Salam kembali. (jawaban saya huruf KAPITAL ok ?)

--- In [EMAIL PROTECTED], "Zamhasari Jamil" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> Salam,
> 
> Bung Anton,
> 
> Meskipun kemaren-kemaren itu Tinta India sempat dipertanyakan oleh 
> sebagian masyarakat Indonesia, tapi saya juga sudah pernah bilang 
di > forum ini bahwa Tinta India itu tak berbahaya. Dan tinta itu 
juga > digunakan oleh masyarakat India pd pemilihan presiden 10 Mei 
lalu.
NOTE : BERBAHAYA ATAU TIDAK, MASALAH KIMIA/BIO. DASAWARSA 90-AN 
TIDAK, BERBAHAYA TH 2000 KEATAS. IPTEK DUNIA MANUSIA KIAN MAJU. 
BERBAHAYA BUKAN KARENA 'DIIYAKAN' DI INDIA ATAU KUTUB SEKALIPUN. BILA 
PERLU, ADA BERGUDANG REFERENS & REGULASI.
> 
> Hanya yang saya sayangkan adalah, mengapa tinta itu harus diimpor 
> dari India, buatan dalam negeri aja emangnya kenapa? Soalnya, bila 
> tinta itu harus dimpor segala dari LN (India), biayanya kan tentu 
lebih besar.
NOTE : TINTA LOKAL B3 PUN NISCAYA DITENTANG, SHE-h-WISE. SOAL BIAYA 
SEPAKAT.
> 
> Coba bayangkan, KPU membeli tinta dari India (mengeluarkan dana), 
> terus tinta tersebut dikirim ke Indonesia (mengeluarkan dana), 
> kemudian lagi setelah di Indonesia, tinta tersebut kembali di kirim 
untuk 
> masyarakat Indonesia di India (mengeluarkan dana). Mengapa, sewaktu 
> KPU beli tinta di India, tidak ditinggalkan aja sebotol atau dua 
botol. Kan 
> hanya tinggal mengisi Berita Acara koq. 
> 
> Yang tidak saya sepakati adalah bangasa kita ini adalah bangsa yang 
> suka mubazir dan menghambur-hamburkan uang. Hebatnya, uang yang 
> hambur-hamburkan itu masuk pula ke saku KPU. Bukan berarti saya 
> menduh KPU macam-macam, tapi saya yakin memang begitulah adanya.
> 
> Coba kalau tinta buatan dalam negeri, pasti lebih hemat. India itu 
ya, 
> kalau mau ngadain acara hemat sekali, untuk bilik pencoblosan suara 
> pemilihan Perdana Menteri silam, bilik pencoblosan suara dimana 
disitu 
> ada Presiden Abdul Kalam, hanya berdindingkan kertas kardus. Lagian 
> buat apa di buat mahal-mahal, lha kan hanya digunakan sekali saja. 
> Untuk pemiihan selanjutnya udah bisa dipastikan buat yang baru lagi.
> 
> Untuk itu, kepada bung Anton yang akrab dengan KPU,
NOTE : EEEIT, SAYA DIMINTA DAMPINGI BERFAKTOR CIVIC & PUBLIC, 
BUKAN "PERSONAL" LHO...AWALNYA DARI KRITISI-KE-SOLUSI, QUALITY-WISE. 
 mohon dong 
> mereka itu (KPU) dikasi tahu bahwa masyarakat miskin menangis 
> tersedu-sedu melihat KPU yang menghambur-hamburkan uang itu. 
> Cukuplah pejabat-pejabat di republik ini yang suka menyikat harta 
> negara. KPU tak usahlah begitu juga. 
> 
> Dan saya juga berterima kasih kepada bung Anton yang bersedia 
> sharing info di forum ini. Gimana pendapat rekan-rekan yang 
lain......
NOTE : I WILL DO MY BEST, FRIENDS, FOR OUR BELOVED COUNTRY, AND 
PEOPLE'S SAKE.
> 
> Wassalam,
> 
> IzaM -

THANKS. TRIMS. SALAM.
> 
>  
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], "antonhartomo" 
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Silam hari, saat pemilu Caleg, rame orang bincang...wong tinta 
celup 
> > jari saja kok impor. Makin rebak, ternyata kandungannya B3 : 
bikin 
> > iritant-toxic-mutagen-karsinogenik. April 04 Pemilu, takut2 orang 
> > mencelup jarinya ke tinta mahal itu.
> > 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke