Pembunuhan terhadap para pejuang Irak apakah ini pekerjaan terbaik 
bagi US? sesungguhnya tidak dapat dijawab di Akhirat. Semoga ini 
harus menjadi perhatian bagi kita semua untuk mengajak US agar 
melihat cara cara dewasa daripada perlawanan dan pembunuhan saja. Kan 
selalu ada penyelesaian, jangan kemauan keras US tinggal di Irak 
padahal kepentingan tidak begitu besar bagi US?

   Patut dipertanyakan apakah mereka tidak takut adanya Neraka dan 
azab di Akhirat? tolonglah sampaikan pesan pada mereka agar lebih 
berpikir untuk penyelesaian konflik bila umat umat mau selamat di 
Akhirat. Tiada usaha pencegahan dapat memperoleh kesulitan di Akhirat 
karena umat umat tahu itu salah tetapi sengaja melakukan? tolonglah 
perhatikan penyelesaian solusi. Bahkan juga pada para pejuang Irak.

  Kita masyarakat beriman sesungguhnya harus takut padaNya berapa 
besar pedih azab atau selamat dariNya dapat sebagai pembalasan atas 
perbuatan kita terhadap umat umat di dunia. Hanyalah Allah maha tahu 
dapat melihat berapa ukuran umat umat sengaja melakukan tanpa 
melakukan solusi selama tahu dan kemampuan yang mudah. Artinya mereka 
boleh bersenang senang saja di bumi atas tanggungjawab tetapi belum 
tentu selamat di Akhirat. Jangan telah menunda nunda saja padahal 
kebahagiaan di Akhirat apakah mudah diperoleh lebih besar amal? 

  perhatikan masyarakat maupun sekitarnya tanpa memandang musuh musuh 
demi keselamatan, kebersamaan, solusi dan keadilan. Bagaimana 
peleraian oleh kita&PBB dalam tindakan cepat untuk menghentikan 
pertumpahdarahan? 

wallahu allam,

------------------
32 Pejuang Syiah Irak Syahid di Masjid dan Lokasi Lain Dibunuh 
Penjajah AS 

Kufa-RoL-- Pasukan AS hari Minggu membunuh 32 pejuang Syiah di sebuah 
kompleks masjid dan lokasi lain di kota Kufa, Irak, sementara koalisi 
meningkatkan serangan terhadap milisi yang setia pada pemimpin garis 
Syiah Moqtada Sadr.

Sebanyak 20 orang tewas di kompleks masjid setelah kendaraan-
kendaraan lapis baja AS menghancurkan pintu gerbang dan menembaki 
milisi Syiah, kata saksi mata.

Noda darah, selongsong peluru dan bekas roda tank terlihat di lokasi 
bentrokan. Pertempuran sengit di kota Irak tengah itu, tempat Sadr 
menyampaikan khutbah Jumat, terjadi ketika koalisi berjanji membasmi 
milisi yang setia pada pemimpin Syiah tersebut.

Namun di Karbala, sebelah utara daerah itu, kehidupan berjalan normal 
lagi setelah milisi Tentara Mehdi kubu Sadr dan pasukan koalisi 
menarik diri dari pusat kota tersebut sesudah pertempuran beberapa 
pekan.

Meski tidak ada orang bersenjata di Karbala, Minggu, koalisi pimpinan 
AS di Irak memperkirakan akan ada gelombang kekerasan di Irak 
menjelang penyerahan kedaulatan kepada pemerintah sementara Irak pada 
30 Juni.

Seorang wakil menteri dalam negeri cedera dan tiga polisi tewas dalam 
serangan bom mobil di Baghdad yang juga menewaskan seorang wanita tak 
dikenal dan orang yang diduga sebagai penyerang.

Ledakan itu merupakan yang terakhir dari pekan pertumpahan darah yang 
dimulai Senin dengan pembunuhan Ezzedine Salim, pemimpin Dewan 
Pemerintah Irak yang dibentuk AS.

Militer menyalahkan serangan-serangan anti-koalisi pada milisi Sadr, 
mantan anggota rejim Irak, pejuang asing dan "teroris" lain.

Mereka mengatakan, korban yang tewas di Kufa pada hari Ahad adalah 
anggota Tentara Mehdi, yang terlibat dalam pertempuran sengit sebulan 
dengan pasukan AS di daerah yang berdekatan, Najaf dan Karbala, dua 
kota suci Syiah.

Satu satuan tugas Divisi Lapis Baja I Angkatan Darat AS dan pasukan 
keamanan Irak diserang tembakan oleh gerilyawan di sejumlah lokasi di 
Kufa, kata militer.

"Satuan tugas itu dan pasukan keamanan Irak melepaskan tembakan 
balasan, menewaskan 32 penyerang," kata divisi tersebut dalam sebuah 
pernyataan.

Menurut pernyataan itu, pasukan Irak menemukan sejumlah senjata, 
termasuk granat roket, di dalam masjid tersebut.

Namun, pasukan AS menekankan bahw mereka tidak memasuki masjid itu, 
suatu tindakan yang bisa semakin mengobarkan sentimen anti-koalisi di 
kalangan penduduk Syiah.

"Kami tidak memiliki niat untuk memasuki masjid," kata Mayjen Martin 
Dempsey, panglima Divisi Lapis Baja I.

Meski demikian, ia menekankan, pasukan keamanan Irak bisa saja 
memasuki tempat-tempat suci jika diperlukan -- menunjuk pada milisi 
yang menggunakan tempat-tempat suci sebagai posisi pertempuran. 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke