http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=86879

            Wiranto Bertemu Dubes AS 


            JAKARTA (Suara Karya): Setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi 
mendukung pasangan Wiranto-Salahudin Wahid (Gus Solah), tim kampanye capres Wiranto 
merapatkan barisan. Kemarin, Ketua Tim Kampanye Slamet Effendy Yusuf mengumumkan 
masuknya sejumlah tokoh PKB ke barisan tim pemenangan pemilu presiden Partai Golkar. 

            Tokoh-tokoh asal PKB yang masuk barisan tim kampanye Wiranto-Gus Solah ini 
antara lain Khofifah Indarparawansa, Muhaimin Iskandar, juga AS Hikam. Mereka 
bergabung dengan tim kampanye Wiranto-Gus Solah yang terdiri dari unsur DPP Golkar dan 
tim Wiranto. 

            Sementara itu, kemarin Wiranto bertemu dengan Dubes AS untuk Indonesia, 
Ralph L Boyce, di Jakarta. Pertemuan berlangsung sekitar selama 45 menit sejak pukul 
18.15 WIB. Pertemuan empat mata ini berlangsung tertutup. 

            "Ini menunjukkan adanya pengakuan dari negara sebesar Amerika Serikat 
terhadap proses demokrasi yang berkembang di Indonesia," kata Wiranto mengomentari 
hasil pertemuan itu, 

            Kehadiran Wiranto di rumah dinas Boyce sempat mengundang spekulasi di 
kalangan pers bahwa Wiranto akan mengklarifikasi berbagai hal, termasuk munculnya 
tuduhan keterlibatan dirinya dalam pelanggaran HAM di Timtim. Namun Wiranto menolak 
menjawab spekulasi itu. Menurut dia, pertemuannya dengan Boyce tak beda dengan capres 
lain yang menyempatkan menemui Dubes AS itu. "Saya dengan beliau bicara perkembangan 
saat ini, terutama tentang agenda kampanye dan pemilihan presiden," katanya. 

            Selain itu, ujar Wiranto, juga dibicarakan masa depan Indonesia dan 
hubungannya dengan AS serta peluang-peluang yang bisa dilakukan kedua negara. "Beliau 
merespon bagus," ujarnya. 

            Dalam kesempatan terpisah, cawapres Gus Solah merasa yakin pasangan 
capres-cawapres Golkar bisa lolos putaran pertama pemilu presiden 5 Juli. Menurut dia, 
keyakinan itu didasarkan pada dukungan empat parpol, terutama Golkar dan PKB. 

            "Berdasarkan peta kekuatan politik saat ini, kami berdua merasa yakin 
bahwa paling tidak kami akan lolos pada pemilu presiden putaran pertama," kata Gus 
Solah usai menghadiri silaturahmi ulama, muslimat, dan generasi muda NU di 
Banjarmasin, Kamis. 

            Namun demikian, kata Gus Solah, suara yang paling diharapkan mampu membawa 
pasangan capres-cawapres Golkar menjadi pemenang pemilu 5 Juli adalah keberadaan warga 
NU sendiri yang kini terpencar di banyak parpol. 

            Ketika ditanya ihwal pembakaran kartu pemilih oleh sebagian pendukung Gus 
Dur, Gus Solah mengaku dapat memahami itu sebagai ekspresi kekecewaan mereka terhadap 
kegagalan Gus Dur menjadi capres. Tapi, katanya, tindakan demikian diharapkan tidak 
berlanjut. Dia mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilih. 

            Sementara itu, menanggapi koalisi Golkar-PKB, Ketua DPP PKB AS Hikam 
mengatakan bahwa PKB memilih fokus pada pembentukan tim kampanye Wiranto-Gus Solah 
ketimbang membicarakan pembagian kursi politik. "Sekarang ini kita sedang fokus pada 
pembentukan tim kampanye bersama," katanya. 

            Mengomentari pertanyaan bahwa dukungan PKB terhadap capres Golkar akan 
"dibayar" dengan sejumlah kedudukan politik bagi tokoh-tokoh PKB, Hikam tidak menjawab 
lugas. Dia hanya mengatakan bahwa PKB hendak melakukan kerja sama politik yang 
transparan. 

            "PKB ingin melakukan pembelajaran politik kepada publik, sehingga kontrak 
politik yang kami lakukan diketahui publik. Jadi bukan politik dagang sapi," ucap 
Hikam. 

            Ditanya soal keinginan PKB agar Gus Dur diangkat sebagai dubes keliling 
bila Wiranto terpilih menjadi presiden, Hikam mengatakan bahwa soal itu belum resmi 
dibicarakan. "Keinginan tersebut datang dari para ulama. Sekarang kita masih fokus 
pada pembentukan tim kampanye bersama," ujarnya. 

            Menjelaskan soal keinginan Gus Dur berada di luar sistem, Hikam menekankan 
bahwa Gus Dur secara pribadi boleh-boleh saja mempunyai pendapat berbeda. "Tetapi 
sebagai bagian PKB, Gus Dur terikat dengan keputusan DPP," tandasnya. 

            Sementara itu, cawapres PDIP Hasyim Muzadi kemarin mengunjungi Ponpes 
Abhariyah asuhan Tuan Guru H Ulul Azmi di Jerneng Trong Tawah, Lombok Barat, untuk 
meminta doa. Sebelumnya, Hasyim yang datang bersama istrinya Ny Mutammimah, juga 
bertatap muka dengan para pengurus cabang NU se-NTB dan pengasuh pesantren atas 
undangan PW NU NTB. 

            Di pihak lain, Wakil sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Yasin Kara 
menegaskan, sejumlah parpol siap mendeklarasi pernyataan dukungan politik kepada duet 
Amien Rais-Siswono Yudhohusodo. Partai-partai itu adalah PNI Marhaenisme, Partai 
Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), Partai Bintang Reformasi (PBR), PAN, Partai 
Syarikat Islam (PSI), dan Partai Buruh Sosial Demokrat (PBSD). 

            "Semua persiapan sudah clear dan tinggal berjalan saja karena sebenarnya 
kerja sama antarpartai sudah berjalan intens, walau belum ada deklarasi resmi," kata 
Yasin. 

            Siswono sendiri menyatakan, jika terpilih memimpin bangsa Indonesia, dalam 
100 hari pemerintahan dia akan membangun kepercayaan rakyat. Itu karena selama ini 
pemerintahan banyak mengecewakan rakyat. 

            "Selama 100 hari pemerintahan saya akan melakukan langkah penertiban dalam 
bidang politik, penegakan hukum yang tegas, dan pembenahan peraturan lain yang banyak 
tidak berjalan sebagaimana mestinya," kata Siswono. 

            Untuk bidang hukum, misalnya, Siswono mengaku akan menempatkan Jaksa Agung 
seperti (alm) Baharuddin Lopa yang mampu bertindak tegas terhadap para koruptor. 
Dengan begitu, dia yakin bangsa Indonesia akan dihormati oleh bangsa lain. 
(H-3/Ant/M-1)  
     
     



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke