Sdr. Mario,
Saya menjelaskan apa yg dapat dan pantas saya jawab:
Setiap KBRI mempunyai kekhususan yang dituangkan dalam
kebijakan pimpinan dalam hal ini Duta Besar.
Karena menyinggung Timur Tengah saya coba tuturkan
pengalaman saya   selama di Jordan (1989-1993), PPI di
sanapun menyewa rumah (pondokan), tapi selama disana
setahu saya, tidak ada sumbangan dari KBRI untuk sewa
rumah mereka.
2. Di Jordanpun selama saya disana "Tidak ada kegiatan
MTA yang hampir 90% dibiayai penyelenggaraannya oleh 
KBRI seperti New Delhi, hingga apakah MTA dapat
dilaksanakan tanpa bantuan dari KBRI, silahkan temans
PPI di India sebagai penyelenggara MTA untuk
menjawabnya.
-  Memang  benar atas nama pribadi ada bbrp Home Staf
memerikan bantuan apakah itu berupa zakat
penghasilan/pendapatan atau sedekah lainnya kepada
beberapa anggota PPI secara perorangan, mudahsan ini
dapat terus berlanjut.
- Tentang hak undangan, sepenuhnya adalah wewenang
pihak pengundang dalam hal ini Bapak Duta Besar atau
pejabat yang ditunjuk untuk membuat undangan (misalnya
saya), mengingat kondisi ruangan dan tamu yang datang
saat itu, pada waktu kunjungan pak Jero Wacik Menteri
Kebudayaan dan Pariwisat, karena tempat terbatas pak
Dubes hanya membatasi untuk 5 orang anggota PPI,
begitu juga kunjungan Menteri Perdagangan tgl 8
Agustus , pak Dubes hanya mengundang beberapa pengurus
dan anggota PPI (hadir sekitar 7 orang). Mungkin
baiknya pengurus PPI secara bergiliran undangan
disampaikan kepada anggota termasuk untuk Sdr Mario
bila ada waktu.
- Memang benar selama kepemimpinan saya, sebagai KOP,
saya mencoba memberikan peluang kepada PPI India (yang
kebetulan mereka juga punya usaha semacam koperasi)
untuk menjadi salah satu rekanan  barangs atk utk
keperluan kantor. Tujuan saya membantu financial
secara langsung untuk kegiatan organisasi dan
dibenarkan oleh aturan yang berlaku. Tak usah khawatir
saya tidak mendapat komisi untuk itu.
- Sekian penjelasan dari saya sebagai hak jawab dari
pertanyaan Sdr. Mario. Semoga berkenan dan terima
kasih. 
--- Mario Gagho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Dear rekan2 mahasiswa indonesia seluruh dunia,
> 
> KBRI India sebagaimana kbri2 lain relatif cukup
> kooperatif dg mahasiswa indonesia. ini tentu saja
> krn.
> memang di tempat rantau kita saling membutuhkan.
> kerja
> sama tentu saja based on mutual respect and
> simbiosisme. Walau kalau dibanding dg kbri timur
> tengah (yg saya tahu) kerja sama kbri new delhi
> masih
> kurang maksimum. 
> 
> sebagai contoh, di kawasan timteng, sewa
> kantor/markas
> ppi (persatuan pelajar indonesia) sudah taken for
> granted didanai kbri. begitu juga apabila ada event2
> ilmiah atau promosi kultural.
> 
> di kbri new delhi, sewa kantor/markas ppi didanai
> anggota. dan baru beberapa bulan terakhir, kbri
> mengadakan rekanan suplai barang dg ppi-india yg
> keuntungannya digunakan untuk membayar sewa
> markas/kantor ppi.
> 
> secara pribadi, staf kbri new delhi boleh dibilang
> cukup ramah, words and action: mereka kadang secara
> menyumbang secara pribadi untuk sejumlah event
> kultural yg diadakan mahasiswa untuk promosi
> indonesia.
> 
> setiap ada tamu dari jakarta (menteri/dpr/dirjen)
> mahasiswa yg sedang berada di new delhi selalu
> diundang semuanya. ini karena mahasiswa new delhi
> tidak banyak. umumnya mahasiswa kita berada di luar
> kawasan new delhi.
> 
> berkaitan dg tamu jakarta tsb, akhir2 ini, ada hal
> yg
> sedikit mengganggu saya. awalnya, pada saat menteri
> pertanian era SBY ini datang, kami semua diundang.
> tapi, anehnya, tidak diadakan tanya jawab (waktunya
> tidak ada, kata staf kbri).
> 
> kemudian minggu lalu, ada tamu menteri pariwisata
> beserta rombongan artis (termasuk diana pungki, yati
> octavia, dll). kami tidak diundang. yg diundang cuma
> pengurus ppi yg cuma lima orang. salah seorang staf
> ppi bercerita bahwa sebagian tamu2 jakarta itu
> menanyakan mahasiswanya kok dikit banget? mereka
> terpaksa diam. gak enak untuk bilang bahwa KAMI,
> MAHASISWA, DILARANG DATANG.
> 
> kalau tidak salah malam ini, menteri perdagangan dan
> rombongan juga akan datang. sekali lagi, yg diundang
> cuma staf ppi yg cuma sekitar lima orang. yg lain
> tidak boleh datang.
> 
> HAL YG INGIN SAYA TANYAKAN PADA REKAN2 MAHASISWA
> SELURUH DUNIA:
> 
> 1. apakah hal di atas (pembatasan undangan untuk
> mahasiswa) sudah menjadi fenomena umum di semua
> kbri,
> atau cuma di NEW DELHI saja?
> 
> 2. mahasiswa luar negeri umumnya sangat memanfaatkan
> briefing dan interaksi dg tamu2 jakarta untuk
> memahami
> informasi serta cross-check berita yg selama ini
> kita
> dengar dan baca via media. 
> 
> 3. tamu2 jakarta biasanya dijamu di dalam lingkungan
> kbri yg cukup luas, dan jumlah mahasiswa di kawasan
> new delhi tak lebih dari 20-an orang, itupun belom
> tentu datang semua. dan seandainyapun semua datang,
> wisma duta kbri akan sangat cukup. jadi apa yg jadi
> penghalang? apakah soal makan? saya kira, mahasiswa
> rela tidak ikut makan bareng menteri kalau memang
> dana
> kbri tidak cukup.
> 
> 4. apakah tamu2 jakarta itu takut pada mahasiswa
> menanyakan hal2 yg sensitif? atau kbri yg takut?
> kedua
> kemungkinan tsb make nosense at all, apalagi
> sekarang
> bukan lagi jamannya main kucing2an.
> 
> Demikian dulu, buat rekan2 mahasiswa seluruh dunia
> saya ucapkan terima kasih atas responsnya. silahkan
> anda reply ke milis dan kalau bisa di cc-kan ke
> email
> saya.
> 
> salam hangat,
> 
> Mario Gagho
> Agra University
> www.ppi-india.org
> ---------
> A WINNER works harder than a loser and has more
> time. 
> A LOSER is always "too busy" to do what is
> necessary.
> 
> 
>               
> ____________________________________________________
> Start your day with Yahoo! - make it your home page 
> http://www.yahoo.com/r/hs 
>  
> 



                
____________________________________________________
Start your day with Yahoo! - make it your home page 
http://www.yahoo.com/r/hs 
 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hpg6an3/M=323294.6903898.7846636.3189767/D=groups/S=1705080866:TM/Y=YAHOO/EXP=1123596050/A=2896130/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail";>Give
 underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to 
life by funding a specific classroom project  
</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di 
http://dear.to/ppi dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org 
==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg 
masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ; 
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke