SIB
13/5/2004
Mahasiswa IAIN dan Unimed Unjuk Rasa, Tolak Militerisme
Medan (SIB)
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam
Indonesia) IAIN Sumut berunjuk rasa di bundaran Tugu SIB Jalan Gatot Subroto Medan,
Rabu (12/5), menolak militerisme dan mengusut tuntas kasus UMI Makassar.
Aksi unjuk rasa itu dilakukan mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB
dengan orasi dan menggelar berbagai poster dan spanduk, sehingga mengundang perhatian
para pengguna jalan di kawasan tersebut.
Menurut Koordinator aksi, Ahmad Ritonga, cita-cita untuk menjadikan Negara
Kesatuan RI yang demokratis, aman dan makmur ternyata hanyalah mimpi buruk. Mahasiswa
yang merupakan pelopor perubahan bangsa selalu dijadikan tumbal penganiayaan oleh
aparat keamanan. Itu terbukti dengan kasus Kampus Trisakti, Nommensen Medan dan UMI
Makassar. Rakyat juga turut menjadi korban, misalnya kasus Aceh, Tanjung Priok , Ambon
dan Maluku.
Dalam pernyataan sikapnya yang ditandatangani pengurus PMII Tarbiyah IAIN,
Masrin dan Ali Ammar serta Dhani dan Koordinator Jabidi Rtg disebutkan, usut tuntas
semua kasus tindak kekerasan terhadap mahasiswa dan rakyat yang dilakukan oleh
TNI/Polri. Mengutuk keras penyerangan kampus UMI Makassar, Nommensen Medan dan
Trisakti. Menolak faham militerisme dalam memimpin bangsa Indonesia serta kembalikan
hak kedaulatan bangsa ke tangan sipil. Menyangkut tragedi UMI Makassar mahasiswa juga
menuntut agar Kapolri Da'i Bachtiar turun dari jabatannya.
UNJUK RASA UNIMED
Sementara itu di tempat yang sama dan hanya berjarak 20 meter dari aksi
mahasiswa IAIN, puluhan mahasiswa Unimed (Univer�sitas Negeri Medan) yang tergabung
dalam Presidium Eksekutif Mahasiswa Unimed juga melakukan aksi unjuk rasa menolak
militer�isme serta menuntut Kapolri Da'i Bachtiar turun dari jabatannya.
Unjuk rasa mahasiswa Unimed itu berlangsung dengan tertib. Mereka berorasi
secara bergantian sambil menggelar berbagai poster.
Dalam pernyataan sikapnya, para mahasiswa mengutuk keras tragedi UMI Makassar.
Meminta kepada Presiden segera menye�lesaikan tragedi UMI. Menindak dengan tegas para
tersangka kasus UMI. Mendesak Kapolri Da'i Bachtiar untuk turun dari jabatannya.
Meminta kepada seluruh perguruan tinggi se-Indonesia untuk membu�barkan organisasi
kemahasiswaan yang berbau militer.(B5/B7/y)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/