28.05.2004
Khalifah dari K�ln
Tokoh Islam radikal asal Turki, Metin Kaplan yang mengangkat dirinya sebagai Khalifah
dari K�ln terancam diekstradisi ke negara asalnya. Organisasi yang dipimpinnya yang
menginginkan "Negara Kekhalifahan" juga sudah lama dilarang.
Pengadilan tinggi tata usaha negara di kota M�nster, sudah memutuskan Kaplan dapat
diekstradisi ke Turki dan tidak ada lagi alasan yang menghambat proses tsb. Walaupun
keputusan itu belum memiliki kekuatan hukum karena Kaplan masih dapat mengajukan
banding, namun Kalifah dari K�ln itu kini menghilang seolah lenyap ditelan Bumi.
Sekarang polisi Jerman melakukan pencarian secara besar-besaran terhadap Kaplan dengan
perintah penahanan.
Diduga Metin Kaplan ketakutan oleh ancaman ekstradisinya ke Turki, sebab dia tahu
persis apa yang menunggunya di sana dengan kemungkinan penyiksaan. Selama
bertahun-tahun, pemerintah Turki bereaksi jengkel dan tidak dapat mengerti di dalam
menyikapi proses permohonan suaka Metin Kaplan di Jerman yang seolah tidak pernah
tuntas. Sekarang pemerintah Ankara dapat merasa puas karena akhirnya Jerman dinilai
dapat membaca tanda-tanda zaman, yang menurut Ankara terdapat potensi bahaya terorisme
dari Kaplan.
Akan tetapi hingga kini tetap belum terjawab pertanyaan, kapan ekstradisinya dan
apakah Kaplan memang akan meringkuk di penjara Turki? Namun skenarionya sudah dibuat
cukup lama. Di lapangan terbang Istanbul, tokoh Islam radikal dari Turki itu akan
langsung ditangkap dan akan segera diajukan ke muka hakim di pengadilan keamanan
negara. Dan di pengadilan, sudah disiapkan sedikitnya enam kasus tuntutan untuk
menjebloskan Kaplan ke penjara. Memang pemerintah Turki saat ini sedang mendiskusikan
reformasi pengadilan keamanan negara. Namun bagaimana sosoknya, tetap belum jelas.
Diduga pengadilan yang kontroversial itu, hanya sekedar berubah nama.
Walaupun Metin Kaplan yang mengasingkan diri cukup populer di Jerman, namun di Turki
Khalifah dari K�ln ini nyaris tidak punya pendukung. Tetapi bagi Turki, Kaplan tetap
saja dikategorikan sebagai musuh negara yang cukup penting, sebab ia telah memaklumkan
perang jihad melawan negara Turki yang Sekuler dan ingin mengembalikan kejayaan
Kekhalifahan Turki Raya yang wilayahnya sampai ke Austria. Bahkan Kaplan dituduh
merencanakan pembunuhan seluruh tokoh politik puncak di Turki. Enam tahun lalu, polisi
Turki melaporkan berhasil menggagalkan rencana serangan bunuh diri dengan menggunakan
pesawat terbang kecil yang dimuati bahan peledak. Diduga, pilot kamikaze akan
menjatuhkan pesawat terbang tsb, pada saat upacara hari nasional tanggal 29 Oktober
memperingati Bapak Sekuler Turki, Kemal Atat�rk. Pada upacara di makam Atat�rk itu
biasanya seluruh tokoh politik, militer dan pemerintahan akan hadir.
Polisi melaporkan, rencana pembunuhan itu gagal akibat cuaca buruk dan juga karena
kesigapan polisi Turki. Banyak pihak meragukan, apakah memang Kaplan merencanakan
serangan semacam itu, sebab bukti-bukti otentiknya sangat minim namun bagi Ankara tema
ini selalu dijadikan alasan penyiksaan terhadap pengikut Kaplan yang tertangkap.
Pengakuan yang didapat dengan cara menyiksa selanjutnya digunakan sebagai barang bukti
untuk memojokan Metin Kaplan.
Tetapi sebagian pihak amat meragukan bahwa Kaplan sendiri akan mengalami siksaan di
penjara Turki walaupun praktek penyiksaan di penjara Turki belum lenyap, tahanan
terkemuka seperti Kaplan pasti akan diperlakukan istimewa dan terhormat. Misalnya saja
ketua partai pekerja Kurdi Abdullah �calan, yang tergolong musuh negara nomor satu, ia
ditahan di sebuah pulau penjara yang dirahasiakan dan mendapat perlakukan istimewa.
========================================================
[EMAIL PROTECTED]
Orang awam biasa saja
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Friends. Fun. Try the all-new Yahoo! Messenger
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/