CALON PRESIDEN SOWAN DUBES
Oleh Tangkisan Letug
Memang ironi politiklah,
kandidat presiden mengumbar janji
membangun Indonesia mandiri
secara ekonomi,
tapi baru mau maju saja
mereka sudah sowan
pada seorang dubes AS.
Memang mau dibilang aneh,
kok ya memang begitu,
koran luar negeri rame-rame
ikut menyoraki satu kandidat,
tapi juga memburuk-citrai
calon yang dianggap sudah tak berarti,
lalu dalam negeri sendiri ikut latah,
katanya kita memang butuh orang kuat.
Jaman globalisasi
hidup mandiri itu berarti mati
menyeret diri jadi lembah tanpa arti.
Tapi, menjilad bokong dollar
dan menelan kentut orang lain terus
siapa bisa mengaku bermartabat?
Ketika Suharto turun tahta,
seorang Indonesianis
sudah menyarankan
agar orang-orang militer
yang mau jadi presiden
sebaiknya menunggu setelah tujuh tahun lagi,
kalau mereka sudah pensiun.
Dan memang sekarang yang terjadi.
Ada dalang intelektual,
dari seberang,
lalu berurut kacanglah
para kandidat pemimpin negeri ini
sowan pada seorang dubes
seperti bebek-bebek yang minta nasi
kekuasaan yang akan diteteskan
dari sang raksasa negeri dollar.
Mungkin memang tak mungkin lagi
seorang pemimpin negeri ini
sungguh punya harga diri
di hadapan kerling dollar
dan kemahakuasaan negeri seberang.
Katanya, itu pilihan pragmatis,
bila ekonomi mau bangkit dengan "gelis."
Oh politik, oh serba kejepit,
Oh tempore, oh mores,
Oh negeriku, oh nasibku.
3 Juni 2004
__________________________________
Do you Yahoo!?
Friends. Fun. Try the all-new Yahoo! Messenger.
http://messenger.yahoo.com/
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/