Hasil Penelitian AIPI Semarang
Sebagian Besar Kiai, Pilih Mega-Hasyim
Semarang, CyberNews. Nahdlatul Ulama (NU) dalam pemilihan presiden 2004
memiliki posisi yang menentukan. Dari lima pasang capres-cawapres, empat di
antaranya berasal dari NU.
Memperhitungkan hal tersebut, Asosiasi Ilmu Politik Indonesia cabang
Semarang (AIPI Semarang) mengadakan penelitian tentang "Sikap Politik Kiai
NU Non Partisan di Jateng dalam Pemilihan Presiden (pilpres) 2004".
''Hasil penelitian ini tidak bisa mengklaim representasi pendapat kiai
secara keseluruhan dalam pilpres 5 Juli. Melainkan hanya menggambarkan
fenomena politik para kiai yang diwawancarai,'' kata Drs Susilo Utomo, salah
satu tim peneliti dalam jumpa pers di gedung Dekanat FISIP Universitas
Diponegoro, Selasa (15/6).
Menurut Susilo, penelitian dilakukan dengan mewawancarai 26 responden yang
berasal dari Pondok Pesantren di 6 eks karisidenan di Jateng. Pemilihan
responden berdasarkan pertimbangan tim peneliti yang terdiri atas Drs Susilo
Utomo, Dra Susilowati, Drs Purwoko SU, Drs Priyatno Harsanto MA, Budi
Setiyono S Sos Mpol Admin, dan Drs teguh Yuwono MPol Admin adalah yang non
partisan. ''Non partisan artinya pondok pesantren yang sebelum kampanye
pilpres adalah pendukung partai Golkar, PKB, dan PPP,'' kata Susilo.
Hasil penelitian AIPI menunjukkan, pasangan Megawati-Hasyim Muzadi mendapat
62 % suara individu para kiai, sedang pasangan Wiranto-Sholahuddin (34,6 %),
Hamzah Haz-Agum gumelar (3,4 %), dan Susilo Bambang Yudoyono-Jusuf Kalla (0
%). ''Pasangan Amien Rais-Siswono Yudohusodo memang tidak kami tanyakan.
Karena tidak menyatakan dari NU dan bukan berasal dari NU,'' kata Susilo
dalam paparannya.
Menurut Susilo, kiai non partisan lebih cenderung memilih pasangan
Megawati-Hasyim Muzadi dalam pilpres karena dianggap memiliki kontribusi
bagi NU. ''Bagi kiai, memilih presiden seperti orang ngunduh mantu (memilah
calon mantu). Maka yang menjadi pertimbangan mereka adalah kecocokan, dan
kemaslahatan bagi warga NU,'' katanya.
Penelitian yang dilakukan di Rembang untuk Kars Pati, Kendal (Kars.
Semarang), Pekalongan (Kars. Pekalongan), Magelang (Kars. Kedu), Banyumas
(Kars. Banyumas), dan Boyolali (Kars. Solo) menemukan, beberapa kiai
berpendapat bahwa secara fikh kepemimpinan wanita masih menjadi khilafiyah
(perdebatan) sehingga diperlukan kajian fikh politik yang lebih lanjut.
Begitu pula, soal Khittah NU 1926 dan perlu tidaknya mundur sebagai
fungsionaris NU apabila maju sebagai pasangan capres-cawapres, kiai yang
diwawancarai mengemukakan pendapat yang berbeda-beda.
Penelitian yang dikerjakan dilapangan dalam satu minggu, sejak Kamis
(3/6-10/6) ini masih menyisakan beberapa kelemahan metodologi. ''Penelitian
ini tidak bisa menghitung kuantitatif errornya,'' kata Susilo.( widodo
prasetyo/CN07 )
_______________________________________________
---------------------------------
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/