** Milis Nasional Indonesia ppi-india **
LEMBARAN CATATAN DUKAPUN KIAN BERTAMBAH

Pagi ini  aku mendapatkan sepucuk surat dari Suraiya, adikku, yang memberitakan 
tentang keadaan kampung-halaman. Aku membayangkan bahwa ketika menggoreskan 
baris-baris pesan, ia hanya mengatup erat bibir karena sudah terlalu banyak 
mencucurkan airmata. Karena itu akhirnya seperti pernah juga ia tuliskan: "Airmata tak 
menyelesaikan apa-apa,Bang. Aku ingin mencintai sebagai layaknya manusia dewasa yang 
sanggup kalah dan jatuh tapi yang juga sanggup dan berani menang!". Tentang 
kampung-halaman yang dituturkannya kepadaku pagi ini tertuang dalam baris-baris tenang 
berikut:

"Abang,
Dua tahun yang lalu dalam berita harian lokal Serambi Indonesia (Adik lupa tanggalnya, 
tapi kliping korannya masih Adik simpan), Kepala Biro Perempuan Propinsi Aceh 
menyebutkan dari data yang mereka kumpulkan ada 460.000 kepala rumah tangga perempuan 
di Aceh, 377.000 diantaranya adalah janda". 

Sebaris pesan ini melayangkan kembali kenangan dan bayanganku ke arah kampung-halaman 
yang sedang dilanda perang.Korban berjatuhan, perempuan-perempuan yang menjadi janda 
kian hari kian merupakan deretan panjang kian memanjang. Anak-anak kehilangan ayah 
kian mememenuhi dan menambah jumlah lembaran catatan duka. Kubayangkan lalu, duka 
penghabisan seorang ayah sebelum ia menghembus nafas penghabisan ketika sebutir peluru 
menembus jantungnya.





DUKA PENGHABISAN SEORANG AYAH



memandang peta indonesia
merenungkan aceh di antara gugusan pulau
aku melihat laut airmata berdebur menggelombang 
dibangkitkan badai 
diturunkan langit perang
bumi nestapa
di dalam desir angin di pucuk-pucuk hutan
aku mendengar peluru berdesingan 
silang-siur menabur bau sendawa menating kematian


tak lagi kudengar seperti dahulu ninabobok  para ibu menimang anak
malam menjadi sunyi makin sunyi oleh jangkrik 
membangkitkan kengerian maut menyergap tiba-tiba
hati makin tersayat oleh tangis siamang dari rimba gunung 
berkabar ke kampung sekian lagi lelaki terbunuh
sekian lagi perempuan-perempuan jadi janda


memandang peta indonesia
aku memandang peta kepapaan
memandang peta penindasan 
peta pembunuhan
peta di mana orang-orang dipaksa mengacungkan kepalan
mencoba hidup mengucapkan cinta sampai mati 
"aku lelakimu, istriku
aku ayahmu, anakku
kalian kucintai 
maka kupertahankan kampung
karena aku mencintai kalian
kematian mencegahku kembali pulang
terbayang di mataku ladang mengilalang
di langit terbaca duka dan sepimu"


terlalu kecil memang tinjuku untuk menggugat langit nestapa
terlalu kecil memang jari-jariku untuk menguak awan kelabu menghimpit bubungan
tapi katakan pada anakku,katakan kepadanya kelak
aku ayahnya bukanlah pengecut 
ingkar cinta  pada buah kalbu


paling kusesalkan dan menjadi dukaku penghabisan 
di gelepar helaan terakhir 
ketika timah menghentikan detak jantung
bahwa kau istriku mesti menjanda
dan kau anakku menjadi tak berbapak
tapi tak kuharapkan kalian menghamburkan airmata
mengasinkan sungai tepian amis bangkai 


Paris, Maret 2004.
-----------------
JJ.KUSNI




  

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke