RENUNGAN -------- Pagi ini, Matahari terbit dengan sinarnya yang asri, Tiada terukir dengan kiasan hati, Semua berkat karunia Ilahi.
Sepintas aku memandang mentari, Menerangi ribuan pulau di Bumi, Sungguh indah dan menawah hati, Adakah aku menyadari? Bahwa semua ini pemberian yang tak akan henti, Sampai sejarah manusia dan alam ini mati. Setapak aku melangkah, Menuju tempat untuk mencari nafkah, Atau untuk mencari pada sebuah masa depan yang cerah, Bergaul dan beradaptasi dengan canda dan ramah tamah. Semua ini terjadi, Tanpa aku sadari, atau aku menyadari, Terus berlalu silih berganti. Aku, dengan segala kekurangan dan keterbatasan, Mengambil secarik kertas dan menuliskan, Dari seluruh sikap dan perbuatan, Dan dari tutur bahasa dan sapaan. Akhirnya� Aku merenungkan, Oh, jiwaku yang tak lepas dari kontrol Tuhan yang Maha Kuasa, Ku tuliskan renungan ini, sebagai kekuatan hati dan jiwa, Dari segala bentuk cobaan, suka maupun duka, Ku menyadari, bahwa hidup di dunia ini ibarat sampan di hamparan lautan yang luas, Terombang ambing oleh hempasan air dan gelombang besar serta terik surya yang panas, Putaran waktu mengikatku dari sejarah dan peradaban, Mengukir hari demi hari yang sangat berkesan, Silih berganti tanpa kesadaran. Oh, Ranah Minang menjadi saksi delapan tahun silam, Ketika aku berangkat pergi seraya memberi salam, Kelak kembali dengan segala kemenangan dan harapan, Menjadi sosok generasi yang mampu menebar wangian. Kawan� Pernahkah suatu kali kita menemui bahwa ternyata secara tak sengaja, Kita telah menyakiti hati orang lain di sekitar kita. Kita melangkah memulai hari tanpa mengerti, bahwa kemarin, dua hari lalu, atau hari-hari sebelumnya lagi. Entah berapa banyak orang yang tak berkenan, Dengan apa-apa yang kita lakukan dan katakan, Walau tanpa sadar, walau tak bermaksud demikian. Namun hati yang terlanjur kita sakiti, Sangatlah sulit untuk diobati. Pernahkah terpikir oleh kita? Bahwa sedikit kesan tak enak yang orang lain tangkap dari tingkah laku kita, Dapat membekas begitu dalam tanpa kesadaran kita, Membuat mereka berasa sedih dan kecewa, Ataupun kesal dan bahkan marah kepada kita. Tanpa disadari, bahwa hari itu telah kita lewati dengan menyakiti hati. Dan saat hati mereka telah luka, tiada apapun yang mampu menawarnya. Mengapa egois yang dikedepankan? Mengapa ilmu yang sedikit dipertunjukkan? Mengapa harus pengalaman yang secuil dipertontonkan? Mengapa ketidakpuasan yang mejadi hujatan? Adakah kita menyadari, Kesombongan bahasa akan melunturkan warna warni persahabatan, Keangkuhan sifat akan berbuah permusuhan. Kita baru setapak menjalani kehidupan, Namun setapak itu telah ternodakan, Kita baru sedikit pengalaman, Namun sedikit pengalaman itu kita menyanjungkan. Fir'aun mati meninggalkan kesombongan. Qorun mati meninggalkan ketamakan. Iblis diusir karna keangkuhan. Hitler dibunuh karna kekuasaan. Gandhi dikenang karna kesederhanaan. Oh sungguh memilukan���. Tak usah lagi alasan itu dicari, Marilah mulai memperbaiki diri sejak detik ini, Sebab kita takkan pernah dihormati, Sebab kita takkan pernah dipuji. Walaupun secerah mentari menerangi, Walaupun segunung harta dan budi, Semua akan sirna oleh kesombongan, keangkuhan dan ketidakpuasan. Neraca hidup pastilah ditimbang, Nilai budi orang tersanjung, Nilai ilmu orang tersinggung, Ku tutup lembaran kertas ini, Sebagai sebuah intropeksi, Ulis Can, New Delhi, 20 September 2004. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/igXolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> _________________________________________________________________________ Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di www.ppi-india.da.ru dan www.ppi.4t.com ========================================================================== Catatan penting: 1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India 2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india; Arsip diskusi nasional: www.ppi-india.da.ru 3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647 5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255 Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
