Salam,

Setelah saya membaca puisi mbak Dewi, saya hanya ingin menanggapi 
kalimat ini: "tak mungkin semuanya mencari jalan yang sama menuju 
Tuhan toh ada yang Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha, 
KongHuCu,atau apapun pemujaan lainnya".

Saya menjadi teringat ttg dialog antara Allah swt dengan Iblis 
sebelum penciptaan nabi Adam. Sebelum nabi Adam diciptakan, Iblis 
sudah mengetahui lebih duluan bahwa penciptaan manusia itu hanyalah 
akan membawa pertumpahan darah. Nah, apakah Iblis sudah pernah hidup 
bersama manusia sebelumnya sebelum nabi Adam diciptakan. Jawabannya 
pasti belum pernah. Tapi mengapa Iblis telah mengetahui lebih duluan 
bahwa penciptaan manusia itu hanyalah akan berbias pertumpahan darah? 
Disinilah letak keagungan Allah swt. bahwa tahunya Iblis itu adalah 
merupakan skenario yang sudah ditetapkan oleh Allah swt.

Penciptaan manusia itu tak terlepas dari beragam suku dan bangsa. 
Mulai dari hidung pesek (idungnya org Indonesia) hingga yang 
berhidung mancung (hidungnya org India), tapi semua itu juga 
bertujuan untuk saling kenal, saling bekerja sama dan juga tak kalah 
pentingnya untuk saling mencintai. Karena itu pesan "ta'aruf" seperti 
yang disampaikan di dlm al-Quran tersebut hanya akan dapat 
direaliaskan bila kita mau saling mengenal antar lintas agama, 
kepercayaan dan keyakinan. 

Kalau saya tak salah memahami bahwa di dalam "Bhakti Movement" dimana 
masyarakat Hindu dapat dibedakan kedalam 4 kelas sosial (kasta), 
diantaranya: Brahma, Ksatria, Vaisya and Sudra. Disini, Brahma adalah 
kasta tertinggi dan memiliki hak penuh untuk menguasai pemerintahan 
dan mengecapap pendidikan, sedangkan kelas yg paling bawah yaitu 
Sudra hanya gigit jari saja dan menurut kasta Brahma bahwa kasta 
Sudra memang dilahirkan sebagai kelas pembantu saja. 

Kalau saya tak salah memahami bahwa sebelum kedatangan Islam di 
India, bahwa aliran kepercayaan kasta Brahma ini juga berbentuk 
monotheisitic religion. Namun setelah terjadi konflik internal antara 
agama Hindu dan agama Budha, maka aliran kepercyaan monotheistic yang 
dianut oleh kasta Brahma juga sedikit terkontaminasi sehingga 
akhirnya terus mengalami perubahan ditambah dengan masuknya islam di 
India. Untuk itu kalo ingin melihat Hindu yang sebenarnya, lihatlah 
Hindu Bali, sebab Hindu India sedikit banyaknya telah bergeser dari 
praktek ajaran agama Hindu yang sebenarnya.

Yang masih menjadi fokus pembahasan saya saat ini adalah apakah 
Brahma itu nabi Ibrahim yangdi kenala dalam Islam sebagaimana Abraham 
yang dikenal di dalam agama Kristen. Jika memang begitu adanya, maka 
benarlah bahwa meskipun cara pemuja itu bervariasi, tapi yang dituju 
tetaplah tuhan yang sama: Tuhan YME Allah swt. 

Point kedua yang ingin saya sampaikan adalah terkait kalimat mbak 
Dewi yang menuliskan: "dan siapapun hai engkau / untuk apa pula kau 
ledakkan Bali dan Riau ku?"

Disini saya sebagai anak Riau merasa berbesar hati ats kepedulian 
Anda terhadap bencana yang sedang menimpa Riau beberapa saat lalu. 
Perlu saya teruskan bahwa menurut pemberitaan yang beredar di media 
Riau Pos bahwa peledakan bom di Riau tersebut tak ada kaitannya 
dengan tindakan terorisme. Peledakan bom itu hanya didasarkan pada 
ketidaksanggupan pihak penyewa ruko untuk mambayar sewa ruko kepada 
pemilik ruko tersebut. Namun karena semua barang dan isi ruko 
tersebut sudah diasuransikan maka timbullah niat jahat untuk 
meledakkan ruko tersebut. Kalo memimjam istilah bung Peace: " hal ini 
tak semestinya terjadi". Bukankah begitu bung Peace?

Demikian, maaf jd ngelantur sana-sini, karena lagi nggakkonsntrasi 
ngingat ujian tadi siang tidak memuaskan hati. Mohon do'a ya... mbak 
Listy.....


Tengah malam yang panas, 00.00

IzaM, India.


-- In [EMAIL PROTECTED], "Ratnasari Dewi Soetirto" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> jika bumi sanggup menangis
> pasti sudah lama ia lakukan
> melihat anak-anaknya
> tak kunjung henti saling unjuk gigi
> menunjukkan kekuatan
> sembari menumpahkan darah
> 
> bila bumi bisa menjerit
> pasti sudah tuli kita dibuatnya
> mendengar putra-putrinya
> mendebatkan perbedaan
> yang sebenarnya adalah fitrah
> 
> toh Tuhan pernah bilang pada ibunda bumi
> bahwa tak akan Dia ciptakan manusia itu sama
> tak mungkin semuanya berkulit putih
> namun juga ada si hitam, si kuning dan si merah
> tak akan semuanya berhidung mancung
> jangan lupakan yang pesek dan pendek
> tidak semua diciptakan indah
> buruk rupa pun berhak berdiri dan berjalan
> tak mungkin semuanya mencari jalan yang sama menuju Tuhan
> toh ada yang Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha, KongHuCu,
> atau apapun pemujaan lainnya
> aku yakin, kau pun tahu itu
> 
> maka, untuk apakah semua ini?
> untuk apakah kau siksa tawanan Irak yang malang itu?
> belum cukupkah kau hancurkan negaranya?
> sekarang kau bela pula Donald Rumsfeld mu yang sama sekali tidak 
lucu
> 
> dan siapapun hai engkau 
> untuk apa pula kau ledakkan Bali dan Riau ku?
> untuk apa kau hancurkan Ambon yang dulu manise?
> 
> untuk apa kau jajah Palestina dan bantai bangsanya?
> kenapa kau bunuh Akhmad Kadirov
> pemimpin Chechnya itu?
> hanya karena dia beda paham denganmu?
> 
> aku mulai curiga
> jangan-jangan dunia memang berwarna hitam
> legam seperti arang
> dan perlu cercah-cercah kebaikan 
> untuk membuatnya putih
> 
> aku sudah mulai bosan
> bosan dengan fitrah bernama nafsu
> yang membuat orang-orang lupa 
> lupa bahwa dia berbeda dengan orang lain
> lalai bahwa semuanya berhak hidup
> entah dia sempurna atau cacat
> entah dia jahat atau baik
> toh Tuhanpun memberi penjahat udara pagi
> 
> bila kau percaya,
> pada akhir yang niscaya
> maka, pilihlah apa yang kau suka
> dan lihat apa yang Tuhan katakan kelak
> 
> ...karena manusia adalah seonggok daging lemah yang sombong...
> 
> c)RDS, may11,2k4/7:59am
> Life is just the game people play!
> ketika tentara irak dilecehkan hak2nya, ambon menangis, ledakan 
bom2 di kota2,
> palestina-israel-the never ending story, akhmad kadirov terkena 
ranjau, bumiku sudah tua...
> 
>       Ratnasari Dewi Soetirto
>       [EMAIL PROTECTED]
>       IM: [EMAIL PROTECTED]
>       www.greenjo.blogspot.com    




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke