Perlu mencegah pertumpahdarahan dan bahaya ancaman Al qoeda, kita 
sebagai pihak netral perlu membangun dialog dan penyelesaian bersama 
Al qoeda, US dan bangsa dunia untuk diperlihatkan kemauan mendukung 
keadilan dan kebersamaan. Semoga mereka sadar untuk lebih membuktikan 
kemauan penyelesaian solusi secara damai di depanNya.

  Allah sesungguhnya tidak menyukai ada umat umat melakukan kekerasan 
tanpa memperdulikan penyelesaian solusi secara sengaja dan melakukan 
pembalasdendaman. Untuk umat umat yang lupa dari jalan benar dalam 
ajaran Islam, perlu berenunglah dan memikirkan jernih.

 Tidak dapat mengetahui kenapa Al Qoeda ingin membalas dendam hanya 
karena satu kepentingan? tolonglah perlihatkan keinginan dalam 
mendukung penyelesaian secara damai.

Ingat, apakah benar tindakan kekerasan inilah diinginkan oleh Tuhan 
maupun hati nurani kalian???

wassalam,

--------------------------------------------------------
Lagi, Bom Mobil Tewaskan Sedikitnya Tujuh Orang di Baghdad
 
BAGHDAD--MIOL: Bom mobil meledak di pusat kota Baghdad dengan 
menewaskan sedikitnya tujuh orang, Senin, dan melukai lebih 50 
lainnya, demikian menurut sumber-sumber medis.

Seorang juru foto AFP melihat empat jenazah ditutupi lembaran kain di 
lokasi ledakan di arah masuk menuju Jalan Sadoun, kawasan niaga di 
sisi timur Sungai Tigris, sejajar dengan Lapangan Tahrir, dan 
dipenuhi restoran, toko, dan tempat-tempat tinggal.

Ledakan yang berasal dari sebuah mobil itu mengenai dua kendaraan 
semua-medan (all-terrain) gaya Barat, pada saat jam sibuk.

Bekas-bekas darah berceceran di lokasi, setelah korban-korban yang 
bergelimpangan diangkut dengan mobil-mobil bak terbuka untuk diberi 
bantuan medis.

Insiden terakhir terjadi sehari setelah bom mobil di dekat instalasi 
militer di bagian tenggara Baghdad sehingga menewaskan 12 warga Irak, 
delapan sipil dan empat polisi. Kejadian kemarin melukai 13 orang 
lainnya.

Serangan itu terjadi beberapa menit setelah pukul 08.00 waktu 
setempat (pukul 13.00 WIB), ketika konvoi kendaraan-kendaraan gaya 
Barat itu melintas cepat di jalan, tidak jauh dari markas besar utama 
pasukan AS.

"Yakin, itu bom bunuh diri," kata Sersan Sayed Khamat, yang 
menyaksikan ledakan tersebut.

Khamat menambahkan dua kendaraan sport-serbaguna yang hancur itu 
menyerupai kendaraan-kendaraan yang biasa dipakai oleh pihak otoritas 
sementara koalisi (CPA), namun belum ada konfirmasi mengenai siapa 
sesungguhnya yang berada di kendaraan itu dan kebangsaan mereka.

Khamat mengatakan tiga orang terluka parah ditarik keluar dari 
kendaraan pertama dan dilarikan ke rumah sakit. Satu kendaraan turut 
terbakar di sisi pejalan kaki ruas jalan tersebut, dan kendaraan 
ketiga langsung terbakar setelah ledakan terjadi.

Serangan terakhir menyusul pula serangan terhadap seorang pejabat 
pemerintah transisi Irak dari Departemen Pendidikan Minggu yang mati 
ditembak. Serangan ini merupakan serangan kedua dalam waktu 24 jam.

Kaamal Jarrah, direktur jenderal kebudayaan Irak, tewas ditembak di 
depan kediamannya di wilayah barat Baghdad pada saat ia akan 
berangkat ke tempat kerja, seorang pejabat di Departemen Pendidikan 
dan Kebudayaan mengatakan.

"Sekelompok pria tak dikenal telah menembak ke arah Kamal Jarrah 
tepat di depan kediamannya di perumahan Ghazalia," kata narasumber 
Depdikbud mengatakan tanpa mau disebut namanya.

Jarrah, 60, ditembak di hadapan istrinya yang mengantarnya pada saat 
ia bersiap untuk berangkat kerja.

"Ia (Jarrah) ditembak beberapa kali dan langsung dibawa ke rumah 
sakit Yarmuk dan meninggal setibanya disana," kata narasumber itu.

"Kami belum mempunyai informasi mengenai jumlah orang yang 
menyerangnya dan apa motif mereka, karena sepengetahuan kami Kamal 
Jarrah tak mempunyai musuh karena selama ini ia dikenal sebagai sosok 
yang diterima disemua golongan dan kelompok," katanya.

Penyerangan terhadap Kamal Jarrah berselang tak sampai satu hari 
wakil Menteri Luar negri Bassam Kubba, yang merupakan orang 
pemerintah transisis Irak yang baru dibentuk yang pertama dibunuh.

Kubba juga ditembak oleh gerombolan tak dikenal didepan rumahnya 
Sabtu pagi hari dua pekan setelah pemerintahan sementara Irak 
dibentuk yang akan memulai kerja mereka secara efektif akhir bulan 
Juni.

Sebelumnya, politikus dari kelompok Syi'ah Ezzedine Salim yang 
memegang posisi pimpinan dari Dewan Pemerintahan Irak yang kini sudah 
dibubarkan juga menemui ajalnya karena serangan.

Salim meninggal akibat bom mobil pada 17 Mei yang merupakan bagian 
rangkaian serangan dengan sasaran para pejabat pemerintahan.

Pemimpin kelompok Sunni Syeikh Iyad Kurshid Abdel Razak di tembak 
mati oleh sekelompok orang tak dikenal di kediamannya di wilayah 
pusat penghasil minyak, Kirkuk Sabtu pekan lalu.

Sementara itu seorang pejabat daerah Sabtu ditembak oleh pria tak 
dikenal di kediamannya di kota Kirkuk , seorang profesor geografi 
juga ditembak di Universitas Baghdad oleh gerombolan pria didepan 
kampus pada saat ia akan pulang pada pukul 12:15 waktu setempat.

Jenderal Hussein Mustapha yang memimpin pasukan penjaga perbatasan 
nyaris menjadi korban serangan hujan peluru gerombolan yang 
mengendarai kendaraan roda empat Sabtu di jalan raya Baghdad.

Seorang tokoh partai Baath terbunuh Ahad pada saat ia tengah 
mengendarai mobilnya di dekat Baquba 60km timur laut Baghdad. 
 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke