Saya pikir itu mungkin karena sebagian besar masyarakat Soviet 
bersama pemerintah Soviet tidak mengerti azab pembalasan, ini perlu 
diberitahu dulu supaya menjauhi perbuatan yang dapat menyebabkan 
pelanggaran HAM. Ini pelanggaran HAM sering terjadi oleh 
militer/polisi Rusia selama berbagai peristiwa penting. 

  Semoga pengenalan artinya azab dan pentingnya keimanan dapat 
mengarahkan masyarakat/pemrrintahan ke arah lebih baik. Bahwa 
tindakan perlu dilandasi perikemanusiaan, dan bersolusi. Tidak dengan 
membunuh langsung, di depan Azab pembalasan yang selalu ada.


wallahu allam,

  

------------------------------
Amnesti Internasional Kecam Rusia Karena Melakukan Kebrutalan
 
MOSKOW--MIOL: Amnesti Internasional dalam laporannya hari Rabu 
mengecam Rusia karena melakukan aksi kekerasan dan kebrutalan polisi 
di negeri itu dan diskriminasi etnik di wilayah Chechnya.

Badan hak asasi manusia yang berkantor di London itu menekankan 
kecamanannya pada situasi di republik Chechnya, tempat pasukan 
federal memerangi kelompok perlawanan Islam sejak Oktober 1999 pada 
perang terakhir di wilayah itu.

Pasukan keamanan Rusia "terus menikmati pelanggaran serius atas hak 
asasi manusia dan undang-undang internasional" di Chechnya, tempat 
perang perlawanan masih berlangsung kendati seluruh aktivistas 
militer relatif menurun, kata Amnesti Internasional.

Banyak warga Chechnya, terutama kaum pria, tewas atau raib tanpa 
jejak setelah pasukan keamanan Rusia melancarkan penyisiran terhadap 
penduduk sipil dan diberitakan ada eksekusi mati tanpa pengadilan, 
penyiksaan dan perkosaan, kata laporan itu.

"Kendati ada penurunan jumlah penyerbuan tahun 2003, pasukan Rusia 
dan polisi Chechnya pro-Moskow tetap melancarkan operasi yang 
biasanya disertai dengan pelanggaran hak asasi manusia," kata Amnesti.

"Jenis pelanggaran tersebut merupakan kejahatan perang," tambah 
laporan itu.

Pada 21 Mei tahun lalu, wanita Chechnya, Zura Bitiyeva, yang 
berkampanye menentang pelanggaran hak asasi manusia oleh Rusia dan 
mengajukan banding bersama Pengadilan Hak Asasi Eropa, merupakan di 
antara enam anggota keluargnya yang ditembak mati di desanya di 
Chechnya, menurut Amnesti Internasional.

Bitiyeva, yang tinggal dekat basis militer Rusia, mati ditembak di 
rumahnya bersama suami, anak laki-laki dan tiga saudaranya, oleh 15 
pria bertopeng, kata laporan itu, sambil mengutipp para saksi.

Amnesti Internasional memperingatkan bahwa aksi kekerasan oleh 
pasukan keamanan Rusia itu menyebar ke republik Ingushetia, tetangga 
Rusia, tempat puluhan ribu pengungsi Chechnya mengungsi.

"Ada banyak laporan bahwa serbuan militer yang membuat takut penduduk 
sipil di Chechnya kini berlangsung di wilayah terdekatnya, 
Ingushetia," tambah laporan itu.

"Amnesti juga mengecam aksi kekerasan polisi di Rusia dan kondisi 
yang memprihatinkan di penjara-penjara yang penuh sesak di negeri itu.

"Di tiap tempat di Rusia ada laporan tentang penyiksaan dan 
pelanggaran hak asasi manusia oleh petugas penegak hukum untuk 
memperoleh pengakuan dari korban. Penghuni penjara sering 
diperlakukan secara kejam dan biadab," kata badan amnesti dunia itu.

Minoritas etnis di Rusia merupakan target penahanan ilegal dan 
pelecehan polisi dan juga menghadapi diskriminasi serta tidak 
mendapat jaminan hak kewarganegaraan.



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke