Perempuan [2] ~ Free Will
Dalam sebuah silaturahmi di Masjid Albina saya bertemu
seorang sahabat "om Pranoto". Belio rupanya selama
beberapa minggu berada di sebuah pesantren di jombang.
Cerita punya cerita...ujug2 berkisah tentang bu Kyai
istri dari guru besar di pesantren tersebut.
"Disana in, Ibu tuh ga pake nama Pak Kyainya, langsung
namanya sendiri". Rupanya disana para wanitanya sangat
mandiri diberikan kebebasan berkiprah sesuai
potensinya.
Jadi inget pendapat hamka tentang perempuan :
Istri nabi yang pertama yang beliau kawini sebelum
beliau menjadi rasul tetaplah Khadijah binti
Khuwailid.
Tidak dileburkan pribadinya ke dalam nam suaminya,
Khadijah Muhammad. Begitupun dengan istri2 beliau yg
lain, Aisyah binti Abu Bakar, Hafsah binti Umar,
Zainab binti Jahasy.
Pemuka-pemuka perempuan Islam di Indonesia yang masih
mengerti Sunnah Nabinya, terutama yang berasal dari
Minangkabau, tetap mempertahankan nama ayahnya. Maka
kita dapati nama Rahma El Yunuziyah anak perempuan
dari Syaikh Mohammad Yunus Pandai Sikat. Rasuna Said
anak dari Haji Said di Maninjau, Rasimah Ismail adik
kandung dari A. Ghaffar Ismail, 'ulama Wa'izh Islam
yang terkenal.
Setelah meninggal istri saya Hajjah Siti Raham binti
EndahSutan (Wafat 1 Januari 1972) maka ketika saya
memberi penerangan agama "Mimbar Agama Islam" di
Televisi R.I. 20 Januari 1972, bertanyalah sdr. H.
Ismail mengapa nisan istri saya tertulis Hajjah Siti
Raham binti Endah Sutan, tidak dituliskan Hajjah Siti
Raham Hamka sebagai lazimnya zaman sekarang ?
Maka saya jawab pertanyaan itu dengan keterangan
sebagaimana di atas. Dan saya sekali-kali tidak
menyindir atau menyalahkan wanita2 yang meminta hak yg
sama dengan laki-laki, yang dinami "Vrouwen
emancipatie" atau "Feminisme", lalu mengubah pusaka
agamanya yang sejelas itu, dan menghilangkan
kepribadiannya dan merasa megah karena membangsakan
diri kepada suami, bukan kepada ayah. Saya tidak
mengkritik itu,
cuma saya berharap supaya kaum perempuan yang masih
belum kehilangan pribadi karena kawin, masih terdapat
dengan jelas dan terang di Sumatera Barat,
janganlah dikatakan bahwa itu kolot. Bahkan itulah hak
yang telah diberikan Islam kepada Wanita.
Begitu juga ketika saya dan istri saya hendak naik
Haji ke Mekah pada tahun 1968 nama saya di paspor
ialah nama saya sendiri, dan nama istri saya pun
ditulis Siti Raham binti Endah Sutan. Adapula yang
bertanya mengapa tidak ditulis Siti Raham Hamka atau
nyonya Hamka.
"Tidak" kata saya, " dia tidak kehilangan pribadinya
karena bersuami saya."
[Hamka "Kedudukan Perempuan Dalam Islam" hal. 56-59]
Yup...memang seperti itulah cara islam memuliakan kaum
wanita.
Adalah suatu fakta bahwa "Wanita" mempunyai peranan
yang besar dalam kehidupan sehingga tidak terlalu
berlebihan bila dikatakan bahwa wanita merupakan
"detak jantung", "denyut nadi" kehidupan.
Begitu pentingnya keberadaan wanita sehingga muncul
suatu ungkapan al mar'atu 'imaadu 'l bilad, Wanita
adalah tiang negara.
Bangsa romawi hancur ketika gaya hidup bangsanya mulai
memuja wanita hanya sebagai pemuas syahwat, dan
menghinakan tugas mulianya sebagai pendidik generasi
muda. Bangsa kitapun mengalami nasib serupa, ketika
penjajahan selama beberapa abad secara sistemik
menghancurkan bangsa ini dimulai dari pembodohan kaum
wanitanya sehingga menyebabkan kemunduran kaum wanita
yang dampaknya merembet kepada pembodohan keluarga
juga mengakibatkan kehancuran generasi penerus bangsa.
Dikalangan masyarakat kita, masih besar anggapan bahwa
Islam tidak memberikan kedudukan yang layak bagi kaum
perempuan.
Padahal dalam Islamlah kedudukan perempuan amat
dimuliakan dan dari uraian2 yang berdasar dalil2
Qur'an dan Hadis serta sejarah Nabi Muhammad dan
sahabat2nya, dibuktikan bahwasanya tak ada satu agama
lain ato sistem lain yang melebihi penghormatan Islam
terhadap kaum perempuan.
Mudah2an bermanfaat.
Wassalamu'alaikum wr wb
-i2n-
__________________________________
Do you Yahoo!?
Win a $20,000 Career Makeover at Yahoo! HotJobs
http://hotjobs.sweepstakes.yahoo.com/careermakeover
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/