SUARA PEMBARUAN DAILY
--------------------------------------------------------------------------------

Poluneg Kerry Tak Beda dengan Bush
Oleh A Fatih Syuhud

http://www.suarapembaruan.com/News/2004/05/05/Editor/edit01.htm
"Saya akan siap siaga untuk mengirim pasukan dalam
waktu singkat." Itulah John F Kerry, kandidat presiden
Amerika dari Partai Demokrat. Apa yang terjadi?
Bukankah Demokrat semestinya mengakhiri kebijakan
intervensionis pemerintahan Bush? Debat antara
pemerintahan Bush yang unilateralis dan capres Kerry
yang multilateralis bukanlah tentang apakah AS akan
melakukan intervensi atau tidak. Tapi tentang kapan,
di mana, dan bagaimana menggunakan kekuatan militer.

Senator John Kerry akan mengecewakan banyak orang di
Amerika Serikat (AS) dan dunia yang berharap bahwa
Partai Demokrat akan menawarkan platform politik luar
negeri (poluneg) yang sama sekali berbeda dari "partai
perang"-nya George W Bush. Tidak diragukan lagi bahwa
kampanye Senator Kerry akan menawarkan kritik tajam
atas kebijakan luar negeri Bush yang menjadi begitu
kontroversial di dalam dan luar negeri. Dalam
demokrasi, pemilu jarang dimenangkan atau dikalahkan
oleh isu-isu kebijakan luar negeri. Tetapi "berkat"
tragedi 11 September dan pendudukan Amerika di Irak,
isu keamanan nasional akan menjadi agenda utama pemilu
2004 di AS. 

Dalam menekankan imej tragedi 11 September, Bush
menghadirkan dirinya sebagai seorang "Presiden masa
perang" yang sukses, dengan menawarkan slogan
penanganan yang mantap di masa sulit. Pada gilirannya,
Kerry akan memamerkan rekornya sendiri sebagai seorang
veteran perang Vietnam dan 19 tahun masa baktinya di
Senate Foreign Relations Committee untuk menunjukkan
bahwa ia memiliki pengalaman yang diperlukan guna
menangani berbagai ancaman baru pada AS. Kerry
menegaskan bahwa ia akan melakukan kebijakan
"kolektif" dan "internasionalisasi" bukan pendekatan
"imperialis" seperti yang dilakukan pemerintahan Bush.


Dalam segi visi dasar, kalangan Republik bertaruh
bahwa 11 September telah mengubah Amerika secara
signifikan. Sementara kalangan Demokrat berharap bahwa
terdapat peluang yang cukup untuk menyerang Bush atas
kegagalannya dalam perang melawan terorisme dan
menyesatkan Amerika ke dalam jurang pendudukan Irak
yang mahal. Dengan berhasilnya menyingkirkan
lawan-lawannya di Partai Demokrat, Kerry telah
menciptakan ruang dan waktu untuk dirinya sendiri guna
terlibat dalam debat panjang dengan Bush dalam segala
isu kebijakan. 

Debat poluneg Amerika banyak menarik minat
internasional dalam segi, apakah transformasi tak
populer yang direkayasa Bush dalam pendekatan AS pada
dunia hanyalah masa transisi evolusi politik
pasca-Perang Dingin Amerika atau merefleksikan
tendensi yang akan bertahan lama. Efek polarisasi
pemerintahan Bush dalam percaturan domestik juga
memberikan keuntungan yang langka pada debat politik
dalam pemilu kali ini, yang tidak lagi dilihat sebagai
"hadiah" bagi presiden yang berkuasa. Beberapa angket
mulai menunjukkan sedikit keunggulan buat Kerry.


Intervensi

Kalangan Republik berpendapat bahwa adalah kurang
bijaksana mengirim pasukan AS ke setiap pojok dunia.
Mereka mengkritik tendensi pemerintahan Demokrat di
bawah Bill Clinton (1993-2001) yang menyebarkan SDM
militer Amerika terlalu kecil tanpa mencapai tujuan
politik apa pun. Mereka berpendapat bahwa AS harus
intervensi hanya ketika melibatkan kepentingan
keamanan nasional utama dan bukan untuk mempertahankan
agenda mempromosikan demokrasi. 

Agar efektif, kalangan Republik mengatakan, intervensi
Amerika harus menggunakan kekuatan besar. Kendati
sekelompok Republik semacam neokonservatif sering
menuntut kebijakan intervensionis luas, akan tetapi
kalangan internasionalis utama tetap berhati-hati
dalam mempertimbangkan dan memutuskan penggunaan
kekuatan militer terutama apabila berisiko tinggi.

Bentuk intervensi juga menjadi bagian yang kritikal
dalam perdebatan. Bagi Kerry, sangat penting
beraliansi untuk setiap intervensi. Ia ingin
intervensi Amerika terjadi dalam kerangka hukum
internasional dan PBB. Kerry percaya bahwa tidak ada
bangsa, bagaimanapun kuatnya, yang dapat berbuat
sesuatu sendirian. Ia mengkritik Bush yang
mengalienasi kawan dan aliansi AS di seluruh dunia dan
mengangkangi PBB.

Akan tetapi Kerry cukup berhati-hati dengan tidak
menolak kemungkinan intervensi unilateral.
Bagaimanapun Clinton pernah bertindak di luar kerangka
PBB di Kosovo pada akhir 1990-an. Argumen Kerry adalah
bahwa intervensi harus dilakukan dalam sebuah kerangka
untuk memperkuat pengaruh AS. Poluneg Bush yang
"arogan, tak layak, kejam dan ideologis", demikian
Kerry, telah mengakibatkan AS kehilangan mitra
internasional penting, mengalihkan perhatian dari
perburuan Al Qaedah, dan membuat preseden buruk bagi
yang lain untuk bertindak serupa. 

Tentang Irak, Kerry tampak lebih keras dari Bush
ketika ia menuduh presiden melakukan taktik hit and
run guna mengurangi peran AS karena tekanan pemilu
pada bulan November. "Sikap Bush ini akan menjadi
bencana dan mengkhianati prinsip," kata Kerry. Ketika
ditanya tentang jalan keluar dari Irak, Kerry menjawab
"Strategi keluar saya (dari Irak) adalah sukses."
Kunci untuk stabilisasi Irak, menurut Kerry, terletak
pada PBB dan NATO, pandangan yang akhir-akhir ini
disepakati juga oleh Bush. 

Tentang terorisme dan senjata pemusnah massal (weapons
of mass destruction - WMD), Bush dan Kerry sepakat
bahwa kedua hal itu merupakan ancaman terbesar pada
keamanan Amerika. Tetapi tindakan yang mereka lakukan
berbeda. Kalangan Republik menekankan pertahanan
rudal, serangan pre-emptive dan perubahan rejim.
Sedang kalangan Demokrat akan memperkuat hukum
internasional, universalisasi Nuclear
Non-Proliferation Treaty (NPT), multilateralisme dan
diplomasi. Kerry mengatakan ia akan menolak doktrin
pre-emption (serang lebih dulu) Bush dan penggunaan
kekuatan hanya sebagai solusi terakhir. 

Tanpa menolak pentingnya kekuatan militer dalam
kontraterorisme, Kerry menggarisbawahi pentingnya
penggunaan "kekuatan lembut" (soft power) Amerika. Ia
menyatakan bahwa slogan "triumphalism"-nya Bush telah
membakar opini Muslim seluruh dunia dan menyulut api
kalangan militan. Kerry akan menekankan pentingnya
mengkaji akar penyebab terorisme dan diplomasi publik
di Timur Tengah guna mempromosikan nilai-nilai
modernisme. "Kemenangan final dalam perang antiteror
tergantung pada kemenangan dalam perang ide, yang jauh
lebih penting dari perang di medan tempur," ujar
Kerry.

Kerry tampak menampung kritik luas yang ditujukan pada
pemerintahan Bush baik dari seluruh dunia maupun dari
dalam negeri. Ia menekankan kepemimpinan Amerika
melalui konsultasi dengan para aliansi, bukan untuk
mendominasi dunia. Akan tetapi, ia cukup rentan pada
kritik yang menyatakan bahwa ia sering plin-plan dan
tidak punya keyakinan diri atas berbagai isu. Para
kritikus dari partai Republik menunjuk dukungan Kerry
pada perang Irak dan mengkontradiksi dengan kritiknya
sekarang. Akan tetapi itulah resiko yang akan menimpa
pemimpin manapun yang terlibat dalam spektrum politik
pusat. 

Kerry, dari apa yang dia katakan selama ini, tidak
lebih intervensionisnya dibanding Bush. Trik yang
harus dia lakukan dalam kampanye adalah menyerang
presiden Bush atas kegagalannya dan membedakan dirinya
dari slogan pemerintahan Bush. Akan tetapi pada waktu
yang sama ia tidak ingin dilihat melangkah terlalu
jauh dari visi utama diskursus poluneg Amerika. Wacana
tersebut, baik sayap kiri atau kanan, semakin berubah
mendukung penggunaan kekuatan militer Amerika, dengan
kerangka PBB apabila menguntungkan dan tanpa PBB
apabila dianggap perlu. 


Penulis adalah mahasiswa Pascasarjana Ilmu Politik
Agra University, India.



--------------------------------------------------------------------------------
Last modified: 5/5/04 


        
                
__________________________________
Do you Yahoo!?
Win a $20,000 Career Makeover at Yahoo! HotJobs  
http://hotjobs.sweepstakes.yahoo.com/careermakeover 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Buy Ink Cartridges or Refill Kits for your HP, Epson, Canon or Lexmark
Printer at MyInks.com.  Free s/h on orders $50 or more to the US & Canada.
http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=5511
http://us.click.yahoo.com/mOAaAA/3exGAA/qnsNAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke