Perjalanan IV [1]

 

Baiklah, akan kumulai perjalananku di Perjalanan IV ini,

yang insya alloh akan menjadi bagian yang terakhir dari seluruh rangkaian Perjalanan 
yang kuceritakan kepadamu.

 

Jangan anggap seluruhnya benar seperti itu adanya,

dan jangan pula kau anggap seluruhnya adalah karanganku sendiri.

 

Aku hanya menyampaikan apa yang mesti kusampaikan.

Dan aku tidak mau berbohong kepadamu.

 

Tariklah hikmah dari seluruh apa yang telah kusampaikan kepadamu.

 

Baiklah akan kumulai,

 

Di dalam memproses diri,

terlebih bagi yang memang benar-benar ingin "haqoqukoti",

"taqwa yang sebenar-benarnya taqwa",

maka tidak akan bisa kau lalui seluruh jalan sebelum engkau melewati pintu ini.

"GAPURA", kata orang jawa, atau "AMPUNAN", dari Alloh Subhanahu wata'ala.

 

Pintu pertama adalah pintu TAUBAT.

 

Maka bagaimanakah engkau berharap akan dapat menampakkan diri ??

Bila cermin yang kau miliki masih kotor dan berdebu.

 

Selama engkau belum pernah memproses diri di dalam taubatan Nasuha,

taubat pada Alloh yang sungguh-sungguh,

nonsens,

kalau engkau berkata suara hatimu sudah menyuarakan kebenaran.

 

Alloh mengajarkan di dalam AL Qur'an seperti itu.

"Innaloha yuhibutawabin wa yuhibbul muthathohirin".

 

Mungkinkah debu-debu kotoran cermin hatimu bisa bersih tanpa engkau bersihkan ???

Mungkinkah engkau membersihkan kotoran hatimu, tanpa engkau menyadari bahwa hatimu 
masih kotor, bukan cuma debu-debu yang melekat, bahkan mungkin tanah dan lumpur yang 
pekat.????

 

Bagaimanakah engkau mengaku-aku memiliki suara kebenaran ???

 

Bertaubatlah semampumu, jangan rendahkan kemampuanmu.

Bertaubatlah Nasuha, taubat yang sungguh-sungguh.

inilah jalan pertama yang pasti akan ditempuh oleh para pejalan.

 

Bagaimanakah cara di dalam bertaubatan Nasuha ???

 

Kalau engkau tidak tahu caranya, maka bertanyalah pada ahlinya,

 

Ingatlah,

"Tunggulah kehancuranmu bila engkau bertanya bukan pada ahlinya".

 

Jika bertanya masalah ilmu Fisika, maka bertanyalah pada ahli fisika, jangan hanya 
bertanya pada seorang lulusan SMA.

 

Jika engkau bertanya masalah Bisnis, maka bertanyalah engkau pada seorang wiraswasta 
yang tiap hari bertahun-tahun, jatuh bangun, hampir hancur lebur, bangun kembali, 
hampir hancur lebur bangkit kembali.

 

Jika engkau bertanya tentang agama secara syariat, maka bertanyalah pada ahli syariat.

 

Jika engkau bertanya tentang ilmu Fiqih, maka bertanyalah pada ahli ilmu Fiqih.

 

Jika engkau ingin bertanya masalah hikmah, maka bertanyalah pada ahli hikmah,

 

Jika engaku ingin bertanya tentang ketuhanan, maka bertanyalah engkau pada ahli 
ketuhanan.

 

Apakah engkau kira proses Muhammad itu hanya ditempuh dalam jangka waktu mingguan atau 
bulanan saja ?????

 

Kemudian hanya dalam tempo 2 minggu, maka turunlah wahyu ?????

 

Subhanalloh, .........

Maha besar Alloh yang memberikan hambanya Akal dan Hati Nurani.

 

Bacalah...Bacalah...Bacalah kehidupan Muhammad,

Dengan nama Tuhanmu yang menciptakan kamu dari segumpal darah.

 

Bacalah....Bacalah...Bacalah kitabmu sendiri,

Atas nama Tuhanmu yang menciptakan kamu dari segumpal darah.

 

Maka demikanlah,

AKu memulai proses diriku,

dari Guruku yang pertama.

 

Kemudian ketika dikumandangkan olehnya nama-nama Yang Indah,

maka tahulah aku bahwa aku tidak diperkenankan melepaskan ingatan dari Nya.

 

Proses awal,

menggosok debu-debu cermin yang ada di hatiku,

tidak cukup hanya satu atau dua tahun, tiap hari, tiap saat, tiap minggu, tiap bulan 
dan bertahun-tahun, mestilah kutempuh dan kujaga.

Bagaimana tidak,

bila tiap hari jalan masuknya tak pernah kita tutup dan semua kotoranpun bisa 
memasukinya ??

7 pintu neraka dan 8 pintu sorga,

yang kedelapan adalah tutupnya 7 pintu neraka.

 

Tapi ingatlah,

sebagaimana menggosok sebuah cermin,

tatkala kamu menggosoknya terlalu lamban, maka debu tidak akan hilang.

Tapi,

jika menggosokmu terlalu kencang,

maka cacatlah cermin itu tergores dan justru sulit untuk bisa berkilau lagi.

Ingatlah itu.

 

Aku jadi teringat ketika Budha dalam pertapaannya,

Tiba-tiba lewatlah sebuah perahu dengan dua orang manusia di atasnya.

Yang satu guru kecapi, yang satu adalah muridnya.

si Guru berkata,"Ingatlah, bila tali kecapimu terlalu kendor, bagaimanakah engkau bisa 
memainkannya ??"

"Tapi bila tali kecapimu terlalu kencang, maka akan mudahlah putus",

 

Budha Sidharta beranjak dari pertapaannya mendengar pembicaraan itu,

untuk menempuh keseimbangan hidup.

Berbaur dengan masyarakat dan menjaga kewajaran.

 

Bagi pertapa lain, yang belum sampai,

maka caci dan makilah adanya,

"Budha seorang pengkhianat" kata mereka.

 

Maka pencapaian kebersihan hati dengan di proses tiap hari dan

penjagaannya,

adalah penjagaan keseimbangan antara yang kuat dan yang lemah,

antara yang rapuh dan yang lembek,

Maka jadilah ulet dan lentur,

seperti batang penjalin,

dan bukan seperti besi yang mudah patah

ataupun bambu yang rapuh.

Jadilah penjalin yang lentur dan ulet.

 

 

 



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke