Semua Kandidat Presiden Merasa Yakin Raih Kepercayaan Rakyat http://www.kompas.com/kompas-cetak/0406/28/utama/1115172.htm
Jakarta, Kompas - Masa kampanye calon presiden dan wakil presiden, yang sudah memasuki pekan terakhir, belum memunculkan kebijakan alternatif yang ditawarkan kandidat presiden untuk menjawab persoalan riil dan kontemporer yang sedang dihadapi masyarakat. Selain menggalang dan melakukan mobilisasi massa, capres dan cawapres terus saja mengobral janji yang bersifat umum dan menunjuk dirinya sebagai sosok yang paling mampu memimpin bangsa Indonesia. Para capres pun merasa yakin bisa meraih suara rakyat dalam pemilu 5 Juli 2004 yang diikuti lebih dari 155 juta pemilih. Kampanye calon presiden (capres) akan berakhir hari Kamis (1/7) dan sesudah itu memasuki hari tenang. Sejauh pengamatan Kompas, belum ada kebijakan konkret yang ditawarkan capres, misalnya untuk mengatasi utang luar negeri, penataan hubungan sipil-militer, kebijakan luar negeri Indonesia di tengah arus global, dan isu strategis lain. Belum juga ada respons dari capres mengenai isu yang diributkan masyarakat, seperti penjualan tanker Pertamina, kontroversi ujian akhir nasional (UAN), dan tuntutan masyarakat agar para capres menjelaskan asal kekayaan mereka. Tak ada resep Capres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, mengakhiri putaran terakhir kampanyenya di Jakarta, Minggu kemarin. Di hadapan massa. Yudhoyono mengatakan, di tengah impitan sejumlah masalah bangsa yang tidak kunjung habis, tidak ada resep ajaib untuk mengatasinya. Karena itu, dengan landasan kebersamaan seluruh komponen bangsa, Yudhoyono mengajak agar bangsa Indonesia yang besar ini dibangun kembali menuju masa depan yang lebih baik, melalui kepemimpinan dan pemerintahan yang lebih baik pula. "Masa depan kita bukan bulan purnama karena banyaknya masalah bangsa yang kita hadapi. Tidak ada resep ajaib untuknya. Hanya melalui perjuangan bersama-sama seluruh komponen bangsa, saya yakin, kita dapat membangun kembali Indonesia. Bersama-sama kita membuat Indonesia bangkit," ujar Yudhoyono. Ia meminta pendukungnya mengawal pemilihan umum (pemilu) presiden demi mencegah penyimpangan dan kecurangan agar hasilnya sungguh-sungguh adil. "Jangan sia-siakan kesempatan dan dukungan rakyat. Mari kita jemput kemenangan," katanya. Calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla meminta agar rakyat memilih pemimpin yang tidak memiliki beban masalah mengingat beratnya masalah bangsa saat ini. "Bangsa ini bisa baik dan bisa jelek tergantung bagaimana kita memilih pemimpin melalui pemilu," ujar Jusuf. Tawarkan keamanan Capres Wiranto tanpa didampingi pasangannya, Salahuddin Wahid, Minggu berkampanye di depan Stadion Rumbai, Pekanbaru, Riau, dengan menjanjikan jaminan keamanan bagi warga Riau jika dia terpilih sebagai presiden. Dalam kampanyenya, Wiranto sempat mengajak dua warga berdialog di atas podium, yakni Iyem (25) dan Narto (45). Baik Iyem maupun Narto sama-sama mengatakan bahwa mereka memerlukan presiden yang mampu menurunkan harga beras dan minyak tanah hingga ke tingkat harga yang mampu dibeli masyarakat miskin seperti mereka. Dari dialog tersebut, Wiranto menyimpulkan bahwa sebagian besar warga menghendaki adanya keamanan dalam berusaha dan bermasyarakat. Untuk masalah pengamanan ini, terdapat beberapa strategi yang dapat dilakukan. "Untuk memulihkan keamanan, saya sudah memiliki caranya, yakni kembali menegakkan hukum tanpa pandang bulu dan mendahulukan masalah hak asasi manusia sebagai sasaran utama. Dengan adanya keamanan itu, maka dengan sendirinya kesejahteraan rakyat terwujud," kata Wiranto. Dia didampingi, antara lain, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Akbar Tandjung dan Sekretaris Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Arifin Junaidi. Akbar menyebutkan bahwa dukungan terhadap pasangan Wiranto dan Salahuddin secara resmi telah diberikan Partai Golkar dan PKB yang memiliki sekitar 37 juta suara. Jumlah dukungan, katanya, terus bertambah seiring dengan dukungan dari Koalisi Lintas Partai Pemenangan Wiranto-Salahuddin yang menambah suara dukungan terhadap pasangan ini menjadi 40 juta suara. "Dengan demikian, dukungan terhadap Wiranto dan Salahuddin tidak hanya berasal dari Partai Golkar dan PKB saja, tetapi juga dari partai lain, seperti Partai Merdeka, Partai Karya Peduli Bangsa, dan Partai Patriot," kata Akbar. Arifin Junaidi mengatakan, pihaknya mengimbau agar warga Nahdlatul Ulama (NU) di Riau tak menjadi golongan putih (golput). Nahdliyin diminta memilih Wiranto dan Salahuddin. Kemungkaran Capres Amien Rais saat berada di Makassar, Sulawesi Selatan, mengangkat isu soal kemungkaran yang dilakukan secara sistematis. Kemungkaran secara sistematis, katanya, harus diatasi dengan kekuasaan pemerintahan yang sadar dengan tanggung jawabnya. Tanpa itu, kemungkaran akan terus berkuasa dan bangsa ini tidak pernah keluar dari berbagai krisis yang melanda. Implikasi lebih lanjutnya, kata Amien lagi, kesejahteraan dan kemakmuran yang dicita-citakan pendiri bangsa ini tidak pernah tercapai. Hal ini disampaikan Amien di depan tokoh adat, agama, dan masyarakat Goa di istana Tamalate, Makassar. "Kalau kita melihat kejahatan di depan muka, maka agama memerintahkan untuk melawan dengan kedua tanganmu. Jika itu tidak mungkin, maka perlawanan yang paling lemah adalah dengan hatimu," ujarnya. Menurut Amien, membiarkan rakyat tetap bodoh adalah kemungkaran. Begitu juga dengan membiarkan merajalelanya korupsi, penjualan aset negara, penggundulan hutan, dan melepaskan pencoleng yang sudah merugikan negara, hal tersebut merupakan kemungkaran yang harus dilawan. "Untuk menghadapi kemungkaran inilah saya mau maju sebagai capres," ujarnya. Pembangunan berkelanjutan Kemarin, capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, berkampanye di Pontianak (Kalimantan Barat) dan Banjarmasin (Kalimantan Selatan). Saat berada di Pontianak, Megawati menyatakan berupaya memenangi pemilu presiden dalam satu kali putaran saja. Untuk merealisasikan keinginannya itu, ia bersama cawapres Hasyim Muzadi turun ke daerah untuk menyampaikan hasil pembangunan yang telah dicapai. Pembangunan berkelanjutan ditawarkannya jika rakyat kembali memberikan kepercayaan kepadanya. Keduanya menyatakan, jika mereka terpilih, dunia internasional akan melihat Indonesia yang maju. Megawati berorasi selama sepuluh menit di Banjarmasin karena ia terlambat datang. Kampanye diakhiri pukul 16.05. "Saya mohon maaf karena datang terlambat. Saya baru tiba dari Kalimantan Barat," katanya. Kembali pendidikan Capres dari Partai Persatuan Pembangunan Hamzah Haz menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai kalangan terhadap dirinya untuk menjadi presiden yang akan dipilih pada pemilu 5 Juli 2004. Ketika berkampanye di Pondok Pesantren (Ponpes) Bata-Bata di Kabupaten Pamekasan, Madura, Hamzah menyerahkan kepada rakyat untuk memilih presiden yang dikehendakinya. Pada kampanye yang berlangsung di ponpes pimpinan KH Hamid itu juga dilakukan doa bersama untuk kesuksesan Hamzah. Hamzah menegaskan, jika dia terpilih, pihaknya akan menitikberatkan program pada peningkatan kualitas sektor pendidikan sebagai pilar dan modal utama pembangunan untuk menciptakan sumber daya manusia yang baik. Ia memuji metode pendidikan di berbagai ponpes yang menjadikan lulusannya siap pakai menjadi tokoh agama dibandingkan dengan lulusan dari sekolah umum yang kebanyakan tidak siap pakai, bahkan menganggur. (oin/mam/inu/amr/ant) Khairurrazi Aligarh Muslim University Uttar Pradesh, India -- India.com free e-mail - www.india.com. Check out our value-added Premium features, such as an extra 20MB for mail storage, POP3, e-mail forwarding, and ads-free mailboxes! Powered by Outblaze ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

