Ini hanya pendapat yang baik,
Karena GAM telah bekerja sama dengan RI dalam pembebasan para
sandera, artinya ke dua pihak saling menyetujui tidak saling
menyerang. Ternyata kalau pemerintah telah lupa apa perjanjian untuk
tidak boleh mengejar ngejar GAM. Bukankah sebaiknya usahakan agar
ajakan mereka untuk kembali ke wilayah RI dan tenaga kerja dalam NKRI.
Hati hati pelanggaran seperti ini akan dapat ditanggung di Akhirat
bahwa ke dua pihak hanya mementingkan diri sendiri saja. Bukankah
Pemerintah atau bangsa perlu mengikuti jejak Nabi nabi bahwa
ketabahan dan ajakan keadilan pada semua umat untuk bersama sama
membangun kesejatheraan lebih baik?
Saya harap ada tindakan sesuai perasaan dan keadilan yang terbaik
dapat mengembalikan keutuhan NKRI dan tujuan hidup kita bersama.
Tunjuklah bahwa kita bukan umat yang ingin mengusir demi semboyan
negara dan bangsa saja. Tetapi dengan tujuan hidup, kebersamaan dan
keadilan.
Bukankah ada usaha untuk memperoleh cara penyelesaian solusi selalu
terbuka? Mungkinlah GAM sangat mau terima dengan ajakan kita asal
dengan menunjukkan kemauan, kebersamaan, kebaikan dan keadilan.
Salah satu terbaik buat GAM adalah menyerahkan diri untuk NKRI dan
akan diperlakukan baik baik untuk dipekerjakan di NKRI. Seharusnya
GAM bersama pemerintah RI perlu tahu dengan hal ini.
Semoga kita perlu melihat dari sisi dari mereka dalah perikemanusiaan
dan keadilan. Itu apakah tidak salah kita mencoba?
wallahu allam,
silakan baca berita ini,
--------------------------------------------------------------
Aceh Berstatus Darurat Sipil Mulai Rabu Pukul 00.00 WIB
REUTERS
DARURAT SIPIL:Presiden menjelaskan diterbitkannya Keppres No43/2004
tertanggal 18 Mei tentang Perubahan Status Darurat Militer Menjadi
Darurat Sipil di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Keppres tersebut
mulai berlaku pada 19 Mei pukul 00.00 WIB.
JAKARTA--MIOL: Presiden Megawati Soekarnoputri menegaskan, sisa-sisa
Gerakan Separatis Aceh (GSA/GAM) akan terus dikejar oleh TNI dan
Polri walau pemerintah telah mencabut status darurat militer dan
menggantinya dengan darurat sipil.
"Ancaman pemisahan diri dan kekuatan gerombolan separatis bersenjata
secara pokok telah dipatahkan TNI dan Polri. Sisa-sisa kekuatan yang
masih ada akan terus dikejar walau tidak perlu lagi dengan status
darurat militer," kata Megawati di Istana Negara, Jakarta, Selasa.
Pernyataan itu dikemukakan Presiden ketika menjelaskan diterbitkannya
Keppres No.43 Tahun 2004 tertanggal 18 Mei tentang Perubahan Status
Darurat Militer Menjadi Darurat Sipil di Provinsi Nanggroe Aceh
Darussalam (NAD). Keppres tersebut mulai berlaku pada 19 Mei 2004
pukul 00.00 WIB (Rabu).
Presiden Megawati yang didampingi Menko Polkam ad interim Hari
Sabarno mengatakan, perubahan itu bisa dilakukan karena pemerintah
mengambil sikap yang jelas dan tegas dalam menangani gangguan
keamanan di Aceh.
Kepala Negara mengatakan pula, perubahan status itu bisa dilakukan
karena masyarakat Aceh telah memahami langkah-langkah yang diambil
pemerintah selama ini.
*
Ketika mengomentari pembebasan ratusan sandera GSA, presiden
mengharapkan langkah itu menunjukkan keinginan kedua pihak untuk
memperbaiki kekeliruan pada masa lalu serta menyelesaikan semua
masalah di dalam kerangka satu keluarga yang besar.
Terkait perubahan status tersebut, presiden menjelaskan, Gubernur
Aceh menjadi penguasa darurat sipil daerah yang akan dibantu oleh
sebuah tim dari Jakarta yang memberikan asistensi serta monitoring.
"Tim tersebut merupakan aparat Presiden selaku Penguasa Darurat Sipil
Pusat yang dalam tugas sehari-hari dibina oleh Menko Polkam sebagai
Ketua Badan Pelaksana Harian Penguasa Darurat Sipil Pusat," katanya.
Presiden mengharapkan dengan dilakukannya perubahan status tersebut
maka dapat diteruskan usaha penyelesaian masalah di Aceh secara
bertahap.
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/