aku sih setuju saja kalau ada sponsor yang bilang "Dilarang Membangun Pabrik" atau "Dilarang Jual Kendaraan". Tapi kalau benar2 terjadi pelarangan itu akan ada 2 pertanyaan: 1. gimana nasib buruhnya kan mereka juga perlu "asap" setiap hari. 2.Pasti setiap hari kita bakal perlu masker untuk menghindari asap-asap yg dibuat para buruh tadi. 3. keenakan pedagang masker dong...he..he..he...
id --- In [EMAIL PROTECTED], Tangkisan Letug <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > ASAP ROKOK ATAU ASAP KENDARAAN? > > Oleh Tangkisan Letug > > Kalau dipikir-pikir, makin kentara kepentingan apa > yang sedang didewakan dalam kampanye anti rokok. Yang > jahat dalam logika kampanye anti-rokok adalah > pengambinghitaman konsumen perokok yang mengakibatkan > kurangnya kesehatan. Seakan-akan korelasi antara > kematian orang dan merokok itu sudah jelas dengan > sendirinya. Padahal, kesehatan dan kematian itu tidak > sebanding lurus dengan aktivitas merokok. Masih banyak > faktor lain yang menyebabkan kondisi kesehatan orang > itu berkurang. > > Sebenarnya, kita bisa bertanya tentang kenyataan > sejarah bahwa orang Indonesia ini sudah > berturun-temurun ada dalam kultur merokok. Tetapi toh > nenek-moyang perokok kita itu memiliki usia yang > lanjut. Coba tengok sejarah keluarga. Kenyataan ini > tentunya membawa orang untuk berpikir faktor-faktor > lain. > > Logika kampanye anti-rokok yang mengglobal kurang > lebih begini: > *Banyak orang merokok. > *Ada orang sakit karena asap rokok. > *Maka, sebaiknya rokok dihapuskan. > > Dari logika itu pula, lahir diskriminasi terhadap para > perokok yang berlebihan. Pengkambinghitaman publik > terhadap budaya rokok didukung oleh media massa yang > global sifatnya. Semua itu hanya karena masalah "asap > rokok". > > Tetapi, anehnya, asap kendaraan yang jauh lebih > berbahaya dari asap rokok tetap tidak dikampanyekan > sehebat bahaya asap rokok. Bahkan dampak publiknya, > asap kendaraan jauh sebenarnya lebih hebat daripada > sekedar asap rokok. > > Lalu, bisa ditarik lagi pertanyaan kita, sampai pada > andilnya asap-asap pabrik di berbagai kota yang > dihirup penduduknya. > > Kalau mau serius mengatasi problem "asap", mestinya > justru asap-asap yang amat berbahaya dari kendaraan > dan pabrik-pabrik itulah yang perlu dikampanyekan > sebagai membahayakan kesehatan dan kehidupan. > > Kalau sekarang ada tempat-tempat umum dengan tulisan: > "Dilarang Merokok", mestinya jauh lebih urgen untuk > membuat larangan: "Dilarang Membangun Pabrik" atau > "Dilarang Jual Kendaraan". > > Begitulah, sekedar untuk bertanya. Namun, betapa > sulitnya menebas arus opini dunia yang terlanjur > dianggap benar adanya. Kasihan, Kang Amat dan Yu > Paijem, tak pernah mampu berpendapat untuk > kepentingannya sendiri. Kebenaran sepertinya sudah > didominasi para pemegang kekuasaan global. Bahkan, > untuk menyatakan kebutuhannya sendiri Kang Amat dan Yu > Paijem tak mampu. Kebutuhannya adalah kebutuhan > bebek-bebek yang dibuat lapar dan haus produk-produk > global. > > 4 Mei 2004 > > > > > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > Friends. Fun. Try the all-new Yahoo! Messenger. > http://messenger.yahoo.com/ ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

