SEdih juga kang Mario, kenapa bung Darman ini menjadi kalaf yah, namun KBRI Ciaro akan tetap memberikan bantuan hukum kpd ybs, itu berita dari KBRI Cairo yang kita baca hari ini(sumber Deplu). Tapi bung Mario tidak usah takut sama orang Riau, semua orang tanpa kecuali kalau sdh dirasuki setan akan berbuat seperti itu, sayang yah jauh hari nuntut ilmu yang didapat adalah ancaman hukuman mati. untuk jadi renungan kita. --- Mario Gagho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Tampaknya pada hari2 ke depan, kita mesti hati2 sama > orang Riau nih, spy kejadian di Mesir ini tidak > terulang di India. hehe > selamat puasa hari ke-2. > (MG) > > Minggu, 17 Oktober 2004 18:23:00 > Seorang WNI Bunuh Satu Keluarga Malaysia di Mesir > > > Kairo-RoL -- Seorang warga negara Indonesia (WNI) > berinisial AD > dinyatakan sebagai tersangka yang membunuh satu > keluarga Malaysia di > Kairo, Mesir, hari Jumat (15/10). > > Jenazah satu keluarga yang masing-masing terdiri > atas > Muhammad Zaki > (suami, 27 tahun), Nur (istri, 27), Maryam (anak, > 7), > dan Muaz (anak, > 3), kini disalatkan di Perumahaan Mahasiswa > Selangor, > Distrik Madinat > Nasr, Kairo, Minggu (17/10), setelah autopsi di > Rumah > Sakit Saiyidah > Zenab. > > "Rencananya, jenazah almarhum dan almarhumah akan > segera diterbangkan > ke Malaysia untuk dikuburkan di sana sesuai dengan > permintaan > keluarga," kata Pembina Mahasiswa Negeri Selangor, > Abdul Latif, > kepada ANTARA di Kairo sesaat menjelang prosesi > salat > jenazah > tersebut. > > Atase Pertahanan KBRI Kairo, Kolonel Laut (E) Ir > Yuhastiar yang > dikonfirmasi ANTARA, membenarkan bahwa pihak > keamanan > Mesir telah > menangkap seorang WNI dan dinyatakan sebagai > tersangka > pembunuhan itu. > > "Ia (AD) telah mengaku sebagai pelaku pembunuhan. > Selain itu, polisi > setempat juga telah memiliki bukti kuat yang > menunjukkan (AD) sebagai > pelakunya," ujar Athan Yuhastiar. > > Kendati demikian, Yuhastiar mengatakan meski AD > telah > dinyatakan tersangka, pembuktian benar-tidaknya > harus > melalui > pengadilan. > > Sebegitu jauh, pihak KBRI belum berhasil menemui AD > yang ditangkap > sejak hari kejadian pada Jumat (15/10) lalu, dan > belum > diketahui di > penjara mana ia sedang ditahan sementara. > > Kepala Sub-Bidang Protokol dan Konsuler KBRI Kairo > Krishna Djelani, > MA, yang memiliki akses langsung ke pihak keamanan > setempat, > mengatakan sejuah ini pihaknya belum memberikan > keterangan lebih > rinci tentang persoalan tersebut. > > "Kita belum dapat akses dari kepolisian untuk > menemui > yang > bersangkutan. Jadi, sejauh ini kita belum bisa > memberikan keterangan > rinci," kata Krishna dan menambahkan, KBRI akan > memberikan > bantuan hukum jika prosesnya berlanjut ke pengadilan > Mesir. > > Seorang pengacara Mesir, Rehab Serageddin, > mengatakan > sesuai dengan > hukum positif Mesir, orang yang terbukti membunuh > itu > diancam dengan > hukuman mati. > > Berbagai informasi yang dihimpun ANTARA menjelaskan, > peristiwa > mengenaskan itu terjadi pada Jumat (15/10) lalu, > kira-kira pukul 9.00 > pagi waktu setempat (14.00 WIB), di rumah korban. > > Di tubuh korban, Muhammad Zaki, menurut autopsi > dokter, ditemukan > tiga tusukan benda tajam di punggung belakang, dan > dua > tusukan > lainnya mengenai dada dan leher, sementara di tubuh > Nur terdapat > tusukan di leher. > > Mayat Zaki ditemukan terkapar kaku berlumuran darah > di > ruang tamu, > sementara istri bersama kedua anak tewas terbakar di > dalam kamar. > > Zaki, yang berstus mahasiswa pada Fakultas Syari'ah, > Universtas Al- > Azhar itu bermukim di sebuah apartemen di Distrik > Hay > El-Asyr, Kairo. > > Sehari-hari, Zaki mengelola Rumah Makan Asbat di > Madinat Nasr, > kawasan tempat tinggal mahasiswa Indonesia dan > Malaysia, yang > menyediakan menu masakan khas Melayu. > > Namun, menurut Abdul Latif, rumah makan itu telah > dijualnya tiga hari > sebelum peristiwa mengenaskan tersebut. Selain itu, > katanya, Zaki > juga membuka usaha penukaran valuta asing. > > Dalam penyelidikan awal, pihak polisi menduga > kejadian > itu adalah > aksi pencurian berdasarkan bukti bahwa uang tunai > 41.000 pound (6.800 > dolar AS) milik almarhum ludes. > > Sama halnya dengan Zaki, AD juga sehari-hari > mengelola > sebuah rumah > makan bernama Rumah Makan Asia, yang jaraknya > kira-kira 200 meter > dari Rumah Makan Asbat milik almarhum. > > Rumah Makan Asbat telah dibuka beberapa tahun lalu, > sementara Rumah > Makan Asia milik AD baru dibuka awal Juni silam. > > Saat ini, Rumah Makan Asia dan apartemen kediaman > keluarga AD telah > diblokir polisi. Istri, kedua anak dan mertua AD > tidak > diperbolehkan > keluar rumah atau ditemui orang. > > Abdul Latif mengungkapkan, AD dan Zaki sempat > bertengkar pada Kamis > (14/10) malam. Paginya (Jumat), AD kembali menelepon > Zaki dan > mengabarkan akan menukar uang 13.000 dolar AS ke > pound > Mesir. > > Menurut keterangan polisi, nomor telepon genggam AD > tercatat sebagai > penelepon terakhir yang terdapat dalam daftar > panggil > telepon genggam > Zaki. > > AD sebelumnya sempat bekerja sebagai staf honorer di > KBRI Kairo, > namun dikeluarkan tiga bulan silam. "dia dikeluarkan > (dari KBRI) > karena selalu bolos, mungkin sibuk mengurus rumah > makannya," ujar > sebuah sumber di KBRI. > > Seorang kawan dekat AD mengungkapkan, AD saat ini > berutang pada > seorang staf KBRI warga Mesir yang batas waktu > pembayarannya sudah > berakhir. Utang itu adalah tagihan atas harga sebuah > mobil yang > dibelinya dengan angsuran. > > Beberapa anggota Kelompok Studi Mahasiswa Riau > (KSMR), > organisasi > kekeluargaan tempat AD berkecimpung, menolak > memberikan keterangan > ketika ANTARA mencoba mengklarifikasi hal itu. > > Peristiwa mengenaskan ini diliput luas oleh media > massa cetak Mesir > di rubrik kriminalitas.ant/aih > === message truncated === __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/igXolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> _________________________________________________________________________ Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI www.ppi-india.uni.cc ========================================================================== Catatan penting: 1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India 2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india; Arsip diskusi nasional: www.ppi-india.da.ru 3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326 4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647 5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255 Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
