** Milis Nasional Indonesia ppi-india **
Salam,

Pd tahun 2003 silam, nama Cak Nur cukup mencuat kepermukaan, dan saat 
itu saya sangat "terkejut" dengan munculnya nama Cak Nur sebagai 
calon orang nomor satu di republik ini. Nah, ntah kenapa, nama Cak 
Nur tenggelam seiring dengan berakhirnya tahun 2003.

Kali ini muncul lagi nama SYB, yg sepertinya banyak diantara manusia-
manusia Indonesia ini memiliki keyakinan bahwa Indonesia bakalan maju 
seperti Amerika bila dikendalikan oleh SBY. Mengapa kita terlalu 
memiliki asumsi yang berlebihan terhadap orang-orang yang berbaju 
loreng itu? Padahal, jgnkan sukses untuk menjadi org nomor satu di 
republik ini, menjadi org sukses nomor satu di kalangan berloreng 
saja jarang yang bisa berhasil dengan baik.

Sungguhpun demikian, Indonesia belum pernah memperlihatkan 
kejayaannya dibawah kepemimpinan orang-orang nomor satu yang berasal 
dari berbagai kalangan. Mulai dari era Harto (militer), era Habibie 
(ilmuan), era Gusdur (santri), era M. Wati (sipil), Indonesia belum 
memperlihatkan wajah "Indonesia sebenarnya". 

Sebegitu sulitkah untuk mencari sosok orang nomor satu yang benar-
benar "nyatu" dengan Indonesia itu? Menurut saya, sebenarnya nggak 
juga sih, karena orang nomor satu yang dimaksud itu masih belajar 
kamasutra di India, hehehehehe.

Apapun ceritanya, saya masih punya harapan dengan orang-orang yg 
berjiwa PKS. Meskipun saya tidak berkecimpung di PKS itu, tp 
setidaknya hati nurani saya merasa dibimbing untuk ke situ? Semoga 
pilihanku tahun ini tak meleset seperti tahun-tahun sebelumnya.

Wassalam,
Izam, IndiA

--- In [EMAIL PROTECTED], "tsari2003" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Indonesia tidak bisa lepas dari dunia luar, apalgi karena hutangnya 
> yang menumpuk itu. Jadi sebaikapapun SBY karena dia adalah produk 
> militer, keberadaannya dipuncak pemerintahan NKRI akan membawa 
akibat 
> yang kurang baik bagi RI sendiri. Dunia luar sudah punya penilaian 
> yang kurang baik terhjapad TNI - karena track recordnya yang tidak 
> baik. Memang jika SBY jadi nomer satu, kita kewatir akan tumbuh 
> militarisme baru - sedang kita masih trauma kan kemiliteran. ngat 
> peristiwa G30S PKI, Peristiwa Woyla, peristiwa tanjung priok, 
> peristiwa Lampung serta Timor dan Aceh ....
> Sebaiknya ya jangan orang militerlah yang jadi nomer satu.... 
Kasihan 
> RI ini. Kalau nomer 2 bolehlah  - walau mungkin bisa saja SBY jadi 
> think tank si nomer 1 ....
> 
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > http://www.suarapembaruan.com/News/2004/03/29/index.html




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke