http://pk-sejahtera.org/modules/news/article.php?mn=1&storyid=2666
Rabu, 19 Mei 2004 13:15 WIB (Terbaca: 4192) Berita PKS Tolak Jatah Menteri CIJERUK � PKS tetap bergeming. Di saat parpol lain mulai kasak-kusuk memberikan dukungan kepada pasangan Capres/Cawapres, partai yang mengejutkan dengan perolehan suaranya yang signifikan pada Pemilu 2004 ini belum juga bersikap. PKS juga sepakat untuk tidak masuk dalam lingkaran pemerintahan kabinet hasil pemilihan presiden 5 Juli mendatang. Bahkan, PKS dengan lantang membantah isu miring yang menyebutkan partai yang didominasi kaum intelektual ini mendukung pasangan Capres Amien Rais dan Cawapres Siswono Yudho Husodo. Hal ini diungkapkan Presiden PKS, Hidayat Nur Wahid saat berkunjung ke ponpes Al-Kahfi, Cijeruk, Kabupaten Bogor, kemarin. Menurut Hidayat, isu yang berkembang soal dukungan itu memang banyak bereliweran, namun PKS tetap pada keputusan semula. Dimana, jika suara hasil Pemilu 2004 tidak mencapai suara 20 persen maka PKS tak akan mencalonkan presiden. Untuk itu, PKS akan mengonsentrasikan diri di parlemen. PKS akan melakkan aktivitas kritik yang produktif. Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas bernegara. �Sedangkan untuk ke depannya mengenai Capres dan Cawapres, PKS akan menyerahkan kewenangan kepada syuro atau permusyawaratan lembaga yaitu MPP, BPH, dan Dewan Syariah untuk melakukan pencermatan terhadap aktivitas politik yang ada,� urai Hidayat. Selain itu, PKS pada saatnya akan memberikan rekomendasi kepada warganya kemanakah rekomendasi itu akan diberikan. Hidayat menyebutkan, di antara enam pasangan Capres dan Cawapres, sampai saat ini PKS belum mempunyai jagoannya yang akan dipilih. Hidayat menjelaskan, ada beberapa alasan mengapa rekomendasi tersebut belum turun. Pertama, KPU sendiri belum menyebutkan siapa Capres dan Cawapres yang akan berlaga di era pemilihan nanti. �Kalau belum ada Capres dan Cawapresnya, bagaimana kita akan memberikan rekomendasi?,� ujar Hidayat yang tampil simpatik dalam konferensi pers di Al-Kahfi kemarin. Yang kedua, lanjutnya, Capres dan Cawapres belum menyampaikan program kerja secara terbuka. Memberi dukungan tanpa jelas program kerjanya, seperti memberikan cek kosong kepada Capres. �Dan, itu tidak meningkatkan kualitas bernegara dan berbangsa,� imbuhnya. Sedangkan alasan ketiga, PKS belum merekomendasikan Capres dan Cawapres dikarenakan belum jelasnya bagaimana komposisi kabinetnya. Karena, sehebat apapun program kerja Capres yang menyatakan akan memberantas korupsi, kalau kemudian menterinya terdiri dari para koruptor, itu semua adalah kebohongan saja. �Jadi, kami menunggu keputusan KPU (22/5) mengenai Capres dan Cawapres, dan kita berharap rekomendasi itu sudah dikeluarkan di lembaga tinggi partau sebelum masa kampanye presiden,� paparnya. PKS juga akan berkonsentrasi di parlemen dan PKS tidak akanada di kabinet sekalipun banyak Capres dan Cawapres yang menawarkan koalisi untuk menjadi menteri. �Tapi, kami menyatakan terima kasih pada mereka atas semua tawaran itu, kami berkeputusan untuk konsentrasi sepenuhnya di parlemen,� tegasnya. Menurutnya, konsentrasi di parlemen itu sebuah prilaku yang sangat terhormat dalam sebuah demokrasi. Dengan demikian, PKS bisa sepenuhnya mengontrol dengan cara yang lebih profesional. Karena, dengan tidak ada di parlemen, membuat PKS mudah melakukan peran dengan leluasa. �Posisi kami adalah mengkritik dengan cara konstruktif. Kalau pemerintah baik, tidak ada kata untuk tidak mendukung, tapi kalau pemerintah itu ada masalah, ya itu kita harus ingatkan,� katanya. [Radar Bogor, 19 Mei 2004] Mahasiswa Aligarh Muslim University Aligarh, India -- India.com free e-mail - www.india.com. Check out our value-added Premium features, such as an extra 20MB for mail storage, POP3, e-mail forwarding, and ads-free mailboxes! Powered by Outblaze ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

