sent: Wednesday, March 03, 2010 7:59 PM Subject: PPDi Re: «PPDi» Wapres Tak Ada waktu Tonton Sidang Paripurna Benar bung Sunny. Kalau boleh saya tanya dengan bahasa Ideology, mereka yang bersandiwara di gedung Senayan itu manusia atau basyar. Yang namanya manusia tentu pikirannya sangat manusiawi. Artinya pantang bersatupadu dalam system yang menzalimi kaum dhuafa. Sementara basyar sepakterjangnya bermegah-megah atas penderitaan kaum dhuafa. DPR benar-benar wakil rakyat. Apabila yang diangkat untuk DPR terdiri dari basyar, dapat dipastikan mereka penipu rakyat sebagaimana realitanya DPR diseluruh system Hindunesia - Majapahit. Legislatif, Yudikatif dan Eksekutif bagaikan persekongkolan Fir'un, Karun dan Bal'am. Negara manapun sesungguhnya adalah milik Allah. Justru itu kekayaan negara adalah milik semua orang yang berdomisili di negara tersebut. Pemimpin adalah amanah Allah untuk melaksanakan sesuai dengan petunjukNya. Apabila di Suatu negara, pemimpinnya mampu menjalankan amanah Allah, tidak seorangpun di negara tersebut kecuali mendapatkan finansialnya. Tidak seorangpun yang sakit kecuali mendapat layanan pengobatan dengan segera. Yang demikian disebut "rahmatan lil alamin". ------------------------------------------------------------------------------ From: sunny <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, March 3, 2010 10:40:04 AM Subject: «PPDi» Wapres Tak Ada waktu Tonton Sidang Paripurna Refleksi : Alangkah indahnya sendiwara rezim feodal neo-Mojopahit. http://www.republika.co.id/berita/105529/wapres-tak-ada-waktu-tonton-sidang-paripurna Wapres Tak Ada waktu Tonton Sidang Paripurna Rabu, 03 Maret 2010, 13:55 WIB JAKARTA- Wakil Presiden Boediono tak punya waktu untuk menonton Sidang paripurna Pansus CenturyMenurut juru bicara Wapres, Yopie Hidayat, jadwal Wapres hari ini sangat padat. Selain menerima Lester Crown, pimpinan The Chicago Council on Global Affairs bersama delegasi sebanyak 26 orang, dia juga dijadwalkan hadir dalam rapat Reformasi Birokrasi di Gedung II Istana Wapres, pada Pk 14.30 WIB. "Kapan coba menontonnya, " kata juru bicara wapres, Yopie Hidayat. Lagipula, tambah Yopie, Boediono merasa tak perlu menyaksikan tayangan rapat paripurna antar anggota fraksi yang berlangsung di gedung DPR RI tersebut. Sebab, Pak Boed, begitu Yopie menyebut Boediono, hingga hari ini masih merasa yakin dengan kebijakan yang telah dibuatnya. "Yakin 1..000 persen, kebijakan bail out sudah benar dan menyelamatkan perekonomian Indonesia," katanya. Karena itu, wapres tak memiliki kekhawatiran apapun dan menjadi wajib memantau perkembangan dari DPR. Terkait adanya dukungan presiden pada wapres, hal itu, menurut Yopie, merupakan hal yang bagus. Bagaimanapun, katanya, Boediono merasa tenang-tenang saja karena merasa benar 1.000 persen, bukan hanya karena dukungan presiden pada dirinya. "Jelas SBY dukung Boediono, kalo gak ya tak dipilih menjadi wapres, kan kejadian century jauh sebelum pemilu keduanya," kata dia. Maka, kata dia, kebijakan pemerintah sudah jelas. Presiden mendukung bailout, sebab bailout perlu dan baik. Yopie kemudian menambahkan, hingga sejauh ini Boediono belum merasa perlu mengomentari apapun. Apalagi, katanya, belum ada hasil finalnya. Jika nantinya, kata dia, ada hasil final dan Boediono harus memberikan penjelasan kepada publik, "Wapres pasti akan senang," kata Yopie. ======= Wiadomosc przeskanowana przez Spyware Doctor � nie znaleziono wirus�w ani spyware. (Email Guard: 7.0.0.18, baza wirus�w/spyware: 6.14480) http://www.pctools.com =======
