komisi viii yg piknik ke hong kong dan korsel untuk 'meninjau' tanker 
pertamina diketuai irwan pratiknyo dari PK. piknik ini buang-buang 
duit negara lho mas...
terus setiawan jody yg jadi bintang iklan PKS itu salah satu yang 
ngasih duit pam swakarsa jamannya Sidang Istimewa MPR presiden 
habibie.
setiawan jody itu bisnisnya gede karena kongkalikong jual tanker 
dengan tommy suharto dan bambang trihatmojo.
kalo memang anda pendukung PKS yang bersih dan lebih peduli, coba 
tnyakan hal ini kepada pengurus PKS...
supaya PKS tetap bersih...

--- In [EMAIL PROTECTED], "Khoirur Rozi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> http://pk-sejahtera.org/modules/news/article.php?mn=1&storyid=2666
> 
> Rabu, 19 Mei 2004 13:15 WIB (Terbaca: 4192)  
> 
> Berita
> PKS Tolak Jatah Menteri 
> CIJERUK � PKS tetap bergeming. Di saat parpol lain mulai kasak-
kusuk memberikan dukungan kepada pasangan Capres/Cawapres, partai 
yang mengejutkan dengan perolehan suaranya yang signifikan pada 
Pemilu 2004 ini belum juga bersikap. PKS juga sepakat untuk tidak 
masuk dalam lingkaran pemerintahan kabinet hasil pemilihan presiden 5 
Juli mendatang.
> 
> Bahkan, PKS dengan lantang membantah isu miring yang menyebutkan 
partai yang didominasi kaum intelektual ini mendukung pasangan Capres 
Amien Rais dan Cawapres Siswono Yudho Husodo.
> 
> Hal ini diungkapkan Presiden PKS, Hidayat Nur Wahid saat berkunjung 
ke ponpes Al-Kahfi, Cijeruk, Kabupaten Bogor, kemarin.
> 
> Menurut Hidayat, isu yang berkembang soal dukungan itu memang 
banyak bereliweran, namun PKS tetap pada keputusan semula. Dimana, 
jika suara hasil Pemilu 2004 tidak mencapai suara 20 persen maka PKS 
tak akan mencalonkan presiden.
> 
> Untuk itu, PKS akan mengonsentrasikan diri di parlemen. PKS akan 
melakkan aktivitas kritik yang produktif. Tujuannya, untuk 
meningkatkan kualitas bernegara. "Sedangkan untuk ke depannya 
mengenai Capres dan Cawapres, PKS akan menyerahkan kewenangan kepada 
syuro atau permusyawaratan lembaga yaitu MPP, BPH, dan Dewan Syariah 
untuk melakukan pencermatan terhadap aktivitas politik yang ada," 
urai Hidayat.
> 
> Selain itu, PKS pada saatnya akan memberikan rekomendasi kepada 
warganya kemanakah rekomendasi itu akan diberikan. Hidayat 
menyebutkan, di antara enam pasangan Capres dan Cawapres, sampai saat 
ini PKS belum mempunyai jagoannya yang akan dipilih.
> 
> Hidayat menjelaskan, ada beberapa alasan mengapa rekomendasi 
tersebut belum turun. Pertama, KPU sendiri belum menyebutkan siapa 
Capres dan Cawapres yang akan berlaga di era pemilihan nanti.
> 
> "Kalau belum ada Capres dan Cawapresnya, bagaimana kita akan 
memberikan rekomendasi?," ujar Hidayat yang tampil simpatik dalam 
konferensi pers di Al-Kahfi kemarin.
> 
> Yang kedua, lanjutnya, Capres dan Cawapres belum menyampaikan 
program kerja secara terbuka. Memberi dukungan tanpa jelas program 
kerjanya, seperti memberikan cek kosong kepada Capres.
> 
> "Dan, itu tidak meningkatkan kualitas bernegara dan berbangsa," 
imbuhnya.
> 
> Sedangkan alasan ketiga, PKS belum merekomendasikan Capres dan 
Cawapres dikarenakan belum jelasnya bagaimana komposisi kabinetnya. 
Karena, sehebat apapun program kerja Capres yang menyatakan akan 
memberantas korupsi, kalau kemudian menterinya terdiri dari para 
koruptor, itu semua adalah kebohongan saja.
> 
> "Jadi, kami menunggu keputusan KPU (22/5) mengenai Capres dan 
Cawapres, dan kita berharap rekomendasi itu sudah dikeluarkan di 
lembaga tinggi partau sebelum masa kampanye presiden," paparnya.
> 
> PKS juga akan berkonsentrasi di parlemen dan PKS tidak akanada di 
kabinet sekalipun banyak Capres dan Cawapres yang menawarkan koalisi 
untuk menjadi menteri.
> 
> "Tapi, kami menyatakan terima kasih pada mereka atas semua tawaran 
itu, kami berkeputusan untuk konsentrasi sepenuhnya di parlemen," 
tegasnya.
> 
> Menurutnya, konsentrasi di parlemen itu sebuah prilaku yang sangat 
terhormat dalam sebuah demokrasi. Dengan demikian, PKS bisa 
sepenuhnya mengontrol dengan cara yang lebih profesional. Karena, 
dengan tidak ada di parlemen, membuat PKS mudah melakukan peran 
dengan leluasa.
> 
> "Posisi kami adalah mengkritik dengan cara konstruktif. Kalau 
pemerintah baik, tidak ada kata untuk tidak mendukung, tapi kalau 
pemerintah itu ada masalah, ya itu kita harus ingatkan," katanya. 
[Radar Bogor, 19 Mei 2004] 
> 
> 
> Mahasiswa Aligarh Muslim University
> Aligarh, India
> 
> -- 
> India.com free e-mail - www.india.com. 
> Check out our value-added Premium features, such as an extra 20MB 
for mail storage, POP3, e-mail forwarding, and ads-free mailboxes!
> 
> Powered by Outblaze



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke