Salam semuanya...
  Sebenarnya apa yang telah sdr jamhasari peroleh
dalam masa kepemimpinannya tidaklah terlalu buruk tapi
hanya saja mungkin kelihatannya mundur dari apa yang
telah deperoleh ketua PPI sebelumnya kita tidak
memungkiri bahwa setiap kepemimpinan seseorang itu
mempunyai kelibihan dan kekurangan. memang yang patut
kita salahkan juga adalah anggota PPI itu sendiri
karna tidak mungkin semua beban kita limpahkan kepada
ketua waktu itu, tapi hanya saja mungkin sdr jamhasari
kelihatan gagal dalam mengemban tugas waktu itu hingga
jurus-jurus diplomasi yang dia jalankan cendrong gagal
(alias nehel), karna mungkin tidak adanya konsultasi
dengan senior senior PPI waktu itu. kemudian sdr
jamhasari juga masih baru jadi tidak begitu mengenal
alam perpolitikan india. di samping itu juga kita
dapat menilai bahwa sudah beberapa tahun terakhir
kepemimpinan PPI kita mengalami kemunduran yang luar
biasa dan kita justru gagal mempertahankan apa yang
telah di peroleh pendahulu kita.

Mungkin apa yang telah ir_ones katakan tidaklah
semuanya benar kita juga mengakui bawha sdr jamhasari
adalah salah satu ketua PPI yang sukses  mejalin kerja
sama dengan PPI yang berada di luar india dan dapat
membuka terobosan baru yang sebelumnya belum pernah
ada, tapi hanya saja sdr jamhasari mungkin tidak mau
mewariskan ilmu itu kepada ir_ones :)

Kemudian kegagalan kepemimpinan PPI kita mungkin juga
tidak adanya kerjasama diantara pengurus dan anggota
hingga kesannya  semacam ada perang dinggin seperti
yang terjadi sekarang ini antara mantan ketua PPI
sembelunya dan anggotanya :)dan tidak berjalannya
program PPI yang telah di cananangan dalam AD/ART kita
dan bisa jadi kita kurang menela'ah apa yang ada dalam
AD/ART kita hingga hal-hal seperti ini bisa terjadi.

Harapan kita jaman keemasan dapat di raih kembali, PPI
kita tetap exsist dan dapat kita pertahankan dengan
berbagai cara dan terlepas dari ancaman keruntuhan,
semoga bala bantuan akan cepat datang :)

Kita selalu berharap semoga kerja sama diantara kita
dari sini kedepan akan lebih solid dan tidak ada
pertumbahan darah dan perang dingin :) PPI kita akan
tetap tegak berdiri tampa adanya kayu penyanggah
meskipun itu sulit untuk kita lakukan tapi yakinlah
kita bisa, bukankah tugas kita setelah pulang nanti
jauh lebih berat dari apa yang ada sekarang iya nggak
ir_ones :)

salam buat semua

Wien Luat Tawar


--- irwansyah yahya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> salam..
> saya sangat menghargai kata-kata anda sdr.
> Zamhasari, namun kegagalan 
> anda ketika menjabat sebagai ketua di PPI - India
> sudah menjadi 
> rahasia umum bahwasanya anda tidak bisa dan sanggup
> memegang jabatan 
> tersebut apalagi umur dan pengalaman saudara yang
> baru setengah 
> matang namun anda terlalu memaksa untuk mengambil
> jabatan tersebut. 
> saya sendiri sudah jauh hari memperkirakan kalo
> PPI-India dibawah 
> pimpinan saudara bakal mundur dari apa yang telah
> diraih sebelumnya.
> saya memang termasuk salah satu mehasiswa yang
> sangat ANTI dengan 
> Anda dan masih banyak lagi rekan� lain yang sejalan
> dengan saya dan 
> perlu anda ketahui bahwa saat ini 76% dari mahasiswa
> indonesia di 
> India masih sependapat dan sejalan dengan ide saya,
> jadi walaupun 
> anda menggunakan idenya SONIA untuk menjadi ketua
> PPI-India pada 
> tahun ini sangatlah tipis harapan untuk menang. 
> Anda memang sangat politis dalam hal ini apalagi
> anda memilih Sdr 
> Jusman Masga yang berasal dari Aceh, dibalik itu
> anda munkin 
> berpendapat bahwa saya akan memilih calon pilihan
> yang anda unggulkan 
> karena saya juga berasal dari Aceh, namun Anda salah
> karena masih 
> banyak Mahasiswa Aceh lainnya yang masih bersih dari
> pengaruh politik 
> saudara, sekilas saya perkenalkan calon saya......
> Munkin Anda sering mendengar nama Sdr. Asnadi Hasan.
> yang saat ini 
> masih menjabat sebagai Ketua Komisariat PPI- India
> Di Aligart, perlu 
> Sdr. zamhasari ketahui bahwa ketika beliau memimpin
> Komisariat 
> Aligart begitu banyak perubahan dan kemajuan yang
> begitu pesat dalam 
> tubuh PPI-India Komesariat Aligart, beliau selain
> tercatat sebagai 
> mahasiswa S2 di Aligart Muslim University beliau
> juga mempunyai usaha 
> yang membuat seluruh mahasiswa Indonesia di Aligart
> masih bisa 
> tersenyum ria, dan juga beliau Ahli dalam bermain
> bolakaki dan masih 
> aktif diberbagai organisasi national lainnya....
> Dan perkiraan saya  pilihan Anda Sdr. Zamhasari
> munkin hanya bisa 
> mendapatkan 2 kursi dalam organisasi pada tahun ini
> dan sebanyak 98 
> kursi akan saya penuhi kembali.....Dan jika pilihan
> saya menang 
> nantinya saya akan mencoba untuk mengeluarkan Anda
> dari tubuh 
> Organisasi PPI-India, karena kehadiran saudara
> zamhasari dalam tubuh 
> organisasi PPI-India laksana banalu dipohon kayu,
> tidak akan mekar 
> dan berbunga tapi malah punah dan busuk di kemudian
> hari. semoga Anda 
> mendapatkan jalan benar/ir_ones/.
> 
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], "Zamhasari Jamil"
> <[EMAIL PROTECTED]> 
> wrote:
> > Salam,
> > 
> > Di PPI Malaysia, 3 bulan sebelumnya masa peralihan
> kepengurusan 
> > organsisasi PPI tersebut, rekan-rekan mahasiswa di
> Malaysia telah 
> > sibuk mengempanyekan calon andalannya
> masing-masing. Sejak tahun 
> > 2001, saya juga melihat bahwa pada masa Nazaruddin
> Khan, disana jua 
> > terjadi aksi "dukung-mendukung" terhadap calon
> andalannya masing-
> > masing. Saya yang kebetulan waktu itu terus
> didorong maju oleh bang 
> > Pur dan bang Harun akhirnya berhasil meraih kursi
> PPI India 1. 
> > 
> > Saya menyadari bahwa saingan saya yang terberat
> adalah sdr.Rizqan 
> > Khamami dan Sdr. Sotardodo Rony Soleit. Adapun
> saingan saya yang 
> lain 
> > seperti Sdr. Prima A Nansati, Adi S Syahputra dan
> Sdr. Syaifullah 
> > Hayati Nur memang sudah saya prediksikan bahwa
> mereka tersebut akan 
> > terjungkal lebih awal pada putaran pertama. Tapi
> pada putaran kedua 
> > melihat Sdr. Rizqan Khamami dan Sdr Sotardodo R
> Soleit, maka dalam 
> > orasi terakhir sembari berkomat-kamit membaca
> do'a-do'a pamungkas 
> > menjatuhkan lawan, maka akhirnya saya bisa
> meyakinkan para hadirin 
> > untuk melaju ke kursi PPI India 1.
> > 
> > Sayangnya, di akhir kepemimpinan saya tersebut PPI
> India diterpa 
> oleh 
> > berbagai krisis. Mulai dari krisis beras hingga
> krisis air minum 
> > Bisleri. Dan bersamaan dengan itu pula, saya
> akhirnya memutuskan 
> > untuk memindahkan ke PPI ke Apartment yang kata
> kawan-kawan 
> > lebih "sexy". Disebut sexy, karena untuk mandi
> saja, harus menunggu 
> > sampai air dari kran pemerintah datang dulu. 
> > 
> > Rupanya, hal tersebut telah mempersempit kesmpatan
> saya untuk 
> melaju 
> > ke kursi PPI India 1 pada periode selanjutnya.
> Biang keladi dan 
> otak 
> > utama yang tidak menginginkan saya itu maju
> --menurut laporan Ohkla 
> > Secret Center (OSC) New Delhi yang berpusat di
> Chicken Small Road, 
> > samping Meers Restaurant Zakir Nagar-- adalah Sdr.
> Irwansyah Yahya. 
> > Saya pun mengakui hasil laporan OSC tersebut
> karena Sdr. Irwansyah 
> > Yahya ini pernah menjadi korban politik saluran
> komunikasi PPI 
> India. 
> > Maka wajar saja bila Sdr. Irwansyah Yahya ini
> tidak menginginkan 
> saya 
> > maju.
> > 
> > Rupanya kegagalan saya tersebut telah dimanfaatkan
> oleh Sdr. Bahrum 
> > Feriandy untuk membujuk Sdr. Irwansyah Yahya
> sebagai tim suksesnya 
> > sehingga akhirnya Sdr. Bahrum Feriandy berhasil
> meumbangkan saya di 
> > tengah jalannya pemilihan. 
> > 
> > Kini, Sdr. Irwansyah Yahya masih memendam demdam
> kesumatnya itu dan 
> > tampak bahwa ia kembali tidak menginginkan saya
> untuk maju untuk 
> > kedua kalinya tanpa si Irwansyah Yahya mau diajak
> berdialog untuk 
> > mengemukakan alasan penolakannya tersebut.
> > 
> > Kekecewaan saya semakin bertambah, tatkala Sdr.
> Fadlan 
> mempermalukan 
> > saya di depan umum dengan adega "debus"nya pada
> beberapa malam yang 
> > lalu. Dan saya berkeyakinan bahwa hal ini akan
> semakin memperkecil 
> > chance saya untuk maju ke pemilihan Ketua PPI
> India mendatang.
> > 
> > Meskipun demikian, saya tetap berhati besar dan
> menerima kekecewaan 
> > Sdr. Irwansyah Yahya. Dan satu hal yang perlu
> diingat oleh Sdr. 
> > Irwansyah Yahya adalah bahwa saya tidak menyetujui
> bila PPI India 
> > dipimpin oleh Abdul Malik itu. Karena calon
> andalan saya adalah 
> Sdr. 
> > Jusman Masga, rekan kita yang baru saja
> menyelesaika program 
> > Masternya di Aligarh Muslim University (AMU).
> > 
> > Meskipun saya meyakini bila saya maju bahwa saja
> akan terpilih 
> > kembali, tapi dalam hal ini, biarlah saya menjadi
> seorng "Sonia". 
> > Artinya meskipun saya yang terpilih, akan tetapi
> saya tetap akan 
> > menaikkan Sdr. Jusman Masga. Alasan saya adalah
> karena Sdr. Jusman 
> > Masga ini yang menjemput saya di IGI Airport 3
> tahun silam. 
> Meskipun 
> > si sana ada Sdr. Mulyadi Paloh dan Sdr. Asnadi
> Hasan, tapi Sdr. 
> > Jusman Masga ini yang senior (baca: lebih tua)
> diantara mereka. 
> > hahahahaha
> > 
> 
=== message truncated ===



        
                
__________________________________
Do you Yahoo!?
Friends.  Fun.  Try the all-new Yahoo! Messenger.
http://messenger.yahoo.com/ 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/igXolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di 
www.ppi-india.da.ru & arsip pilihan di www.arsip.zor.org
==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni 
India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india; Arsip diskusi nasional: 
www.ppi-india.da.ru
3- HP Ketua PPI (Bahrum): 9810199471
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke