Ikut nimbrung,,

Soal masalah diskriminasi saya kira juga tidak lepas dari usaha 
sebagian orang yang merasa dirinya keturunan tionghoa untuk 
mengatakan bahwa ia mewakili kelompok keturunan tionghoa yang ada 
untuk kepentingan pribadi.

Timbullah kelompok-kelompok yang mengatakan kepada publik bahwa 
dirinya mewaliki orng tionghoa. antar kelompok yang berbeda 
kepentingan saling menjatuhkan. Tionghoa yang begini dan tionghoa 
yang begitu... Tionghoa baik dan tionghoa buruk yang dibuat oleh 
kaum keturunan tionghoa itu sendiri.

Orang-orang tionghoa pada dasarnya adalah orng yang terbuka, mudah 
bergaul dengan kelompok manapun. Yang menjadi masalah adalah antar 
sesama Tionghoa ini persaingan begitu kuat. Keterikatan bersdasaran 
keluarga yang ada pada kelompok-kelompok Arab, India dan Timur 
Tengah tidak ada di kaum keturunan tionghoa.

Saya sendiri lebih memilih cuek, toh tionghoa nya saya merasa saya 
tionghoa saya sendiri...


Vincent Liong 



--- In [EMAIL PROTECTED], "amartien" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Bung Mario,
> 
> 
> Diskriminasi terhadap warga turunan Tionghoa, dan bukannya Arab 
atau India, oleh "pribumi" bukan hanya di Indonesia. Rupanya ini 
juga terjadi di negara tetangga kita Malaysia seperti yang ditulis 
oleh V.S. Naipul didalam bukunya Among Believers yang diterbitkan 
kalau tidak salah awal 1980 an.  
> Salah satu dari pengalamannya di Malaysia adalah pembicaraannya 
dengan seorang mahasiswi Melayu.  Mahasiswi Melayu ini merasa bahwa 
kaum immigran (yang dimaksud adalah Chinese) me monopoli ekonomi 
negaranya. Mereka (orang non imigran, yaitu pribumi/Melayu) 
ketinggalan.  Dia juga mengatakan bahwa orang Melayu malas.  Menurut 
dia, jika tidak ada orang Tionghoa di negaranya, maka orang Melayu 
akan menjadi 'good business people'.
> Sesudah ditanya selanjutnya oleh Naipul, ternyata keluarga 
mahasiswi tsb. baru pindah dari p. Jawa sebelum perang dunia ke II 
meskipun dia sendiri lahir di Malaysia. Sedangkan orang2 Tionghoa di 
Malaysia  banyak sekali yang sudah tinggal di sana ratusan tahun.  
Jadi siapakah yang lebih "pribumi', mahasiswi tsb. atau orang 
Tionghoa yang keluarganya sudah ratusan tahun tinggal di Malaysia?
> Di Indonesia rupanya perasaan seperti itu antara lain karena, 
didalam perkiraan mereka, orang2 turunan Tionghoa bersifat 
eksklusif, seperti " sekolah khusus cina, ngomong pake bahasa cina 
(khususnya di medan), gak mau kawin sama non-cina, gak mau pacaran 
dg non-cina (umumnya), dan cenderung arogan".
> Orang2 turunan Arab/Timur Tengah di negara2 Barat pun banyak yang 
mempunyai sekolah mereka sendiri, putra putrinya dilarang pacaran 
dengan yang non Arab/Timur Tengah, dll, meskipun mereka diterima 
dengan tangan terbuka di masyarakat Barat.  Tidak ada diskriminasi.  
Mungkin saja ada perorangan yang men diskriminasi terhadap orang 
bukan Barat, tetapi itu bukan 'policy' pemerintah atau sebagian 
besar masyarakat di negara2 Barat.
> Mungkin kita perlu belajar dari penduduk negara Barat tsb. 
mengenai toleransi.  Atau penduduk Indonesia yang lain perlu belajar 
dari penduduk Indonesia bagian Timur untuk hidup tanpa diskriminasi. 
Semoga.
> 
> amartien.




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Buy Ink Cartridges or Refill Kits for your HP, Epson, Canon or Lexmark
Printer at MyInks.com.  Free s/h on orders $50 or more to the US & Canada.
http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=5511
http://us.click.yahoo.com/mOAaAA/3exGAA/qnsNAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke