http://www.jawapos.com/index.php?act=detail_c&id=112262
Senin, 14 Juni 2004, Relevansi Pemikiran Imam Khomeini Melawan AS di Timur Tengah Oleh Djoko Susilo * Dua puluh lima tahun lalu ketika revolusi Islam di Iran yang dipimpin Ayatullah Ruhollah Khomeini atau yang terkenal dengan sebutan Imam Khomeini menjungkalkan kekuasaan Shah Iran Muhammad Reza Pahlevi, dunia, khususnya Barat, terperanjat. Tiba-tiba, Islam menjadi momok dan kekuatan menakutkan karena penguasa yang didukung penuh AS dan sekutu Barat-nya roboh oleh gerakan perlawanan seorang ulama tua yang hanya bersenjata tekad jihad dan doa. Tidak banyak juga yang menyadari bahwa Imam Khomeini waktu itu sudah memperingatkan tentang bahaya ancaman dominasi AS di Timur Tengah yang kini menjadi kenyataan. Dengan semboyannya: Magbar Amerika, Magbar Russia, Magbar Israeli, Khomeini mencoba menyentakkan kesadaran umat Islam dunia mengenai bahaya ketiga musuh Islam tersebut. Namun, tidak banyak yang memberikan perhatian kepada seruan tersebut. Bahkan, banyak pihak, termasuk di Indonesia saat itu, yang menganggap bahwa yang disampaikan Khomeini tersebut merupakan bahaya laten yang harus diwaspadai. Seruan Khomeini untuk mengenyahkan AS, Soviet (saat itu), dan Israel tersebut sebenarnya harus ditangkap sebagai ajakan kepada umat Islam agar bersikap independen dan tidak mau tunduk begitu saja kepada ketiga poros kekuatan dunia itu. Keengganan untuk melawan dominasi ketiga kekuatan tersebut sudah nyata sekarang dan dampaknya sudah sangat nyata. Di bidang ekonomi, dengan isu globalisasi yang digalakkan AS dan sekutunya, ekonomi dunia Islam berada sepenuhnya di bawah kontrol atau Barat. Globalisasi yang disimbolkan dengan peran dominan IMF dan WTO malah memperpanjang krisis ekonomi di Indonesia yang berlangsung sejak 1997. Berkat resep IMF, Indonesia kehilangan kedaulatan ekonominya dan kehidupan rakyat morat-marit. Sementara itu, negeri jiran Malaysia yang berani melawan IMF malah mengalami kemajuan luar biasa. Dalam perdagangan internasional, rezim WTO juga mendiskriminasi negara-negara berkembang. Produk pertanian yang di Barat selalu diberi subsidi berat membanjiri negara dunia ketiga karena masih dikecualikan WTO. Petani pun menjerit karena harga gabah, tebu, kedelai, dan produk pertanian lainnya jatuh. Dominasi AS dalam lembaga keuangan dunia menyebabkan krisis finansial di berbagai negara mulai Indonesia dan kawasan Asia Tenggara sampai Argentina, Brazil, serta negara di Amerika Latin lainnya. Khomeini sejak awal memperingatkan mengenai bahaya AS. Bahkan, sejak masih menjadi tokoh oposisi di Iran pada 1960-an, dia sangat gigih melawan pemberian hak-hak istimewa personel AS di Iran. Keistimewaan diberikan pemerintah Shah Iran kepada warga AS, termasuk hak kekebalan terhadap hukum nasional Iran. Artinya, jika ada warga AS yang melanggar pidana atau perdata, mereka tidak bisa dijatuhi hukuman berdasarkan hukum Iran, meski kejahatan yang dilakukannya terjadi di Iran. Dengan demikian, warga AS menjadi warga kelas satu di Iran. Ketika membentuk pemerintahan revolusi Islam di Iran, Khomeini menegaskan, "Dengan dukungan rakyat, aku menunjuk pemerintahan. Pemerintah kita yang sekarang tidak disetujui bangsa dan angkatan bersenjata. Pemerintah itu hanya didukung AS dan Inggris yang memerintahkan angkatan bersenjatanya untuk mendukungnya pula. Mereka berkata tak mungkin ada dua pemerintahan dalam suatu negara. Kita pun sependapat. Tetapi, kita bersikeras, pemerintahan yang tidak resmi harus dienyahkan. Pemerintah kita bergantung pada suara dan amanat rakyat." Dari pernyataan Khomeini itu, tegas disebutkan bahwa AS dan Inggris berada di belakang rezim Shah Iran. Ketika akhirnya AS dan sekutunya harus angkat kaki dari Teheran, setahun kemudian mereka berusaha menggulingkan pemerintahan Islam Iran dengan merayu Saddam Hussein melakukan invasi pada 22 September 1980. Mengapa Saddam? Sebab, tidak seorang pun di Iran yang mau menggulingkan pemerintahan Islam, kecuali pengkhianat yang kekuatannya tidak seberapa. AS pun akhirnya mendukung kezaliman Saddam yang memaksakan perang berkepanjangan sampai 1988 dengan korban jiwa ratusan orang. Belakangan terungkap, tokoh-tokoh neokonservatif seperti Donald Rumsfeld yang kini menjadi Menhan, dulu adalah sahabat erat Saddam. Lantaran kezaliman Saddam diteruskan pada anak emas lain AS, yakni Kuwait, AS pun menyerangnya. Ironis, Rumsfeld dan sekutunya seperti Paul Wolfowitz berada di balik semua aksi keji tersebut. Andaikata Khomeini orang Jawa, dia pantas mendapatkan sebutan pandhita linuwih sing weruh sak durunge winarah. Kegagalan umat Islam dan semakin terpuruknya kondisinya, antara lain, disebabkan kegagalan mengapresiasi dan memahami peringatan-peringatan awal yang disampaikan Khomeini. Keterbelakangan, keterpurukan, dan terus berlangsungnya penjajahan Israel di Palestina, antara lain, disebabkan umat Islam mengabaikan gagasan-gagasan yang disampaikan Khomeini. Ada dua contoh nyata hasil perjuangan melawan Israel. Pertama, perjuangan yang dilakukan mujahid Hizbullah di Lebanon yang dipimpin Syeikh Hassan Nasrallah. Kedua, perjuangan PLO melawan Israel di Palestina. Pihak Hizbullah yang jelas-jelas mendapatkan inspirasi dan semangat juang dari Khomeini mendasarkan perjuangannya mengusir Israel dari Lebanon Selatan atas dasar Islam. Meski didukung kuat AS dan sekutunya, akhirnya Hizbullah berhasil mengusir Israel. Sebaliknya, PLO yang memuja sekularisme kian terpuruk. Jangankan mengusir Israel, Yasser Arafat malah tidak laku di mata George Bush. Dengan demikian, sangat relevan jika umat Islam ingin memenangkan pertarungan melawan kaum Zionis dan kapitalisme dunia dengan mengkaji kembali pemikiran Khomeini. Namun, pemikiran tersebut harus diadaptasi dan dikembangkan sesuai kepentingan lokal serta pada tahap mana masyarakat Islam setempat mampu melaksanakannya. *. Djoko Susilo, anggota Komisi I DPR, Jakarta 12 Juni 2004 Mahasiswa Aligarh Muslim University Aligarh, India -- India.com free e-mail - www.india.com. Check out our value-added Premium features, such as an extra 20MB for mail storage, POP3, e-mail forwarding, and ads-free mailboxes! Powered by Outblaze ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

