Sekjen PBB Imbau Negara Muslim Dukung Pemerintahan Sementara Irak
Istambul, Selasa
Sekjen PBB Kofi Annan hari Senin (14/6) mengimbau negara-negara
Muslim mendukung pemerintahan sementara yang baru di Irak dan
mengatakan Irak mempunyai masa depan yang baik kendati ada aksi
kekerasan.
Dalam pesan yang dibacakan di depan pertemuan Organisasi Konferensi
Islam (OKI) beranggotakan 57 negara Islam, Annan juga mendesak Israel
menghentikan pembunuhan terhadap pejuang Palestina dan menyatakan
warga Palestina juga harus menghentikan serangan bom bunuh diri
mereka.
"Irak sama sekali bukan negara yang gagal," kata Annan di depan para
menteri luar negeri OKI di Istambul dalam pesannya yang dibacakan
wakil khususnya untuk Irak, Lakhdar Brahimi.
"Saya mengimbau kepada anda agar menanggapi permintaan dukungan dari
pemerintahan sementara," tambahnya, dan menekankan tenaga kerja yang
berpendidikan dan sumber enerji yang berlimpah di Irak.
Pemerintahan baru Irak secara resmi akan mengambil alih kekuasaan 30
Juni 2004. Bom mobil bunuh diri di Baghdad menewaskan sedikitnya 13
orang, termasuk lima kontraktor asing, dan sekaligus menggambarkan
situasi keamanan yang sangat gawat yang harus dihadapi Perdana
Menteri Iyad Allawi.
Para pembicara OKI yang lain termasuk tuan rumah Turki mengatakan
bahwa PBB harus memainkan peran utama dalam pembangunan kembali Irak.
OKI, yang dibangun 1969, ingin berbicara dengan suara bulat atas nama
1,3 miliar Muslim dunia, namun kekurangan cara dan kerangka kerja
yang melembaga untuk mewujudkan resolusinya.
Seperti biasanya di pertemuan OKI, konfrensi Istambul mendengar
pengaduan tentang kebijakan Israel di wilayah Palestina. Namun Turki,
satu-satunya negara Muslim yang mempunyai hubungan keamanan dengan
negara Yahudi itu, terlihat menggunakan bahasa yang lebih lunak.
"Kami bukan berarti tidak melihat kekhawatiran keamanan Israel, tapi
kami melihat penggunaan kekuatan yang berlebihan sebagai kesalahan
besar yang tidak lain hanya akan meningkatkan ketegangan dan
menyakiti warga sipil," kata Presiden Turki Ahmet Necder Sezer dalam
pidato pembukaan pertemuan itu.
Turki, sekutu Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan Amerika
Serikat, menginginkan peningkatan pengaruhnya sendiri di OKI, dan
melihat dirinya sebagai jembatan secara politis dan geografis antara
Barat dan Islam.
Sezer menekankan perlunya negara-negara yang tergabung dalam OKI
memperbarui sistem ekonomi dan politik, kendati ia tidak mengacu
langsung pada Prakarsa Timur Tengah Raya-nya Presiden AS George W.
Bush, yang bertujuan untuk meningkatkan demokrasi di dunia Islam.
"Ini sangat penting bahwa anggota OKI menunjukkan kemauan jelasnya
untuk menyelaraskan pembaruan politik, sosial dan ekonomi untuk
mengejar perkembangan zaman saat ini," ujar Sezer.
"Namun, penting untuk mengambil langkah nyata dan kasus per kasus
untuk membangun kedinamisan domestik dan kekhasan tiap negara," kata
Sezer kepada negara-negara Arab, yang menuduh Bush berusaha
menerapkan nilai-nilai asing kepada mereka.
Turki mengharapkan OKI akan mendukung pencabutan sanksi internasional
atas Siprus Turki menyusul referendum 24 April. Dalam referendum itu,
daerah kantong Siprus Turki didukung rencana PBB untuk menyatukan
Siprus. Rencana itu dirusak oleh Siprus Yunani.
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/