Salam sejahtera, (Karena topik awalnya memang kaum minoritas kan?! Saya bilang hidup kaum minoritas itu dimana2 tidak ada yg enak)Saya melihat dari kacamata seorang minoritas di NKRI tercinta. Selama 20 tahun belakangan ini, dibiarkan menderita oleh kelakuan beberapa kelompok yang mayoritas, sayangnya, kaum mayoritas yang tidak setuju dengan kelompok tsb. tidak membuka suara, membela hamnya sesama penduduk NKRI. Dan mengenai kekejaman/kejahatan yg. di lakukan atas nama islam oleh teroris yang di luar negeri, selalu saja diberikan alasan ber-macam2. Bagaimana kalau bebenah rumah sendiri dulu? (Minoritas di Indonesia dan minoritas (kalau memang yg dimaksud minoritas agama) di belahan dunia lain termasuk di bosnia) Wah, sdr. Listy, penduduk Muslim di Bosnia Herzegovina, adalah 40% (minoritas, tetapi tidak terlalu banyak beda dengan mayoritas), tetapi meskipun minoritas, tidak berarti bahwa mereka menderita atas perlakuan yang mayoritas. Bukti adalah sedang diadilinya beberapa pimpinan Bosnia (Muslim) di Den Haag seperti yang saya kutip di posting saya sebelum ini. Jadi belum tentu golongan minoritas itu menderita. (Sejak peristiwa 11 September, umat islam di seluruh eropa, Amerika ditempatkan dalam suasana tidak nyaman. Di London, menurut commission on British Muslims and Islamophobia, muslim London ditempatkan pada posisi sulit. Selain menghadapi serangan individu, sejumlah masjid juga dirusak. Perasaan takut terhadap Islam (islamophobia) sudah menjadi akut yg mewabah di seluruh penjuru Inggris. Kaum muslim mudanya tidak lagi merasa memiliki Inggris seperti yang dulu. Tiap hari seperti sebuah bom waktu dalam kehidupan social mereka. Di Korea Selatan misalnya, mereka harus menyembunyikan ke musliman mereka karena masyarakat umum disana masih mengidentifikasikan islam dengan terorisme dan pedang. Mereka sangat conformist namun sudut pandang negatif lebih banyak berbicara hal2 yang kurang mereka kenali. Dan itu sebabnya muslim di korea dianggap sebagai outsider dalam kehidupan social korea.) Betul sekali penduduk Muslim di bagian Barat yang tidak bersalah mengalami konsekwensi perbuatan fanatik Islam yang Arab pada tgl. 11 Sept. meskipun konsekwensi tsb. tidak seberat yang dialami minoritas di Indonesia selama 20 tahunan ini yang tidak menerbangkan pesawat ke menara2 di Jakarta. Tetapi pemerintahan di Barat dengan serius menyelidiki dan menangkap pelaku2 yang berbuat jahat terhada kaum muslimin tsb. (Kenapa masyarakat diluar minoritas menilai islam jelek?) Pada waktu Sept. 11 Pres. Bush jelas2 mengatakan bahwa yang melakukan kejahatan tsb. adalah sekelompok orang yang kebetulan beragama Islam. Ber-kali2 ia tekankan bahwa itu adalah terhadap teroris Islam, bukannya orang Islam, atau agama Islam. Saya setuju sekali dengan apa yang dia katakan. Setiap ada korban orang kafir oleh teroris Islam, banyak sekali muslimin yang lain yang bukan teroris, ber-gembira ria, ber-pesta2 atas kejadian tsb., dan perbuatan tsb. tidak di kecam oleh penduduk muslimin yang lain. Kalau kita lihat di koran2, banyak sekali alasan2 mengapa yang bergembira ria itu melakukan perbuatan seperti itu, antara lain, ditindas, dsb. (lihat tulisan saya diatas mengenai ini). Sebaliknya, jika ada korban yang jatuh di kalangan Muslim, saya belum pernah melihat orang Barat/kafir ke-jalan2, bergembira ria, berpesta. Bahkan sebaliknya banyak di pihak Barat yang mengecam sesama orang Barat yang mengakibatkan korban tsb. Siapa saja akan di kecam, tidak perduli akan agamanya atau rasnya atau nationality nya. Contoh: Banyak orang di Barat mengecam penyerangan Irak. Dan jawaban yang paling penting atas pertanyaan anda tsb., adalah fakta bahwa di-mana2 teroris Islam tsb. melakukan kejahatan, mereka melakukannya atas nama Allah, dengan menyebutkan Allahu Akbar. Jadi siapa yang bisa menyalahkan orang2 Barat yang tidak tahu menahu mengenai Islam jika mereka menyangka bahwa Islam itu jelek? Dan mereka tidak melihat adanya kritik, dll, dari pihak Islam yang bukan teroris. (Salah satunya karena pers barat yang mayoritas yg selalu membuat berita miring, yg sebenarnya mereka tidak tahu apa2 tentang ajaran islam sesungguhnya) Berikan contoh dari pada berita miring tsb. Sepengetahuan saya bahkan sebaliknya. Pers Barat tsb. sangat liberal (tidak suka dengan pendapat konservatif, sebab pada umumnya kaum konservatif tsb. pergi ke gereja, sedangkan yang liberal banyak yang agnostik). Mereka lebih banyak tidak menyiarkan kejahatan yang di lakukan oleh teroris, umpamanya. Contoh: artikel di Memri yang di terjemahkan dari bah. Arab yang saya kutip mengenai membualnya pimpinan teroris di Khobar, tidak ada di BBC, ABC, CNN, dll, dll. Sedangkan mengenai Abu Ghraib, ber-minggu2 mendapat tempat di hal. pertama, dikecam (and rightly so) dll. . Bukannya saya membela peristiwa Abu Ghraib tsb., Sama sekali tidak. Itu perbuatan jahanam dimana pelakunya harus dibawa ke pengadilan. Dan kalau saya tidak salah mengerti, pelakunya sedang diadili, kongres melakukan 'hearing', penduduk Amrik marah terhadap mereka, dan pejabat2 penting pem. Amrik pun me minta maaf. Bedakan dengan penyerbuan kedutaan Amrik di Tehran waktu Khomeini, yang berlangsung selama lebih dari satu tahun kalau tidak salah ingat - pokoknya lama ..... sekali. Begitupun dengan ditangkapnya William Buckley, cia di Lebanon, yang kemudian di bawa ke Iran dan di penggal kepalanya. Tidak ada dari dunia Arab/Islam yang mengutuk kejadian tsb., meskipun pemerintah Tehran jelas2 sudah melanggar undang2, bukan saja dengan penyerbuan tsb., tetapi juga dengan penyiksaan tahanan tsb.) Saya ambil contoh ini meskipun sudah lama sekali terjadinya, sebab yang melakukannya adalah pemerintah (Tehran) sendiri, sedangkan di Abu Ghraib, meskipun bukan pemerintah Amrik, tetapi yang melakukannya adalah anggauta tentara Amrik. Kalau saya ambil contoh perbuatan yang di lakukan teroris, bisa di argue bahwa teroris tsb. bukan/tidak mempunyai pemerintahan resmi. (Apakah memotong kepala (manusia seperti posting anda) adalah hobi dari teroris islam?) Jika saya sering main tennis, maka kemungkinan besar tennis tsb. adalah hobi saya. Di-mana2 di seluruh dunia, teroris Islam memotong kepala musuh2-nya, baik itu orang kafir maupun sesama orang Islam. Jadi rupanya sudah universil, itu kesan saya berdasarkan fakta. (Saya balik bertanya pada anda, memerkosa wanita, membantai orang2tua dan anak kecil juga hobi kaum mayoritas? (Saya kira dimana pun bangsa didunia ini jika mereka merasa tertindas (secara terus menerus) dan tidak punya cara lain untuk bertahan hidup selain membunuh, mereka akan melakukan hal itu.) Jika anda maksudkan bahwa perbuatan tsb. di lakukan oleh orang2 negara Barat, maka anda tahu sendiri bahwa perbuatan tsb. akan dihukum oleh pemerintah mereka. Tidak semua orang yang merasa tertindas terus menerus menjadi teroris. Penduduk Kristen di Mesir umpamanya sudah ber-ratus tahun tidak mempunyai hak yang sama (mereka adalah dhimmi sesuai dengan SI) dengan penduduk yang mayoritas Muslim, tetapi yang menjadi teroris sekarang ini di Mesir adalah orang Islamnya bukan orang Kristen Mesir.Lagipula, jauh lebih banyak korban kaum muslimin yang jatuh oleh teroris Islam dari pada orang kafir. (Contoh Irak) Bagaimana kalau membaca terlebih dahulu segala hal mengenai suatu topik, sebelum membentuk opini? amartien _______________________________________________ No banners. No pop-ups. No kidding. Make My Way your home on the Web - http://www.myway.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

