** Milis Nasional Indonesia ppi-india ** http://www.suarapembaruan.com/News/2004/03/20/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY Tajuk Rencana Naif, Kampanye untuk Mendidik Anak-anak AMPANYE pemilihan umum (pemilu) yang telah berlangsung sepuluh hari masih terus diwarnai kegiatan yang melibatkan anak-anak yang belum mempunyai hak pilih, dan juga anak-anak di bawah lima tahun (balita). Bahkan di berbagai daerah terlihat anak-anak meninggalkan kelas pada jam pelajaran untuk ikut arak-arakan kampanye, atau dibawa untuk mendengarkan pidato para juru kampanye dalam rapat raksasa partai politik. Kritikan telah banyak dilontarkan oleh berbagai pihak bahwa kegiatan ini sebagai hal yang kurang baik bagi anak-anak. Bahkan di beberapa tempat, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang meminta korban anak-anak. Namun pemimpin partai politik tetap saja mengabaikan hal ini, dan kampanye terus berlangsung dengan melibatkan anak-anak. Ada sejumlah pimpinan partai yang berargumentasi bahwa pelibatan anak-anak ini merupakan pendidikan politik bagi mereka. Bahkan ada yang berkilah bahwa anak-anak itu memperoleh kegembiraan dengan kegiatan kampanye, apalagi ikut dalam arak-arakan kendaraan dengan membawa atribut partai. BENARKAH cara ini adalah pendidikan politik bagi anak? Pendidikan politik apakah yang telah diberikan kepada mereka, jika arak-arakan kendaraan peserta kampanye banyak yang melanggar aturan lalu lintas? Pendidikan apakah yang sedang ditanamkan pada generasi penerus bangsa ini, jika arak-arakan kendaraan itu lebih banyak pamer suara knalpot yang memekakkan telinga? Bukankah hal itu tengah memberi contoh sikap tidak peduli kepada orang lain? Nyanyian dangdut yang ditampilkan di panggung dan "joged ria" orang-orang, serta pidato bombas para juru kampanye parpol bisa dikatakan sebagai pendidikan politik? Anak-anak memang membutuhkan wahana untuk berekspresi, tetapi terlibat dengan arak-arakan yang bahkan mengganggu kelancaran lalu lintas, tidaklah bernilai pendidikan. Kita memang prihatin dengan pendidikan politik, secara umum, selama cengkeraman kekuasaan Orde baru. Tetapi dalam suasana politik yang lebih terbuka ini, tidaklah pada tempatnya untuk memberikan pengertian yang sempit dan naif pada pendidikan politik. Pendidikan politik, bagi masyarakat umum maupun generasi muda, bukanlah hanya pada masa kampanye pemilu. Pendidikan politik mestilah tercermin dalam kehidupan sehari-hari bangsa ini. Maka pendidikan politik yang dibutuhkan adalah keteladan dalam berpikir, berbicara, bersikap dan bertingkah laku negarawan oleh para politisi dan penyelenggara negara. Namun, sekarang ini justru yang sangat mencolok adalah banyaknya politisi yang sebenarnya membutuhkan pendidikan politik. Apa sebab? Hukum yang tidak ditaati, korupsi merajalela, pelayanan publik yang lembek, ketidakadilan yang tampil setiap hari, dan sederet masalah serius, bersumber pada perilaku politisi. Itu sebabnya begitu sering dilontarkan bahwa telah terjadi demoralisasi dalam politik di Indonesia. JIKA politisi kita berseru tentang pendidikan politik, hendaklah jangan hanya untuk membenarkan apa yang telah dilakukannya dengan membawa anak-anak dalam kampanye. Jadilah teladan dalam kehidupan bermasyarakat yang peduli dengan orang. Pendidikan politik yang dibutuhkan adalah contoh dari politisi adalah berpikir, berbicara, bersikap dan berperilaku negarawan. Mereka yang mengatakan akan memberantas korupsi, haruslah menunjukkan diri tidak korupsi dan berani mencegah serta memberantas korupsi. Yang dibutuhkan adalah perilaku yang taat hukum, bukan "memelintir" hukum. Berilah pendidikan politik dengan membuat undang-undang dan peraturan yang melindungi hak asasi semua warga negara. Berilah teladan sebagai penegak keadilan, dan mengutamakan kesejahteraan rakyat, bukan mempertebal isi kantong sendiri. Jadi, naif sekali membawa anak-anak dalam kampanye sebagai pendidikan politik. Biarkan mereka menghabiskan hari-harinya di bangku sekolah, bermain dengan teman sebaya, dan menghirup udara kehidupan bangsa yang segar, dan melindungi mereka agar tubuh, kecerdasan, jiwa dan spiritual mereka tumbuh dan berkembang secara maksimal. Berilah mereka atmosfir yang sehat dan damai agar nantinya menjadi warga bangsa yang berkualitas. -------------------------------------------------------------------------------- Last modified: 20/3/04 [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> Buy Ink Cartridges or Refill Kits for your HP, Epson, Canon or Lexmark Printer at MyInks.com. Free s/h on orders $50 or more to the US & Canada. http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=5511 http://us.click.yahoo.com/mOAaAA/3exGAA/qnsNAA/BRUplB/TM ---------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

