=======================================================
SELAMAT DATANG BAPAK PRESIDEN YUDHOYONO
=======================================================
23.06.2004
Evaluasi Sidang Raya Gereja Katolik
Meskipun saya seorang Muslim, menarik juga untuk
membahas mengenai Sidang Raya Gereja Katolik untuk ke
95 kalinya berakhir hari Minggu lalu di kota Ulm,
tidak ada maksud untuk mencampuri agama lain .
Carola Hobfeld dari Bonn:
Sidang Raya Gereja Katolik maupun Gereja Protestan
merupakan pertemuan spiritual, sekaligus menjadi forum
bagi gereja dan masyarakat untuk membahas berbagai
masalah yang ada saat ini. Mulai dari oikumene,
bio-etika sampai globalisasi dan tema-tema Eropa.
Para kepala negara dan kepala pemerintahan di Brussel
memutuskan untuk tidak mencantumkan kata "Tuhan" dalam
konstitusi baru Eropa, melainkan hanya menunjuk pada
akar budaya, agama dan humanisme Eropa. Namun pihak
gereja boleh merasa puas, karena hak-hak dasar dan hak
azasi manusia merupakan norma utama dalam konstitusi
tsb. Dalam hal ini gereja mirip dengan politik, sering
melupakan keberhasilan kecil yang sudah dicapai. Dalam
konstitusi itu tercantum dialog antara gereja dan UE,
dan ini disadari sebagai langkah penting dalam hukum
yang berlaku di UE.
Perkembangan politik sosial dan keuangan di gereja dan
masyarakat merupakan tema bahasan kerja dalam Sidang
Raya ke-95 Gereja Katolik Jerman. Gereja Katolik
Jerman memang merupakan yang terkaya di dunia, tetapi
sedang menghadapi gejolak, karena dana yang tersedia
kini sudah sangat pas-pasan untuk dapat melanjutkan
struktur yang ada. Masalahnya, banyak umat
meninggalkan gereja, lalu, brubahnya segi demografi
dalam masyarakat Jerman, tingginya angka pengangguran,
reformasi perpajakan di Jerman dan kesalahan di bagian
keuangan dari berbagai keuskupan. Kini banyak tenaga
kerja dikurangi, dan yang paling terkena adalah
pelayanan keagamaan, dan pelayanan sosial dalam
masyarakat. Boleh dikatakan gereja mengundurkan diri
dari masyarakat.
Belum lagi semakin kosongnya gereja, kurangnya
rohaniwan dan menyusutnya kredibilitas jajaran
pemimpin gereja. Mayoritas warga katolik dan protestan
di Jerman tidak percaya lagi pada pimpinan gereja.
Jerman kehilangan hubungan tradisional nya dengan
gereja dan Jerman sudah lama menjadi negeri yang
didatangi para misionaris. Oleh sebab itu dalam Sidang
Raya di kota Ulm ditekadkan untuk mempertajam profil
dan memantapkan tempat dalam masyarakat yang sekuler.
Komite Pusat Warga Katolik Jerman yang menjadi
penyelenggara sidang raya tsb menekankan pada
pelayanan keagamaan oleh orang awam yang terbuka untuk
berdialog dengan semua pihak. Tetapi tidak semua warga
katolik mampu berdialog. Rumusan positifnya, kesalehan
katolik beraneka-ragam. Ada penganut agama katolik
yang setia pada Paus dan menilai sidang raya itu
terlalu liberal. Ada pula satu-dua uskup yang menilai
pertemuan dari sekitar 35.000 warga katolik itu hanya
sebagai ajang silang pendapat mengenai segala hal.
Masalahnya mereka mengkhawatirkan pergeseran dari
ajaran yang murni dan menganggap adanya ancaman bagi
keyakinan yang dimiliki.
Sebagian besar peserta adalah orang-orang yang ke
gereja secara teratur dan aktif di lingkungannya.
Mereka mengetahui permasalahan yang dihadapi di
kalangan bawah dan ikut menderita karenanya. Tetapi
tanpa lapisan bawah itu, jajaran atas gereja tidak ada
artinya.
Warga awam menghendaki hak bicara dalam aksi
penghematan yang dijalankan, karena menyangkut pula
struktur dasar gereja dan kehidupan lingkungan. Dalam
upaya menanggulangi masalah-masalah yang dihadapi,
gereja di Jerman sendirian. Tinggal diharapkan, agar
transparansi yang diinginkan dalam soal keuangan, juga
didengar di tingkat keuskupan.
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/