salam... sebenarnya saat ini saya dan Sdr. Zamhasari sedang giat - giat nya mencalonkan pilihan kami Mbak Yeni, nah apabila dari Mbak yeni punya pilihan juga silahkan berkampanye di milis kita ini. tapi ada baiknya Mbak yeni mendukung calon saya karena kemenangan pasti ada di tangan saya.......
dan sedikit saya meralat tulisan Sdr. Zamhasari bahwasanya saya tidak berketurunan Sudan dan bukan juga Arab namun saya ORIGINALLY FROM ACEH dan itu bisa anda lihat dari nama keturunan RAJA yang masih saya pakai dalam nama saya untuk membuktikannya silahkan hubungi Sdr. Hermansyah Yahya......hehehheeh. Sdr. Zamhasari saya sangat terharu dengan tulisan anda saat ini, bahkan saya menyesal kenapa saya menyudutkan nama anda, pada hal ketika anda memimpin PPI banyak hal yang telah anda lakukan untuk kami namun hanya kami yang menganggap itu kurang kalo dilihat dari segi material,kalo saya banding-bandingkan memang dimasa kepimpinan anda banyak yang telah berkurang dari segi MATERIAL seperti sofa,rumah,lemari,kulkas,kasur,piring,sendok,sapu,sandal,ember, dan masih banyak inventaris PPI lainnya yang telah dicairkan oleh Sdr. Mukhlis Zamzami dan Irwansyah Yahya menjadi duit namun tidaklah menjapai jutaan crore...? namun itu tidak menjadi masalah besar karena masih banyak Bpk-Bpk lainnya di KBRI yang akan memberikannya lagi kepada kita sebagai warisan.....? Sdr. Izam, Anda hanya mengurangi dari segi material nya saja namun tidak dalam hal berorganisasi apalagi ketika saya mendapatkan khabar bahwa anda telah berjabat tangan dengan PRESIDEN INDIA ABDUL KALAM sungguh suatu kebahagian bagi saya untuk mendengarnya setidaknya Bpk. Presiden tahu bahwa Andalah yang bernama Sdr. Zamhasari...(macam hebat kali kau zam)..hehehehhe. perlu temen� ketahui bahwa Sdr. Zamhasari memang sangat aktif dalam berorganisasi dan berkonsultasi dengan pihak senior di PPI dan saya tau kalo seandainya jatah ketua diberikan kepada Anda selama 3 tahun saja (dan dgn 3X jatah TEMUS) insya allah anda akan menjadikan PPI- India lebih baik dari apa yang telah dicapai, waktu satu tahun untuk merubah segala sistem dan menjalankan sistem baru adalah beban dan perjuangan yang sangat sulit, apalagi kita di India di bebani dengan tugas utama kuliah, memang ada baiknya yang menjadi ketua selanjutnya adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan program S2 di India sehingga tidak memberatkan kegiatan kuliah nya di sela-sela menjalankan tugas sebagai Ketua PPI. kita tidak perlu membicarakan sesuatu hal yang telah gagal namun menjadikan kegagalan sebagai batu loncatan adalah sangat baik apalagi mempelajari kegagalan tersebut untuk kemenangan.... tulisan saya saat ini tidak menyudutkan Sdr. Zamhasari namun bukan berarti saya mendukung Sdr. Zamhasari dan Aliansinya untuk menjadi ketua pada tahun ini, karena rasa terharu saya sahaja dengan balasan yang anda tulis.. saya tetap mencalonkan Sdr. Asnadi Hasan sebagai ketua PPI-India Periode 2004-2005 silahkan bergabung dengan saya Insya Allah kemenangan berada di tangan kita ..... wassalam ir_ones --- In [EMAIL PROTECTED], "Zamhasari Jamil" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Salam, > > Rekan-rekan PPI Ytc. > > Barangkali anda yang selama ini mengenal Irwansyah hanya di lapangan > bola, kini setelah anda-anda semua membaca postingan tersebut, maka > inilah ciri dan watak Irwansyah yang sebenarnya. Dan siapapun yang > akan menjadi Ketua PPI nantinya, maka Irwansyah ini adalah satu- satu > tantangan yang paling berat untuk dihadapi. Hahahahahaa. Nah, rasain > serangan balik ini Wan.......hehehehe. > > Kali ini saya ingin berseberangan dengan cara pandang Sdr. Wien Laut > Tawar (baca: Asnadi Hasan) yang menyalahkan anggota PPI bila PPI > tersebut dianggap gagal. Sebagai seorg Ketua, saya tak pernah ingin > menyalahkan anggota. Disini bukan berarti saya ingin mencari > dukungan, tapi ini adalah prinsip saya dalam berorganisasi. > > Tapi yang perlu diingat juga oleh Sdr. Asnadi dan Sdr. Irwan adalah > saya juga menolak bila anda mengatakan jurus-jurus diplomasi yang > saya jalankan cendrong gagal (alias nehel), karna mungkin tidak adanya > konsultasidengan senior senior PPI waktu itu. Perlu anda ketahui, selang > beberapa hari saya dipercaya untuk menakhodai bahtera PPI India ini, > saya pun langsung bersilaturrahmi ke kediaman Nazaruddin Khan. Khan > yang pada waktu itu juga didampingi oleh nyonya membongkar habis- > habisan ttg semua persoalan yang sedang dihadapi oleh PPI kita ini. > > Untuk memecahkan persoalan ini, saya mengajukan beberapa pilihan > jalan keluarnya, dimana pilihan-pilihan yang saya tawarkan ini > sebenernya juga sudah pernah digelindingkan pada masa kepengurusan > PPI dibawah komando Kang Qisa'i. Misalnya untuk menambah uang saku > PPI India, saya pernah mengajukan untuk membuat kalender, tapi ide ini > juga ditentang oleh sebagian rekan-rekan kita yang lain karena > pembuatan kalender ini juga pernah dicoba sebelumnya dan hasilnya > gagal. > > Tapi ada satu hal mendasar yang sebenarnya ringan tapi berat untuk > dipraktekkan adalah adanya "iuran kesadaran" bagi para anggota yang > nginap di wisma PPI. Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara > adalah pengecualian. Buat Sdr. Irwan...., kalau pun ini dijalankan, > berarti disini saya termasuk org-org yang bebas biaya lagi. hahahahaha. > > Selanjutnya, ada satu hal yang sepertinya masih kurang bersahabat bagi > kita sebagai mahasiswa yaitu untuk menerbitkan semacam jurnal per > bulan atau per triwulan. Memang selama ini memang sudah ada, tapi > sepertinya masih asal jadi saja. Akan tetapi itu sudah lebih baik dari > pada tak ada sama sekali. Saya tak bermaksud untuk mencari muka > atau apa saja, akan tetapi ini adalah kenyataan dan tantangan yang > harus kita sadari sekaligus bersedia untuk membenahi diri. > > Kita tak perlu bercerita ttg kemegahan PPI dimasa lalu. Sebab saya > yakin bahwa keberhasilan itu juga tak terlepas dari usaha giat Bang > Mujab Mashudi. Ini wajar, sebab, kalau saya tak salah, beliau menjadi > ketua PPI pada saat beliau sudah terdaftar sebagai mhs program doktor. > Begitu pula dengan maraknya bulletin-bulletin yang diterbitkan oleh PPI > komisariat Aligarh waktu itu. Saya yakin bahwa munculnya bulletin- > bulletin itu juga tak terlepas dari kegigihan Sdr. Fateh. > > Saya cendrung melihat begini (maaf karena sudah sedikit menjurus ke > sentimen pulau), bahwa rekan-rekan mahasiswa yang berasal dari > pulau Sumatera ini cenderung pasif dan lamban. Berbeda dengan rekan- > rekan mahasiswa yang berasal dari Jawa (bukan Jakarta) cendrung aktif > dan agresif. Saya berani mengkritisi ini, meskipun saya sendiri adalah > asli dan benar-benar tulen anak sejati Sumatera. Anak melayu lagi. > Lengkaplah sudah persyaratanku sebagai anak Sumatera. > > Berbeda dg Irwanyah yang meskipun Aceh, tapi asal-muasalnya nun dari > tanah Sudan. Tak heran bila ada yang mengira bahwa Irwan ini org > Arab. Sepertinya ini benar, yaitu Arab Sudan. Hahehahahaha. > > Belum lagi, ciri khas kita asal Sumatera yang cendrung besar mulut > (baca: banyak cakap) yang akhirnya hanya menimbulkan sok tahu dan > sok segala-galanya. Ada hal pokok yg sangat saya sayangkan adalah bila > kita-kita pada nongkrong di depan Komp hanya untuk chating semata. > Tapi ada tujuan utama yaitu seperti membaca dg maksud mengikuti > perjalanan dunia ini menjadi tertinggal. Apalagi untuk mengikuti diskusi- > diskusi via mailing list. Bukan berarti saya berbicara seperti ini karena > saya itu aktif di berbagai milis, tidak. Tapi memang inilah kenyataan > yang saya lihat dalam keseharian kita. > > Perlu untuk ketahui bersama adalah bahwa gaung PPI India ini sudah > besar bagi masyarakat luar. Khususnya di kalangan PPI di negara lain. > Hal ini tentunya tak terlepas dari usaha kita bersama untuk > mensosialisasikan PPI India melalui forum diskusi di milis www.ppi- > india.da.ru - Meskipun dari (lebih kurang) 700 -an members di milis itu, > akan tetapi hanya sekelumit saja rekan-rekan kita yang dari India ikut > aktif di milis itu sampai hari ini. Untuk itu, mari kita mulai bersama-sama > untuk membenahi diri. > > Terakhir, mari kita isi dada kita, dan mari kita isi otak kita. Otak dan hati > yang berisi tak akan pernah membiarkan tuannya untuk hidup > menggangur dan merana. Hidup PPI......!!! Sdr. Jusman adalah > pilihanku. Anda ingin maju, dukunglah calon yang ku ajukan itu..... > > Wassalam, > > IzaM, > > Kini mau konsentrai dulu untuk dakwah...... > > > --- In [EMAIL PROTECTED], "irwansyah yahya" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > salam.. > > saudara Zamhasari...sudah kah anda membaca tulisan calon pilihan > > ketua dari saya....baca dan koreksi diri anda sebelum membalasnya...? > > > > wassalam > > > > ir_ones ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/igXolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> _________________________________________________________________________ Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di www.ppi-india.da.ru & arsip pilihan di www.arsip.zor.org ========================================================================== Catatan penting: 1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India 2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india; Arsip diskusi nasional: www.ppi-india.da.ru 3- HP Ketua PPI (Bahrum): 9810199471 4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647 5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255 Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
