Perjalanan III [7]

 

Berguru di Mekkah al Mukarommah.

 

Mungkin mayoritas menganggap bahwa Mekkah, Riyadh, Medinah,

merupakan kota-kota yang tingkat Islami-nya sangatlah tinggi,

Dan ilmu Islamnya sangatlah tinggi.

 

Baiklah, akan kuceritakan kenyataan-kenyataan yang kutemui selama di sana.

 

Dari tanah air, aku sudah membawa catatan-catatan buku-buku tasawuf yang memang akan 
kucari di sana,

diantaranya "Risalah al Qusyoiri", "Daqoiqul Akbar", "Daqoiqul Asghor", dan beberapa 
kitab yang lain.

 

Begitu aku menanyakan di beberapa toko buku yang ada di Mekkah,

mereka seolah tidak tahu menahu, bahkan ada yang terkesan takut.

Beberapa toko kumasuki. Sama sikap mereka.

Bahkan ada yang berkata "ooo...ya... saya punya", seraya menunjukkan dua buah kitab 
tebal; "Ini Risalah al Qusyoiri".

 

"Dasar pedagang", meskipun aku tidak bisa baca arab gundul, kucocokkan dengan tulisan 
yang kubawa, jelas sudah aku ditipunya.

 

Omong punya omong,

Selidik punya selidik,

Aku menanyakan ke warga Indonesia yang sudah lama di sana,

maka dapatlah aku informasi,

 

Bahwa ajaran TASAWUF di Mekkah, Medinah, Riyadh,

adalah DILARANG,

 

Buku-buku, kitab-kitab tasawuf dilarang beredar,

Bahkan kitabnya Imam Ghozali r.a-pun dilarang,

hanya Ihya Ulumuddin yang masih diperbolehkan,

 

Memperjual belikan kitab-kitab tasawuf merupakan satu perbuatan yang melanggar hukum.

Kurang lebih informasi yang kudapat seperti itu.

Ditambahkan informasi yang ada kemudian,

faham yang dipakai kalangan kerajaan (?),

dan beredar di masyarakat adalah faham WAHABI,

jangan heran, kalau peninggalan-peninggalan seperti batu nissan di sana tidak 
diperbolehkan.

Berdo'a menghadap makam Nabi tidak diperbolehkan, harus menghadap Ka'bah.

Makam Sayidatina Khodijah, dan makam-makam umum yang lainnya sudah tidak bisa 
dibedakan.

Hanya ada batu kecil sebagai tanda bahwa itu adalah kuburan.

 

Kebetulan aku membawa selembar catatan do'a dari tanah air,

Do'a Jaljalut,

Bahasa Suryani, jamannya Nabi Nuh (?)

 

Begitu kutanyakan artinya kebeberapa orang yang disana,

Beberapa tersentak kaget,

"Wah...ini masalah hakekat.....ini berat", katanya.

"Biajin ahujin jalajalyu tujaljalat"..........

Ndak ada yang tahu artinya.....

Bahasa apa ini.....

 

Hanya satu orang yang mulai awal aku nanya senyam senyum saja,

 

Setelah semua orang pergi, tinggal aku dan dia,

Mulailah dia buka suara,

"he..he..he..."

Tasawuf katanya,

 

Mulailah dia buka cerita panjang lebar,

Bahwa di Mekkah, Medinah, Riyadh, tasawuf, atau thoriqoh-thoriqoh yang ada semua 
dilarang,

Seandainyapun ada, maka mestilah sembunyi-sembunyi.

Dan dia termasuk pengikut yang cukup lama di satu thoriqoh di Mekkah,

 

Kemudian, dari dia aku berguru beberapa hal,

Selama di Mekkah, sebagian waktuku kumanfaatkan menggali ilmu dari dia.

 

Perawakannya kecil, sedikit berkumis, kurus,

tapi senyum dikulum seolah tak pernah lepas darinya.

 

Entahlah kapan aku pernah mendengar ini,

"kalau ilmu tentang Islam, belajarlah engkau ke negri Arab"

"Tapi kalau engkau ingin mendalami Islam, hakekat Islam, cukuplah di Indonesia atau di 
Asia."

 

Maka mulailah aku berpikir lagi,

 

Kulihat peristiwa-peristiwa sehubungan dengan luar negri dan berhubungan dengan Arab,

sikap arab ke Amerika, sikap Iran ke Amerika, sikap Irak ke Amerika,

 

Kulihat satu benang merah praktek-praktek agama Islam.

Kubaca sejarah Indonesia,

Kulihat para tokoh-tokoh agama yang terkenal dari sini,

Para Sunan, Wali songo,

slah satunya, SUnan Kalijogo,

diceritakan di perpustakaan Kairo sebagai penyebar agama Islam tingkat dunia.

Kurang lebih yang diceritakan dibuku itu begini:

Di negri samudra Pasai, adalah seorang ulama ahli ilmu Fiqih, Hadits, Tauhid, dll.

Satu ketika, beliau mendengar adanya Sunan Kalijogo di tanah Jawa ini,

Maka berangkatlah ia dengan menaiki perahu layar, sambil membawa dua peti buku-buku 
agama yang rencanannya akan dipakai bahan berdiskusi, adu dalil, berdebat dengan Sunan 
Kalijogo.

"Rasakan nanti, engkau akan mengakui bahwa ilmuku lebih tinggi", gumamnya.

 

Syahdan ditengah perjalanan, perahu layarnya terkena badai, dua peti penuh berisi 
bukunya tenggelam di dalam samudra, sedang dia sendiri terdampar di suatu tempat.

 

Singkat cerita, dia di tolong oleh penduduk setempat, tempat dia terdampar.

Dia diuterima dengan baik.

Tapi, hari-harinya, kadang dia termenung,

mengingat buku-bukunya tenggelam,

"Kalau nanti aku bertemu Sunan Kalijogo, bagaimana ya?

Bahan-bahan yang akan kupakai diskusi sudah hilang, musnah."

 

Satu ketika, lewatlah di desa itu seorang pemuda tampan dengan tongkat ditangannya,

Berbarengan si alim ulama tadi masih merenung tentang kitabnya yang hilang,

ditanyalah dia,"Wahai kisanak, mengapakah engkau tampak bermuram durja ?", tanya 
pemuda itu.

Maka diceritakanlah seluruh rangkaian kisahnya mulai dari Samudra Pasai, berlayar, 
membawa kitab-kitab, ingin menantang sunan Kalijogo berdebat, adu dalil, diskusi, 
dialog, kemudian sampai perahunya terkena badai, dan sampai dia terdampar di sini, 
sedang semua kitabnya hilang.

 

Tanpa banyak omong, si pemuda tampan tadi mengetuk-ngetukkan tongkatnya di tanah situ,

maka keajaibanpun terjadilah,

air laut yang deras memancar melalui lubang bekas tongkat tadi,

airnya semburat dan beberapa lama kemudian muncul dua buah peti berisi kitab si orang 
Pasai tersebut.

 

Masih terbengong-bengon si orang Pasai, dia melihat, benarlah itu peti kitabnya,

si pemuda tampan sudah melangkah pergi meninggalkan si orang Pasai terheran-heran.

 

Beberapa detik kemudian sadarlah ia dan berlarilah ia mengejar si pemuda tadi.

 

"Terima kasih....terima kasih", katanya berkali-kali,

"Kalau boleh tahu, siapakah nama Kisanak", tanyanya.

"Namaku Raden Sahid, orang-orang memanggilku Kalijogo",

Deg...

Jantung rasanya mau copot,

Si Orang pasai bersimpuh, jatuh terduduk di kedua lututnya,

"Ampuni aku njeng sunan, aku ingin menjadi muridmu,

terimalah aku", katanya.



bersambung..



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Buy Ink Cartridges or Refill Kits for your HP, Epson, Canon or Lexmark
Printer at MyInks.com.  Free s/h on orders $50 or more to the US & Canada.
http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=5511
http://us.click.yahoo.com/mOAaAA/3exGAA/qnsNAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke