Bung mario terima kasih atas tanggapan serentaknya. Masalah "lobang" mah nanti, kalau temans anda yang sedang cari rejeki dan dapat gelar haji sdh kembali, saya akan kasih "lobang" tapi tentu melalui "diskusi" hanya biar tak terbaca orang "diskusi"nya akan saya lakukan langsung dgn mrk, kapan mrk pulang? Beras itu bukan sumbangan dari saya pribadi, saya mah sekedar alat, krn ada warga India dengan baik hati nyumbang untuk Qurban Tsunami berupa beras (dua karung),pakaian bekas empat koli. Ongkos angkut ke JKt atau Acehnya kan jauh lebih besar, karena itu ambil inisiatif sebagian sumbangkan ke salah satu Madrasah di Muzarrabad dan PPI (hanya) berasnya saja. Kalau pakian bekas mah tak tega, kecuali Jas saya sdh nempel di Riz sama Mukh et Ipul. Saya kira khusus utk PPI dapat dibenarkan karena sebagian dari anggota PPI, keluarganya adalah Qurban Tsunami ,bukan?
Tentang pembicaraan kembali re PNS et KKN saya tdk berhak utk putuskan diskusi, lihat judul beritanya adalah tanda tanya dan sementara, gitu kan. Sulit juga belajar memahami cara pandang Calon Doktor Politik merangkap Doktor Kajian Islam ini. Semoga seperti pernah saya sampaikan agar sblm angkat "empat" tiba, dua gelar itu sdh selesai anda raih. amien.wassalam. --- Mario Gagho <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pak Suhadi yg baik, > > memang diskusi soal PNS dan KKN sudah reda dan > tampaknya juga sudah mau tutup. > > namun, ada sesuatu dalam kalimat bapak yg tampaknya > timbul dari kesalahpahaman. > > bapak mengatakan: > "ananda sebagai generasi penerus, baik yang jadi > atau > akan jadi PNS maupun di luar PNS tapi akan tetap > berhubungan dgn PNS dalam masalah apapun dari mulai > kelahiran sampai kekuburan..." > > kata2 bapak ini mengesankan seakan2 saya dan rekan2 > yg > sedang berdiskusi soal PNS/KKN sedang mencari2 > kesalahan individu2 PNS dan dg demikian harus > dihentikan. > > apabila dugaan dan kesan saya ini benar, maka saya > perlu memberi sedikit klarifikasi yg sebenarnya > ulangan dari kata2 saya di sejumlah posting > sebelumnya: > > pertama, bahwa kami membahas soal KKN semata2 agar > masalah ini tidak lagi terulang di masa generasi > muda > ketika kami berkuasa kelak; baik kekuasaan via jalur > birokrasi (PNS) maupun kekuasaan via jalur politisi > (partai, legislatif, dll). > > kedua, dg mendiskusikan sebab-musabab terjadinya > penyakit negara/bangsa ini, akan semakin terbuka > visi/wawasan kami seputar masalah tsb. dg demikian, > apabila kami berkuasa kelak, kami akan dapat > menciptakan pagar2 yg diperlukan sebagai langkah > preventif agar hal tsb. tidak atau sulit terjadi > lagi. > > ketiga, dg demikian, maka harapan bapak agar kami > kelak "dapat berfungsi dan bertugas lebih baik dalam > penyelenggaraan negara dibanding generasi tua" akan > terwujud. > > jadi, tak ada sedikitpun keinginan untuk mengorek2 > kesalahan generasi tua dg tujuan for the sake of > "ngorek2". tapi, ia ditujukan semata-mata agar kami > dapat bersikap, bertindak lebih bijaksana, efektif > dan > efisien. manusia yg baik tak akan jatuh pada lobang > yg > sama dua kali, begitu kata pepatah. karena "lobang" > itu bukan lobang got yg mudah dilihat, maka kita > perlu > mendiskusikannya dg penuh kelapangan dada dan tanpa > sedikitpun rasa praduga pada individu pelaksana > harian > negara. > > saya sebenarnya sangat berharap bahwa diskusi soal > "lobang2 kkn" ini juga direspons dan dikomentari > oleh > bapak2 di kbri, misalnya, ttg "lobang" apa saja yg > mesti kami tutup dan perbaiki, agar ketika kami > kelak > melewati jalan yg sama, lobang2 itu sudah tak ada > lagi. namun, sayangnya hanya pak suhadi yg sempat > memberi komentar, sedang bapak2/ibu2 kbri yg lain > memilih abstain. tapi tak apalah, semoga dilain > kali, > kami dapat menikmati komentar beliau2. > > last but not least, kami hargai keinginan bapak > untuk > menutup diskusi ini untuk sementara. harapan itu > tentu > tak dapat saya iyakan atau tidakkan. terserah rekan2 > lain. krn. wacana adalah satu2nya privelege yg > dimiliki rakyat, dan rakyat berhak untuk memutuskan > iya dan tidaknya. biarlah rakyat berbicara selagi > masih ingin berbicara. karena berbicara itu > merupakan > aspirasi. dan dari aspirasi wacana lah biasanya > bermunculan tokoh2 cerdas nasional yg aspiratif. > amerika menjadi gudang para pemikir krn. berpikir > dan > berbicara dibiarkan lepas dan bebas. > > berbicara bebas dalam bentuk tulisan di forum > seperti > ini merupakan cikal bakal ke arah menulis artikel > dan > kemudian berpuncak pada penulisan buku. tidakkah > kita > bangga apabila nanti kita melihat para alumni india > yg > menjadi pejabat tinggi dan juga penulis buku > produktif > seperti Sukarno di Indonesia, Jawaharlal Nehru dan > Mahatma Gandhi di India? > > yg paling terakhir, as a matter of fact, tentu saja > rakyat membutuhkan layanan PNS dari membuat ktp, > paspor, dll. tapi, apakah dg demikian berarti kami > tak > boleh membahas soal PNS? tampaknya, dalam poin ini, > gap generasi tua - muda perlu dijembatani dg cara, > apalagi, kalau bukan dg meneruskan diskusi... :) > > salam hangat, > > p.s. buat pak suhadi, waktu saya ke ppi, saya sempat > makan nasi yg berasnya sumbangan dari bapak. > kayaknya > "budaya" itu perlu diteruskan... :) > > > --- suhadi salam <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Bung MARIO dkk, > > Jadi kita tutup sementara diskusi re PNS ini > > kaitannya > > dgn KKN. Harapan sebagai ORTU, ananda sebagai > > generasi > > penerus, baik yang jadi atau akan jadi PNS maupun > di > > luar PNS tapi akan tetap berhubungan dgn PNS dalam > > masalah apapun dari mulai kelahiran sampai ke > > kuburan, > > berbuatlah lebih baik lagi dari kami yang saat ini > > sedang menerima "amanah". Jangan ulangi kekeliruan > > > dan kekhilafan kami. Semoga. Amien. > > > ===== > Mario Gagho > Political Science, > Agra University, India > --------- > A WINNER works harder than a loser and has more > time. > A LOSER is always "too busy" to do what is > necessary. > > > > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > Yahoo! Mail - You care about security. So do we. > http://promotions.yahoo.com/new_mail > __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Mail - now with 250MB free storage. Learn more. http://info.mail.yahoo.com/mail_250 ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/i8TXDC/5WnJAA/HwKMAA/igXolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> _________________________________________________________________________ Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.uni.cc ========================================================================== Catatan penting: 1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India 2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ; 3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326 4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647 5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255 Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
