Sumber; Harian Fajar Makassar Sabtu 22 Mei 2004Tolak Kekuasaan MiliterMakassar � 
Puluhan elemen mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, Jumat (21/5) kemarin, 
menggelar aksi unjukrasa di halaman gedung DPRD SulSel. Kedua kelompok mahasiswa yang 
secara bergantian menggelar aksi di tempat tersebut membawa isu yang sama, yakni 
menolak kekuasaan militer di tanah air.  Aksi pertama dating dari BOB (Barisan Oposisi 
Bersatu) SulSel yang terdiri dari beberapa elemen masyarakat dan mahasiswa. Mereka 
menyatakan penguasa atau pengejar kekuasaan yang ada saat ini merupakan reformis 
gadungan yang hanya merampas kesejahteraan rakyat. Selain itu, kelompok pertama ini 
jugam menuntut agar kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi beberapa waktu lalu, 
termasuk kasus penyerangan aparat di kampus UMI Makassar agar diadili di peradilan HAM 
Ad Hoc, bukan komisi disiplin buatan Polri.      Sementara aksi kedua datang dari 
Front Perlawanan Militerisme (FPM) yang merupakan gabungan dari beberapa unsur 
mahasiswa
 dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), termasuk di dalamnya beberapa kalangan pers 
mahasiswa. Selain menolak kembalinya Militerisme di pentas politik kekuasaan, menuntut 
penyelesaian dan pengadilan terhadap kasus pelanggaran HAM dan militer. Dalam aksi 
tersebut, mereka juga mengeluarkan pernyataan sikap yang menolak segala bentuk 
intimidasi dan dan tindakan refresif yang berwatak otoriter-militeristik terhadap 
jurnalis yang merupakan bentuk penghambat hak-hak dan kebebasan pers.     �Ini jelas 
bentuk otoriter bagi hak-hak kita serta kebebasan pers yang ada,� teriak salah satu 
mahasiswa yang membawakan orasi, menanggapi pernyataan Kapolda SulSel tentang 
pelarangan liputan di penggerebekan.       Sementara itu, puluhan mahasiswa dari 
berbagai elemen perguruan tinggi se-Makassar, yang mengatasnamakan Pergerakan 
Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Metro makassar, kamis (21/5) malam. Menggelar 
orasi sekaligus melaksanakan renungan memperingati tumbangnya rezim Orde Baru, di 
perempatan Jalan Tol
 Reformasi-Jalan Urip Sumohardjo.       Koordinator aksi, Muh Mabrur yang ditemui 
Fajar menjelaskan, bahwa tujuh tahun reformasi bergulir di negeri ini, proses 
pengusungan reformasi tahun 98 telah banyak mengalirkan darah mahasiswa sebagai bumber 
sebuah perubahan.        Namun reformasi dan demokrasi begitu begitu cepat dimatikan 
oleh sisa-sisa kekuatan orde baru, dan orang-orang yang pro orde baru. Kran reformasi 
demokrasi telah disumbat dimana-mana, praktek-praktek orde baru terus berlanjut.      
PMII Cabang Metro ini pun menyatakan sikap atas kondisi saat ini, tolak dan hadang 
kekuatan yang telah membelokkan arah reformasi, termasuk kekuatan yang anti reformasi 
dan demokrasi. Menuntut pengusutan tuntas atas peristiwa penggusuran permukiman 
Karuwisi, penembakan terhadap petani Bulukumba, penembakan serta pembakaran rumah 
terhadap petani cokelat dan jeruk di Mamuju Utara, dan Intimidasi serta penembakan 
terhadap mahasiswa.(sms-yn)                         
                
---------------------------------
  Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today! Download 
Messenger Now

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke