Ini supaya saya dipilih lagi :-)) ---
http://www.suarapembaruan.com/News/2004/05/19/index.html SUARA PEMBARUAN DAILY APBN 2009, Anggaran untuk Pendidikan 20 Persen JAKARTA - Pemerintah mengusulkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar alokasi dana pembangunan bidang pendidikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bisa mencapai 20 persen secara bertahap dari total anggaran hingga tahun 2009. Menteri Keuangan Boediono dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Rabu (19/5), mengatakan, pihaknya akan lebih menyetujui penetapan persentase dari total anggaran dibanding menetapkan nilai nominal untuk anggaran pendidikan, karena penerimaan setiap tahun sukar diprediksi, karena terkadang ada faktor yang bisa menyebabkan penerimaan pajak tidak mencapai target. Menurut dia, dari simulasi yang diusulkan oleh Panitia Kerja Alokasi Anggaran Pendidikan DPR, Menteri Keuangan lebih menyetujui pencapaian rasio dana pendidikan minimal 20 persen dari APBN. Diproyeksikan, biaya pendidikan kedinasan terhadap belanja negara yang berada di luar belanja untuk daerah rata-rata 2,7 persen per tahun. Dari simulasi itu, yang diusulkan pengeluaran rutin meningkat 5 persen per tahun, gaji pendidik meningkat 15 persen, dan belanja barang untuk pendidikan kedinasan meningkat sesuai dengan inflasi 5 persen. Sementara untuk belanja barang pendidikan non kedinasan meningkat 25 persen per tahun dan pengeluaran pembangunan meningkat sesuai dengan inflasi 5 persen. Dana pendidikan non kedinasan dalam pengeluaran pembangunan meningkat sesuai kebutuhan dana, sehingga rasio dana pendidikan terhadap belanja negara di luar belanja daerah meningkat 2,7 persen per tahun. Dari matriks yang disampaikan oleh Panja Pendidikan, pada 2004 belanja negara mencapai Rp 374,4 triliun, di mana belanja pemerintah pusat mencapai Rp 255,3 triliun dengan alokasi dana pendidikan mencapai 16,8 triliun. Pada 2005 belanja negara diprediksikan Rp 399 triliun dengan belanja pemerintah pusat Rp 268,1 triliun. Dana pendidikan Rp 24,9 triliun atau meningkat 48,6 persen dari tahun 2004. Pada tahun 2006, belanja negara diprediksikan Rp 425 triliun dengan belanja pemerintah pusat mencapai Rp 281,5 triliun dan untuk dana pendidikan tercatat Rp 33,8 triliun atau meningkat Rp 35,5 triliun dari anggaran pendidikan tahun 2005. Pada tahun 2007, belanja negara diprediksi mencapai Rp 454 triliun di mana Rp 295,6 triliun untuk belanja pemerintah pusat, sedangkan dana pendidikan mencapai Rp 43,4 triliun atau meningkat 28,5 persen. Pada 2008 dari Rp 484,6 triliun belanja negara belanja pemerintah pusat mencapai Rp 310,4 triliun, sedangkan Rp 54 triliun untuk dana pendidikan atau naik 24,4 persen. Dan pada 2009 belanja negara diprediksi mencapai Rp 517,6 triliun di mana belanja pemerintah pusat mencapai Rp 325,9 triliun dan dana pendidikan Rp 65,5 triliun atau naik 21,2 persen. Biaya Konsultan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Meneg PPN/Bappenas) Kwik Kian Gie mengatakan, salah satu persoalan yang sering diserahkan penanganannya ke konsultan asing adalah masalah pendidikan. Padahal, biaya yang dikeluarkan untuk membayar fee mereka cukup besar. Di sisi lain di Indonesia terdapat ribuan perguruan tinggi yang seharusnya bisa memberikan solusi dalam memecahkan masalah pendidikan. Dia juga menyoroti adanya pengusaha-pengusaha besar yang kadang menyalahgunakan yayasan pendidikan untuk mengambil untung secara pribadi. Sementara itu, Menkeu Budiono mengatakan kepada wartawan, pemerintah akan tetap mempertahankan target defisit APBN 2004 yakni 1,2 persen atau Rp 24,5 triliun meskipun asumsi dasar APBN 2004 lainnya diperkirakan berubah. "Kemungkinan asumsi dasar APBN 2004 diubah, tapi nanti pada waktu di APBN-P, satu per satu asumsinya akan kita lihat," katanya. Menkeu juga mengatakan, pemerintah akan mempertahankan stabilitas fiskal karena itu merupakan jangkar dari kestabilan dan target akan dipegang sebaik mungkin. (BD/L-10) -------------------------------------------------------------------------------- Last modified: 19/5/04 [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM ---------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

